Monday, March 16, 2015

Cara Membuat Pedoman Penskoran

Membuat kisi-kisi soal, kartu soal, naskah soal, dan pedoman penskoran adalah rangkaian sistem perakitan soal yang (mestinya) sudah terbiasa diakukan oleh para guru. Pada tulisan ini saya arahkan percontohannya tentang guru Matematika yang akan membuat pedoman penskoran untuk tes berbentuk soal uraian (essay). Ini sekaligus merupakan penjelasan tentang cara menyusun contoh dokumen yang sudah diterbitkan di sini.

Pilihan yang tepat untuk membuat pedoman penskoran adalah paket sekaligus kelas dokumen exam dari Philip S. Hirschhorn. Sebagaimana disebutkan dalam pengantarnya,
Paket exam menyediakan kelas exam, yang memudahkan dalam menghasilkan naskah soal, bahkan oleh seorang pemula $\LaTeX$ sekali pun. Perintah-perintah sederhananya tersedia untuk:
  • Membuat soal, bagian dari soal, subbagian dari bagian soal, dan subsubbagian dari subbagian soal, semuanya dengan opsi poin nilai;
  • Membuat tabel penilaian, yang diindeks berdasarkan nomor soal (daftar setiap soal dan total poin yang mungkin untuk soal itu) atau berdasarkan nomor halaman (daftar setiap halaman dengan poin dan total poin yang mungkin untuk halaman tersebut);
  • Membuat kepala halaman (header) dan kakai halaman (footer) yang masing-masing ditentukan dalam tiga bagian: di kiri, di tengah, dan di kanan, dengan cara seperti dalam fancyhdr.
Baiklah, segera kita mulai penyusunan naskah soal ini. Saya pilih ukuran kertas A4 dan ukuran huruf 10pt. Ini adalah opsi pada kelas dokumen.
\documentclass[a4paper,10pt]{exam}
Dalam preamble, kita awali dengan tata letak halaman di mana saya gunakan paket geometry dengan margin yang cocok pada kelas exam ini.
\usepackage[hmargin=1.5cm,top=2cm,bottom=2cm]{geometry}
Jenis huruf untuk teks saya gunakan XCharter sedangkan untuk matematika saya gunakan fourier.
\usepackage{XCharter,fourier}
Agar kebahasaan dan pemenggalan kata mengikuti sistem Bahasa Indonesia, saya cantumkan
\usepackage[indonesian]{babel}
Untuk menyiapkan penggunaan lambang-lambang tertentu, baik dalam teks maupun matematika, saya muat
\usepackage[T1]{fontenc}
Ini yang utama dalam penulisan matematika
\usepackage{amsmath}
Untuk menebalkan tulisan matematika, selain menggunakan perintah \boldmath atau \mathbf{...}, biasanya saya gunakan paket bm.
Paket adjustbox saya sertakan untuk digunakan dalam environment minipage agar teks atau matematika di dalamnya merapat ke tepi atasnya. Sedangkan untuk pewarnaan saya lebih suka menggunakan paket xcolor dengan mencantumkan ketiga opsi.
\usepackage{adjustbox}
\usepackage[svgnames,dvipsnames,table]{xcolor}
Untuk pengurutan atau penyusunan daftar urut saya siapkan paket enumitem beserta opsinya, sedangkan untuk pembuatan tabel dan pengaturan baris dan kolomnya saya siapkan paket-paket booktabs, array, multirow.
\usepackage[inline,shortlabels]{enumitem}
\usepackage{booktabs,array,multirow}
Berikutnya kita akan menetapkan kepala dan kaki untuk tiap halaman.
\pagestyle{headandfoot}
\firstpageheader{...}{...}{...} % header untuk halaman pertama
\runningheader{...}{...}{...} % header untuk halaman kedua dan seterusnya

\runningheadrule % garis pembatas header

\firstpagefooter{...}{...}{...} % footer untuk halaman pertama
\runningfooter{...}{...}{...} % footer untuk halaman kedua dan seterusnya
Kita dapat mengisi tiap bagiannya sesuai dengan keperluan. Misalnya, pada bagian kanan-atas halaman pertama ingin kita isi dengan tanggal, maka kita tuliskan tanggal dimaksud; atau jika kita ingin tanggal yang tercetak itu adalah hari ini, maka kita nyatakan perintah \today.

Sekarang kita akan menyiapkan perintah untuk pengisian tabel penilaian. Untuk ini kita atur agar sesuai dengan keinginan kita (dalam Bahasa Indonesia). Saya letakkan tabel ini pada bagian atas halaman pertama dalam bentuk mendatar. Oleh karena itu perintah-perintah terkait berikut ini diawali oleh huruf "h" (dari kata horizontal). 
\pointpoints{bobot}{bobot}
\hqword{No. Soal}
\hpword{Bobot Soal}
\htword{Jumlah}
\hsword{Skor Maksimum}
Jika kita menginginkan bentuk tabel penilaian itu tegak, maka huruf "h" itu diganti oleh "v" (dari kata vertikal). 

Sekarang kita mengarah ke penyusunan butir soal (question). Dalam exam, soal-soal disusun dalam environment
\begin{questions}
...
\end{questions}
dan setiap soal diawali oleh perintah
\question[...]
Opsi dalam kurung siku itu diisi oleh bobot untuk soal tersebut, yang dalam exam diperlakukan sebagai \totalpoints. Kemudian, agar pada setiap butir soal ditunjukkan bobotnya, maka saya berikan perintah
\qformat{\bfseries Soal Nomor \thequestion\hspace{14cm} bobot = \totalpoints\hfill}

Terakhir, kita memasuki bagian utama dalam penskoran, yaitu jawaban atas soal beserta skor-skor untuk tiap tahap yang dinilai. Paket exam telah menyediakan environment untuk hal ini, yaitu
\begin{solution}
...
\end{solution}
Agar judulnya dalam Bahasa Indonesia, saya berikan perintah baru
\renewcommand{\solutiontitle}{\noindent\textbf{Jawaban:}\enspace}
Jawaban-jawaban ini dapat ditunjukkan dan dapat disembunyikan. Ini dikendalikan oleh perintah 
\printanswers
Untuk menyembunyikan jawaban, letakkan lambang "%" di kiri perintah itu, sehingga menjadi %printanswers.

Demikianlah, hal dasar dalam membuat dokumen pedoman penskoran dengan menggunakan paket dan kelas dokumen exam sudah dijelaskan seperlunya. Berikut ini pengkodean selengkapnya untuk uraian di atas beserta dokumen yang dihasilkannya. Contoh dokumen ini saya susun melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015 

\documentclass[a4paper,10pt]{exam}
%----------------paket utama
\usepackage[hmargin=1.5cm,top=2cm,bottom=2cm]{geometry}
\usepackage{XCharter,fourier}
\usepackage[indonesian]{babel}
\usepackage[T1]{fontenc}
\usepackage{amsmath}
\usepackage{adjustbox}
\usepackage[svgnames,dvipsnames,table]{xcolor}
%--------------------------
\usepackage[inline,shortlabels]{enumitem}
\usepackage{booktabs,array,multirow}

%----------------header dan footer
\pagestyle{headandfoot}
\firstpageheader{kiri-atas-1}{tengah-atas-1}{kanan-atas-1} % header untuk halaman pertama
\runningheader{kiri-atas-2dll}{tengah-atas-2dll}{kanan-atas-2dll} % header untuk halaman kedua dan seterusnya

\runningheadrule%garis pembatas header

\firstpagefooter{kiri-bawah-1}{tengah-bawah-1}{kanan-bawah-2} % footer untuk halaman pertama
\runningfooter{kiri-bawah-2dll}{tengah-bawah-2dll}{kanan-bawah-2dll} % footer untuk halaman kedua dan seterusnya

%----------------penerjemahan perintah
\pointpoints{bobot}{bobot}
\hqword{No. Soal}
\hpword{Bobot Soal}
\htword{Jumlah}
\hsword{Skor Maksimum}

\qformat{\bfseries Soal Nomor \thequestion\hspace{14cm} bobot = \totalpoints\hfill}
\renewcommand{\solutiontitle}{\noindent\textbf{Jawaban:}\enspace}
\printanswers % (atau [answers] pada opsi kelas dokumen) penyedia jawaban

\let\ds\displaystyle
\parindent0em

\begin{document}

\rule[2ex]{\textwidth}{1pt}%

\addpoints %perintah pembobotan dan penskoran
\begin{center}
\gradetable[h][questions]
\end{center}

\begin{questions}       % soal nomor 1
\question[15]
Jika $\ds x=\sqrt{3-\sqrt{5}}$ dan $\ds y=\sqrt{3+\sqrt{5}}$, berapakah nilai dari $\ds(x-y)^2+5xy$?
    \begin{solution}
\begin{align*}
\ds(x-y)^2+5xy &=\left(\sqrt{3-\sqrt{5}}-\sqrt{3+\sqrt{5}}\right)^2+5\sqrt{3-\sqrt{5}}\ \sqrt{3+\sqrt{5}}{\color{SteelBlue}\quad\cdots\cdots\cdots\quad 1}\\
&=\left(\sqrt{3-\sqrt{5}+3+\sqrt{5}-2\sqrt{\left(3-\sqrt{5}\right)\left(3+\sqrt{5}\right)}}\right)^2+5\sqrt{\left(3-\sqrt{5}\right)\left(3+\sqrt{5}\right)}{\color{SteelBlue}\quad\cdots\ 2}\\
&=\left(\sqrt{6-2\sqrt{9-5}}\right)^2+5\sqrt{9-5}{\color{SteelBlue}\quad\cdots\cdots\cdots\quad 2}\\
&=\left(\sqrt{6-2\sqrt{4}}\right)^2+5\sqrt{4}{\color{SteelBlue}\quad\cdots\cdots\cdots\quad 1}\\
&=\left(\sqrt{2}\right)^2+10{\color{SteelBlue}\quad\cdots\cdots\cdots\quad 1}\\
&=12{\color{SteelBlue}\quad\cdots\cdots\cdots\quad 1}
\end{align*}
\flushright \textbf{Skor maksimum = 8}
    \end{solution}
    
\question[10]       % soal nomor 2
Garis yang melalui titik ($a$, $b$) memotong tegak lurus garis $2x + 3y - 13 = 0$ di titik ($-b$, $a$). \\
Tentukan nilai dari $a+b$.
\begin{solution}
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}{0.425\textwidth}
\begin{description}
\item[Garis 1\hspace{5mm}] $y-b = m(x-a)${\color{SteelBlue}\qquad\ldots\quad 1}
\item[Garis 2\hspace{5mm}] $2x + 3y - 13 = 0${\color{SteelBlue}\qquad\ldots\quad 1}
\item[\hspace{1.6cm}] $\ds y = -\frac{2}{3}x+\frac{13}{3}${\color{SteelBlue}\qquad\ldots\quad 2}
\end{description}
Hubungan gradien kedua garis: 
\[-\frac{2}{3}m=-1{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 2}\]
\[m=\frac{3}{2}{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\]
Titik potong ($-b$, $a$), maka{\color{SteelBlue}\qquad\ldots\quad 1}
\end{minipage}}%
\hfill
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}{0.475\textwidth}
\begin{align*}
\textrm{Garis 1}\hspace{1cm} y-b &= m(x-a){\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
a-b &= \frac{3}{2}(-b-a){\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
2a-2b &= 3(-b-a){\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
2a-2b &= -3b-3a{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
b &= -5a{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
\textrm{Garis 2}\hspace{1.5cm} 2x + 3y - 13 &= 0{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
2(-b) + 3a - 13 &= 0{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
-2b + 3a - 13 &= 0{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
-2(-5a) + 3a - 13 &= 0{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
10a + 3a - 13 &= 0{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
13a - 13 &= 0{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
a &= 1{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
\end{align*}
\end{minipage}}%

sehingga $b = -5(1)=-5)$. {\color{SteelBlue}\qquad\ldots\quad 2}\\
Jadi nilai dari $a+b=1+(-5)=-4$.{\color{SteelBlue}\qquad\ldots\quad 2}

\flushright \textbf{Skor maksimum = 14}
   \end{solution}

\question[10]       % soal nomor 3
Tentukan batas-batas nilai $m$ agar akar-akar persamaan kuadrat  $x^2 - mx - m + 3 = 0$ berbeda tanda. 
    \begin{solution}
\begin{align*}
\ds x_1x_2 &< 0{\color{SteelBlue}\quad\cdots\cdots\cdots\quad 1}\\
-m+3 &< 0{\color{SteelBlue}\quad\cdots\ 2}\\
-m &< -3{\color{SteelBlue}\quad\cdots\cdots\cdots\quad 1}\\
m &> 3{\color{SteelBlue}\quad\cdots\cdots\cdots\quad 1}
\end{align*}
\flushright \textbf{Skor maksimum = 5}
    \end{solution}   
    
\question[20]       % soal nomor 4
bla\ldots bla\ldots bla\ldots
    \begin{solution}
bla\ldots bla\ldots bla\ldots
\flushright \textbf{Skor maksimum = \ldots}
    \end{solution} 
    
\question[25]       % soal nomor 5
bla\ldots bla\ldots bla\ldots
    \begin{solution}
bla\ldots bla\ldots bla\ldots
\flushright \textbf{Skor maksimum = \ldots}
    \end{solution} 

\question[10]       % soal nomor 6
bla\ldots bla\ldots bla\ldots
    \begin{solution}
bla\ldots bla\ldots bla\ldots
\flushright \textbf{Skor maksimum = \ldots}
    \end{solution} 

\question[10]       % soal nomor 7
bla\ldots bla\ldots bla\ldots
    \begin{solution}
bla\ldots bla\ldots bla\ldots
\flushright \textbf{Skor maksimum = \ldots}
    \end{solution} 

\end{questions}

\end{document}




Saturday, March 14, 2015

Menggambar Kurva 3D dengan Pgfplots

Ini adalah tulisan kedua tentang pemanfaatan paket pgfplots, setelah tulisan pertama tentang menggambar kurva 2D. Tulisan ini berisi tentang cara menggambar pemutaran daerah tertutup yang dibatasi oleh kurva-kurva (lurus dan lengkung). Pemutaran ini dilakukan terhadap sumbu $x$ maupun sumbu $y$.

Trik utamanya adalah menetapkan fungsi parametrik yang bersesuaian dengan daerah tersebut dalam fungsi sinus dan kosinus.
Jika kita akan memutar grafik fungsi $f(t)$ mengelilingi sumbu $x$, maka kita misalkan fungsi-fungsi absis, ordinat, dan aplikat sebagai berikut.
\begin{align}
x(t,s) &= t\\
y(t,s) &= f(t)*\cos(s)\\
z(t,s) &= f(t)*\sin(s)
\end{align}
Jika kita akan memutar grafik fungsi $f(t)$ mengelilingi sumbu $y$, maka kita misalkan fungsi-fungsi absisordinat, dan aplikat sebagai berikut.
\begin{align}
x(t,s) &= t*\cos(s)\\
y(t,s) &= t*\sin(s)\\
z(t,s) &= f(t)
\end{align}
Dari sini silakan perhatikan gambar-gambar pada contoh dokumen di bawah ini. Kita punya fungsi $f$ yang dirumuskan oleh $y=f(x)=x^3-x^2-6x$. Kita akan memutar daerah $D$ yang dibatasi oleh kurva $f$, sumbu $x$, garis $x=-1$, dan garis $x=2$. 





Perhatikan gambar 1. Saya menggambarnya dengan pengkodean


dan pada preamble dimuat


Sekarang daerah $D$ tersebut akan kita putar mengelilingi sumbu $x$ sejauh $360^\circ$. Kita nyatakan fungsi parametriknya sebagai
(x,{(x^3-x^2-6*x)*cos(deg(y))}, {(x^3-x^2-6*x)*sin(deg(y))})
Perhatikan gambar 2. Pengkodean yang digunakan adalah


Perhatikan opsi dalam \addplot3. Pada gambar 2, bentuk permukaan "benda putar" itu ditentukan oleh opsi surf. Opsi mesh menghasilkan bentuk permukaan seperti pada gambar 4. Opsi lainnya yang dapat digunakan adalah patch (untuk ini pada preamble harus dimuat \usepgfplotslibrary{patchplots}) dan contour gnuplot.
Kemudian, opsi shader menyatakan corak "pelapis" atau selimut dari permukaan benda putar itu. Pada gambar 2 dan 3 dipilih shader=flat, pada gambar 4 shader=faceted, pada gambar 5 dan 6 shader=faceted interp, dan pada gambar 7 dan 8 shader=interp
Opsi samples menyatakan kerapatan garis-garis yang dibuat oleh pgfplots. Karena grafik ini disusun dengan "mengerahkan tenaga yang cukup besar", maka nilai opsi ini biasanya bilangan kelipatan 10 yang $\le 50$.
Nilai angka pada opsi domain ($x$) dan y domain dapat diatur sesuai dengan keperluan untuk bagian grafik yang ingin kita tunjukkan.
Opsi z buffer=sort dipilih untuk memastikan pgfplots mengatur unsur-unsur yang disusunnya terbentuk dalam urutan yang benar.

Sekarang kita tinjau tentang pewarnaan, juga masih termasuk opsi dalam perintah \addplot3. Pada gambar 2, warna yang muncul diberikan oleh pgfplots secara asal (default). Sedangkan pada gambar 3 s.d. 8, warna ditetapkan oleh kita sebagai opsi colormap. Untuk ini kita cantumkan \usepgfplotslibrary{colormaps} pada preamble.
colormap/cool % pada gambar 3
colormap/jet % pada gambar 4
colormap/winter % pada gambar 5
colormap/greenyellow % pada gambar 6
colormap/blackwhite % pada gambar 7
colormap={pos}{color(0cm)=(DarkSlateBlue); color(1cm)=(DarkSlateBlue!30); color(2cm)=(DarkSlateBlue)} % pada gambar 8
Selanjutnya, bandingkan "arah" kurva pada gambar 2 dan 3. Berbeda, bukan? Ini diatur oleh opsi view untuk environment axis. Pada gambar 2, arah kurva ditetapkan oleh pgfplots secara asal (default), tetapi pada gambar 3 saya tetapkan 
  1. \begin{tikzpicture}
  2.    \begin{axis}[view={15}{7}]
  3.   .............................
  4.    \end{axis}
  5. \end{tikzpicture}
Angka-angka dalam opsi view ini pun dapat diatur sesuai dengan keperluan kita.

Lalu, bagaimana tentang penampilan sumbu koordinat? Berdasarkan penjelasan dari pembuatnya, yaitu Christian Feuersängerpaket pgfplots tidak cocok untuk menampilkan sumbu koordinat terletak di tengah, secara asal (default). Agar sumbu-sumbu koordinat itu terletak di tengah (seperti pada gambar 8), kita perlu membubuhkan opsi axis lines=middle, axis on top, dan enlargelimits pada environment axis.

Demikianlah, semoga uraian ini bermanfaat. Contoh dokumen di atas saya susun dalam TeX Live 2014 dan di bawah ini pengkodean selengkapnya dari contoh dokumen tersebut. 

Adjie Gumarang Pujakelana 2015 

\documentclass[a4paper,10pt]{article}
%http://tex.stackexchange.com/questions/34302/surface-of-revolution/34303#34303
\usepackage[hmargin=1.5cm,top=1.5cm]{geometry}
\usepackage[svgnames,dvipsnames]{xcolor}
\usepackage[labelformat=simple]{caption}
\usepackage[T1]{fontenc}
\usepackage[indonesian]{babel}
\usepackage{gentium,fourier}
\usepackage{adjustbox}
\usepackage{url}
\usepackage{amsmath,bm}
\let\ds\displaystyle
\usepackage{tikz,pgfplots}
\pgfplotsset{compat=1.10}
\usepgfplotslibrary{fillbetween}
\usepgfplotslibrary{colormaps}
%\usepgfplotslibrary{patchplots}

\definecolor{stempel}{RGB}{0 34 85}  

\begin{document}

\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.4\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}[transform shape,scale=1]
\node {%
\begin{tikzpicture}[]
\pgfplotsset{set layers}
\begin{axis}[
    axis lines=middle,
    xtick={-2,-1,2,3},              
    ytick=\empty,               % gambar 1
    xlabel={\large $x$},
    ylabel={\large $y$},
 xmin=-3, xmax=4, 
 ymin=-8.5,ymax=6,
 samples=500,enlargelimits=false]
\addplot[name path=A,domain=-2.15:3.15,Navy,smooth] {x^3-x^2-6*x} node[above left] {$y=x^3-x^2-6x$};
\path[name path=B] (axis cs:-1,0)--(axis cs:2,0);
\addplot[draw,fill=DarkOrange!50!Yellow,opacity=.75] fill between[of=A and B,soft clip={domain=-1:2}];
\end{axis}
\end{tikzpicture}%
};%
\end{tikzpicture}%
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill
%
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}
 \begin{axis}[]
  \addplot3[surf,shader=flat,       % gambar 2
  samples=20,
  domain=-1:2,y domain=0:2*pi,
  z buffer=sort]
  (x,{(x^3-x^2-6*x)*cos(deg(y))}, {(x^3-x^2-6*x)*sin(deg(y))});
 \end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill

\bigskip
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}
    \begin{axis}[view={15}{7},
xlabel=$x$, ylabel=$y$, zlabel=$z$,
after end axis/.code={
    \draw [-stealth, thick, red] (xticklabel cs:0.2) -- (xticklabel cs:0.8);
    \draw [-stealth, thick, red] (yticklabel cs:0.2) -- (yticklabel cs:0.8);
    \draw [-stealth, thick, red] (zticklabel cs:0.2) -- (zticklabel cs:0.8);                
                    }               % gambar 3
                ]
\addplot3[surf,shader=flat,
  samples=20,colormap/cool,
  domain=-1:2,y domain=0:2*pi,
  z buffer=sort]
  (x,{(x^3-x^2-6*x)*cos(deg(y))}, {(x^3-x^2-6*x)*sin(deg(y))});
    \end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill
%
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}
 \begin{axis}[view={15}{5}]
  \addplot3[mesh,shader=faceted,
  samples=20,colormap/jet,
  domain=-1:2,y domain=0:2*pi,
  z buffer=sort]                        % gambar 4
  (x,{(x^3-x^2-6*x)*cos(deg(y))}, {(x^3-x^2-6*x)*sin(deg(y))});
 \end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill

\bigskip
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}
 \begin{axis}[view={15}{5}]
  \addplot3[surf,shader=faceted interp,
  samples=20,colormap/winter,
  domain=-1:2,y domain=0:2*pi,              % gambar 5
  z buffer=sort]
  (x,{(x^3-x^2-6*x)*cos(deg(y))}, {(x^3-x^2-6*x)*sin(deg(y))});
 \end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill
%
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}
 \begin{axis}[grid=both,view = {20}{10}]
  \addplot3[surf,shader=faceted interp,
  colormap/greenyellow,
  samples=50,
  domain=-1:2,y domain=0:2*pi,              % gambar 6
  z buffer=sort]
  (x,{(x^3-x^2-6*x)*cos(deg(y))}, {(x^3-x^2-6*x)*sin(deg(y))});
 \end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill

\newpage
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}
 \begin{axis}[view = {20}{10}]
  \addplot3[surf,shader=interp,
  colormap/blackwhite,
  samples=50,
  domain=-1:2,y domain=0:2*pi,              % gambar 7
  z buffer=sort]
  (x,{(x^3-x^2-6*x)*cos(deg(y))}, {(x^3-x^2-6*x)*sin(deg(y))});
 \end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill
%
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}
 \begin{axis}[view = {20}{10},
            axis lines=middle, axis on top,
            xtick={-1,0,1,2},ytick=\empty,ztick=\empty,
            enlargelimits=true]
  \addplot3[surf,shader=interp,
  colormap={pos}{color(0cm)=(DarkSlateBlue);
  color(1cm)=(DarkSlateBlue!30); 
  color(2cm)=(DarkSlateBlue)},
  samples=30,
  domain=-1:2,y domain=0:2*pi,              % gambar 8
  z buffer=sort]
  (x,{(x^3-x^2-6*x)*cos(deg(y))}, {(x^3-x^2-6*x)*sin(deg(y))});
 \end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill

\end{document}%-----------------------------------

Wednesday, March 11, 2015

Menggambar Kurva dengan Pgfplots

Paket pgfplots sangat berguna untuk menggambarkan grafik fungsi (dalam skala normal maupun logaritmik) di dalam $\small\TeX$ dengan skala yang tepat, antarmuka (interface) yang mudah dan hasilnya berkualitas tinggi. Kita (pengguna) hanya perlu menyediakan opsi-opsi pada sumbu koordinat, persamaan fungsi, dan koordinat titik-titik, pgfplots akan menerapkan skalanya, melakukan penghitungan, dan menggambarkan grafiknya.
Paket pgfplots berlandaskan pada paket pgf/tikz dan dapat dijalankan dalam $\small\LaTeX$/$\small\TeX$/Con$\small\TeX$t.


Menggambar Kurva 2D

Untuk menggambar grafik fungsi dengan menggunakan paket pgfplots, kita muat 
\usepackage{tikz} % memungkinkan perintah dari tikz
\usepackage{pgfplots}
\pgfplotsset{compat=1.10} % menyatakan versi pgfplots yang digunakan
\usepackage{amsmath} % penulisan dalam modus matematika
\usepackage{bm} % menebalkan tulisan dalam modus matematika
dalam preamble. Kemudian grafik yang akan dibuat dinyatakan dalam environment
\begin{tikzpicture}[opsi]
\begin{axis}[opsi]
\addplot[opsi] {rumus fungsi};
\end{axis}
\end{tikzpicture}
Misalkan kita akan menggambar grafik fungsi \(y=x^3-x^2-6x\), maka rumus fungsi yang kita tuliskan adalah
x^3-x^2-6*x
Hasilnya dapat dilihat pada gambar 1 dalam contoh dokumen di bawah ini.
Sekarang bagaimana kalau kita ingin menetapkan kedua sumbu koordinat berpotongan di tengah, yaitu di titik \((0,0)\)?
Untuk ini, pada opsi environment axis kita tetapkan
axis lines=middle
Perhatikan hasilnya pada gambar 2 dalam contoh dokumen.

Pada gambar berikutnya saya contohkan cara untuk menamai kedua sumbu koordinat, menamai dan mewarnai kurva, menetapkan absis-absis tertentu, dan membuat ruas garis. Opsi-opsi ini dinyatakan sebagai berikut:
xlabel={\large $x$}, % menamai sumbu x
ylabel={\large $y$}, % menamai sumbu y
xtick={-2,-1.12,0,1.79,3}, % absis yang ditunjukkan
ytick={-8.21}, % ordinat yang ditunjukkan
xmin=-3, xmax=5, % batasan absis pada kurva
ymin=-15,ymax=50, % batasan ordinat pada kurva
samples=500, % banyak (kerapatan) titik untuk garis
enlargelimits=false % perluasan pada sumbu koordinat
Sekarang perhatikan perintah untuk menggambar kurvanya
\addplot[domain=-2.5:4.25,blue,smooth,very thick] {x^3-x^2-6*x} node[above left] {$y=x^3-x^2-6x$};
Opsi dalam perintah addplot itu berarti bahwa kurva \(y=x^3-x^2-6x\) digambar sebatas (domain\(-2,5\le x\le 4,25\) dengan warna dasar biru (blue), diperhalus (smooth), dan ukuran garisnya agar tebal (very thick). Sedangkan nama (rumus) fungsinya diletakkan oleh perintah node di ujung kurva pada atas-kirinya (above left).
Garis mendatar \(y=4,06\) (sejajar dengan sumbu \(x\), dalam hal ini sebagai garis singgung kurva di titik stasionernya) dinyatakan oleh perintah
\addplot[RosyBrown,dashed,domain=-3:1.5] {4.06};
yang berwarna RosyBrown dari paket [svgnames]xcolor, berupa garis putus-putus (dashed), dalam batas (domain\(-2,5\le x\le 4,25\).
Dalam pgfplots, untuk menempatkan nama pada suatu koordinat kita gunakan perintah node seperti ini
\node[above right] at (axis cs:0,4.06) {4.06};
yang berarti saya menuliskan angka (dalam hal ini nilai ordinat) \(4,06\) pada koordinat \((0,4.06)\) di atas-kanannya (above right).
Hasilnya dapat dilihat pada gambar 3 dalam contoh dokumen.

Dalam gambar 4 saya contohkan cara mengarsir daerah di antara dua kurva. Untuk keperluan ini, dalam pgfplots, kita sertakan library berikut ini:
\usepgfplotslibrary{fillbetween}
di dalam preamble. Silakan amati perintah-perintah dan opsi-opsinya dalam environment berikut ini sambil mengamati hasilnya pada gambar 4.
\begin{tikzpicture}
\begin{axis}[
    axis lines=middle,
    xtick={-2,-1.12,0,1.79,3},              
    ytick={-8.21},
    xlabel={\large $x$},
    ylabel={\large $y$},
 xmin=-3, xmax=5, 
 ymin=-15,ymax=50,
 samples=500,enlargelimits=false]
\addplot[name path=A,domain=-2.5:4.25,Navy,smooth,very thick] {x^3-x^2-6*x} node[above left] {$y=x^3-x^2-6x$};
\addplot[RosyBrown,dashed,domain=-3:1.5] {4.06};
\addplot[RosyBrown,dashed,domain=0:4] {-8.21};
\node[above right] at (axis cs:0,4.06) {4.06};
\path[name path=B] (axis cs:-2,0)--(axis cs:3,0);
\addplot[draw,pattern=north west lines,pattern color=DodgerBlue,opacity=.5] fill between[of=A and B,soft clip={domain=-2:3}];
\end{axis}
\end{tikzpicture}
Akhirnya, inilah pengkodean selengkapnya untuk contoh dokumen di bawah ini. Tentu saja ini sekelumit yang sangat kecil dari kekayaan paket pgfplots. Untuk memperdalam penguasaan terhadap pemanfaatan paket ini, silakan unduh dokumentasinya di sini.
\documentclass[a4paper]{article}
\usepackage[margin=1.5cm]{geometry}
\usepackage[svgnames,dvipsnames,table]{xcolor}
\usepackage[labelformat=simple]{caption}
\usepackage{fourier}
\usepackage[indonesian]{babel}
%--------------------------------
\usepackage{amsmath,bm}
\usepackage{tikz}
\usetikzlibrary{patterns}
\usepackage{pgfplots}
\pgfplotsset{compat=newest}
\usepgfplotslibrary{fillbetween}
%-------------------------------
\usepackage{adjustbox}

\parindent0em
\let\ds\displaystyle

\begin{document}

\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}[]
\begin{axis}[]
\addplot[] {x^3-x^2-6*x};                   % gambar 1
\end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill
%
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}[]
\begin{axis}[axis lines=middle]
\addplot[] {x^3-x^2-6*x};                   % gambar 2
\end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill

\bigskip
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}[]
\begin{axis}[
    axis lines=middle,
    xtick={-2,-1.12,0,1.79,3},              % gambar 3
    ytick={-8.21},
    xlabel={\large $x$},
    ylabel={\large $y$},
 xmin=-3, xmax=5, 
 ymin=-15,ymax=50,
 samples=500,
 enlargelimits=false]
\addplot[domain=-2.5:4.25,blue,smooth,very thick] {x^3-x^2-6*x} node[above left] {$y=x^3-x^2-6x$};
\addplot[RosyBrown,dashed,domain=-3:1.5] {4.06};
\addplot[RosyBrown,dashed,domain=0:4] {-8.21};
\node[above right] at (axis cs:0,4.06) {4.06};
\end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill
%
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}[]
\begin{axis}[
    axis lines=middle,
    xtick={-2,-1.12,0,1.79,3},              % gambar 4
    ytick={-8.21},
    xlabel={\large $x$},
    ylabel={\large $y$},
 xmin=-3, xmax=5, 
 ymin=-15,ymax=50,
 samples=500,enlargelimits=false]
\addplot[name path=A,domain=-2.5:4.25,Navy,smooth,very thick] {x^3-x^2-6*x} node[above left] {$y=x^3-x^2-6x$};
\addplot[RosyBrown,dashed,domain=-3:1.5] {4.06};
\addplot[RosyBrown,dashed,domain=0:4] {-8.21};
\node[above right] at (axis cs:0,4.06) {4.06};
\path[name path=B] (axis cs:-2,0)--(axis cs:3,0);
\addplot[draw,pattern=north west lines,pattern color=DodgerBlue,opacity=.5] fill between[of=A and B,soft clip={domain=-2:3}];
\end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill

\end{document}
Dokumen ini saya susun melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015



Wednesday, March 4, 2015

Belajar dari Youtube dalam File PDF

Ini adalah tulisan kedua tentang pemuatan video (juga lagu) ke dalam dokumen teks portabel (PDF) dengan menggunakan paket media9.
Kalau dalam contoh pada tulisan sebelumnya video yang dimuat berasal dari direktori komputer kita, maka dalam contoh ini video berasal dari situs Youtube.

Ketika Anda menulis suatu dokumen, mungkin Anda merasa bahwa dokumen itu akan lebih optimal bila didukung oleh suatu video yang berkaitan dengan isi dokumen tersebut. Untuk keperluan itu kemudian Anda mencarinya melalui internet di Youtube. Yang harus Anda lakukan adalah menyalin alamat dari video tersebut. Misalnya, dalam contoh ini, alamatnya adalah 
https://www.youtube.com/watch?v=agkuTF0Nk1c
Agar video itu termuat dalam dokumen $\small\LaTeX$, maka alamat itu harus diubah. Hilangkan tulisan "watch?" dan ganti tanda "=" oleh "/", kemudian di ujung alamat itu tambahkan kode "?rel=0" sehingga menjadi
https://www.youtube.com/v/agkuTF0Nk1c?rel=0

Terakhir, gunakan perintah \includemedia berikut ini sebagaimana dipandu oleh dokumentasi paket media9.



Video dalam contoh dokumen di bawah ini memang tidak tampak di sini, tetapi Anda dapat melihatnya bila Anda membukanya dengan Adobe Reader atau Nitro, dan terkoneksi dengan internet. Saya muat dua video dalam contoh ini, berikut ini pengkodean selengkapnya.


Silakan unduh dokumennya. Dokumen ini saya susun melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015



Tuesday, March 3, 2015

Sampul Naskah Ujian Nasional

Musim ujian di sekolah telah tiba. Kebetulan, karena saya ditugasi untuk membuat naskah soal Ujian Sekolah, saya merasa tertantang untuk membuat sampulnya semirip mungkin dengan sampul Naskah Soal Ujian Nasional.

Semula saya menjajaki dan menjelajahi internet untuk mencari "sampul asli"-nya untuk langsung digunakan dalam dokumen naskah soal yang saya buat, tetapi ternyata tidak ditemukan. Akhirnya (terpaksa) saya berusaha untuk membuatnya.

Silakan perhatikan gambar di samping! Saya harus mengisi daerah yang diapit oleh dua busur (arc) dan garis dengan warna yang berbeda. Sulit, bukan?
Saya pilih cara termudah untuk hal ini. Lebih dulu saya menggambarnya dalam GeoGebra. Sebagai panduan, saya gunakan gambar tiruan dari Pak Anang dan saya sesuaikan ukuran dan pewarnaannya. Setelah itu, saya salin hasilnya melalui fitur ekspor "tampilan grafik sebagai PGF/TikZ" pada GeoGebra ke dalam dokumen $\small\LaTeX$ yang saya susun tersendiri untuk membuat sampul ini. Di situlah saya sunting hasil salinan dari GeoGebra tadi. 
Sampul ini akan saya gunakan sebagai latar (background) pada halaman pertama dalam dokumen naskah soal yang saya susun. Oleh karena itu saya gunakan paket incgraph agar sampul ini termuat dalam satu halaman penuh.

Selanjutnya, latar untuk logo Tut Wuri Handayani akan mengikuti warna pada sampul tersebut. Dengan demikian saya harus mengubah warna latar (putih) pada logo Tut Wuri Handayani menjadi transparan. Untuk hal ini saya gunakan Online Image Editor. Untuk menyusun huruf-huruf yang berukuran sangat besar pada sampul tersebut, saya gunakan paket fix-cm

Sesuai dengan peruntukkannya, dokumen naskah soal yang saya susun menggunakan paket dan kelas dokumen exam. Nah, berikut ini pengkodean untuk latar sampul naskah soal Ujian Sekolah yang saya susun
\documentclass[10pt]{article}
\usepackage[svgnames]{xcolor}
\usepackage{incgraph}
\usepackage{pgf,tikz}

\definecolor{abu1}{rgb}{1.,1.,1.}
\definecolor{abu2}{rgb}{0.38,0.38,0.38}

\pagestyle{empty}

\begin{document}

\begin{inctext}
\begin{tikzpicture}[scale=.8]
\clip(-4.74,-14.35) rectangle (11.26,8.13);

\fill[draw=none,abu2,fill opacity=0.1,smooth] (-4.74,-14.35)--(11.26,-14.35)--(11.26,8.13)--(-4.74,8.13)--cycle;

\fill[black,fill opacity=.4,smooth] (7.94,3.44) circle (15.62cm);

\path [shift={(8.73,-0.2)},fill=Lavender,fill opacity=.75]  (0,0)--plot[domain=4.03:5.16,variable=\t,smooth]({1.*11.89*cos(\t r)+0.*11.89*sin(\t r)},{0.*11.89*cos(\t r)+1.*11.89*sin(\t r)})--cycle;

\path [domain=-15.11:62.87,smooth] plot(\x,{(-81.84--9.2*\x)/7.53});

\path [shift={(8.73,-0.2)},color=abu1,fill=abu1,fill opacity=1.0]  (0,0)--plot[domain=0.88:4.03,variable=\t,smooth]({1.*11.89*cos(\t r)+0.*11.89*sin(\t r)},{0.*11.89*cos(\t r)+1.*11.89*sin(\t r)})--cycle;

\path [shift={(4.61,-0.29)},color=abu1,fill=abu1,fill opacity=1.0]  (0,0)--plot[domain=-1.93:0.56,variable=\t,smooth]({1.*9.73*cos(\t r)+0.*9.73*sin(\t r)},{0.*9.73*cos(\t r)+1.*9.73*sin(\t r)})--cycle ;

\end{tikzpicture}
\end{inctext}

\end{document}
dan yang terakhir di bawah ini adalah penggunaannya dalam penyusunan sampul naskah soal Ujian Sekolah. Halaman kedua, yang berisi identitas pengujian dan petunjuk umum untuk peserta ujian, dibingkai oleh paket mdframed yang memuat cukup banyak opsi. 
Dokumen-dokumen ini saya susun melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015
\documentclass[10pt]{exam}
%http://tex.stackexchange.com/questions/54754/mdframed-digressionarrows-style-with-custom-header
\title{Naskah Soal Ujian Sekolah 2014}
\usepackage[table,dvipsnames,svgnames]{xcolor}
\usepackage{XCharter,fourier}
\usepackage[lmargin=1.25cm, rmargin=1.25cm, bmargin=2cm, tmargin=2.5cm]{geometry}
%\usepackage{etoolbox}

\pagestyle{headandfoot}
%\runningheadrule
%\firstpageheadrule
\firstpageheader{\renewcommand{\arraystretch}{1.25}\large\bfseries
\begin{tabular}{|c|}\hline
DOKUMEN NEGARA  \\\hline
\cellcolor{Black}\color{White}SANGAT RAHASIA\\\hline
\end{tabular}
}{}{
\renewcommand{\arraystretch}{1.25}\large\bfseries
\begin{tabular}{r}
\includegraphics[width=3cm]{barcode} \\
MATEMATIKA SMK TEKNOLOGI
\end{tabular}
}
\runningheader{
\renewcommand{\arraystretch}{1.25}\large\bfseries
\begin{tabular}{|c|}\hline
DOKUMEN NEGARA  \\\hline
\cellcolor{Black}\color{White}SANGAT RAHASIA\\\hline
\end{tabular}
}{\thepage}{
\renewcommand{\arraystretch}{1.25}\large\bfseries
\begin{tabular}{r}
\includegraphics[width=3cm]{barcode} \\
MATEMATIKA SMK TEKNOLOGI
\end{tabular}
}
\firstpagefooter{}{}{}
\runningfooter{A-GP-2014/2015}{}{\textcopyright Hak Cipta pada SMK Negeri 2 Sumbawa Besar}

\usepackage{tikz}
\usetikzlibrary{intersections}
\usetikzlibrary{patterns}
\usepackage{pgfplots}
\pgfplotsset{compat=newest}
\usepgfplotslibrary{fillbetween}
\usepackage{adjustbox}
\usepackage[labelformat=simple]{caption}
\usepackage{graphicx}
\usepackage{array,booktabs}
\usepackage[inline,shortlabels]{enumitem}
\usepackage{chngcntr} 
\usepackage{changepage}
\usepackage{amsmath}
\let\ds\displaystyle
\usepackage[indonesian]{babel}
\usepackage{multicol}
\usepackage{fix-cm}
\usepackage{calligra}
\definecolor{merah}{RGB}{127,0,0}
\let\ds\displaystyle
\usepackage{pgf-pie,etoolbox}
\makeatletter
\patchcmd\pgfpie@slice
  {node {\scalefont{#3}\beforenumber#3\afternumber}}
  {node[/every only number node/.try] {\scalefont{#3}\beforenumber#3\afternumber}}{}{}
\makeatother
\usepackage{eso-pic}
\newcommand\BackgroundPic{%
\put(0,0){%
\parbox[b][\paperheight]{\paperwidth}{%
\vfill
\centering
\includegraphics[width=\paperwidth,height=\paperheight,%
keepaspectratio]{cover.pdf}%
\vfill
}}}
\usepackage[framemethod=TikZ]{mdframed}
\newenvironment{Frame}[1][]{%
    \begin{mdframed}[%
        frametitle={\Large\bfseries #1},
        frametitleaboveskip=5pt,
        frametitlebelowskip=5pt,
    %skipabove=\baselineskip plus 2pt minus 1pt,
    %skipbelow=\baselineskip plus 2pt minus 1pt,
        linewidth=.5pt,linecolor=gray!30,
        frametitlealignment=\centering,
        frametitlerule=true,
        frametitlebackgroundcolor=gray!30,
        leftmargin=1.9cm,rightmargin=1.9cm,
    ]%
}{%
    \end{mdframed}
}

\begin{document}%==============================

\AddToShipoutPicture*{\BackgroundPic}
\ClearShipoutPicture

\vspace*{2cm}
\begin{adjustwidth*}{0.2\linewidth}{}
\centering
\usefont{T1}{pnc}{b}{n}\bfseries
{\fontsize{1.25cm}{2.5cm}\selectfont UJIAN SEKOLAH}\\[1em]
{\LARGE TAHUN PELAJARAN 2014/2015}

\vspace{3.5cm}
{\fontsize{1.25cm}{2.5cm}\selectfont SMK}\\[1em]
{\huge KELOMPOK\\
TEKNOLOGI, KESEHATAN,\\[.25em]
DAN PERTANIAN}

\vspace{3cm}
{\fontsize{1.25cm}{2.5cm}\selectfont MATEMATIKA}\\[1em]
{\LARGE Sabtu, 14 Maret 2015 (07.30 -- 09.30)}
\end{adjustwidth*}

\vspace*{2.5cm}
\includegraphics[width=0.12\textwidth]{twht}\hspace{14.25cm}\includegraphics[width=2cm,height=2.3cm]{sbw}

\vspace*{1.25cm}
\begin{center}
{\usefont{T1}{pnc}{b}{n}\fontsize{0.65cm}{1cm}\selectfont\bfseries KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN}
\end{center}

\clearpage

\begin{Frame}[MATA PELAJARAN]
\renewcommand*{\arraystretch}{1.25}
\large
\begin{tabular}{p{3cm}cl}
Mata Pelajaran & : & MATEMATIKA \\
Jenjang        & : & SMK        \\
Kelompok       & : & TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN
\end{tabular}
\end{Frame}

\vspace{.5cm}
\begin{Frame}[WAKTU PELAKSANAAN]
\renewcommand*{\arraystretch}{1.25}
\large
\begin{tabular}{p{3cm}cl}
Hari/Tanggal & : & Sabtu, 14 Maret 2015      \\
Waktu        & : & Pkl. 07.30 s.d. 09.30 Wita\\
\end{tabular}
\end{Frame}

\vspace{.5cm}
\begin{Frame}[PETUNJUK UMUM]
\renewcommand*{\arraystretch}{1.5}
\begin{enumerate}\setlength{\itemsep}{1pt}
\item Periksalah Naskah Soal yang Anda terima sebelum mengerjakan soal yang meliputi:
\begin{enumerate}[a.]
\setlength{\itemsep}{1pt}
\item Kelengkapan jumlah halaman atau urutannya.
\item Kelengkapan dan urutan nomor soal.
\item Kesesuaian Nama Mata Uji dan Program Studi yang tertera pada kanan atas Naskah Soal dengan Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN).
\item Pastikan LJUN masih menyatu dengan naskah soal.
\end{enumerate}

\item Laporkan kepada pengawas ruang ujian apabila terdapat lembar soal, nomor soal yang tidak lengkap atau tidak urut, serta LJUN yang rusak atau robek
untuk mendapat gantinya.

\item Tulislah Nama dan Nomor Peserta Ujian Anda pada kolom yang disediakan di halaman pertama butir soal.

\item Isilah pada LJUN Anda dengan:
\begin{enumerate}[a.]
\setlength{\itemsep}{1pt}
\item Nama Peserta pada kotak yang disediakan, lalu hitamkan bulatan di bawahnya sesuai dengan huruf di atasnya.
\item Nomor Peserta dan Tanggal Lahir pada kolom yang disediakan, lalu hitamkan bulatan di bawahnya sesuai huruf/angka di atasnya.
\item Nama Sekolah, Tanggal Ujian, dan bubuhkan Tanda Tangan Anda pada kotak yang disediakan.
\end{enumerate}

\item Pisahkan LJUN dari Naskah Soal secara hati-hati. 

\item Tersedia waktu 120 menit untuk mengerjakan Naskah Soal tersebut.

\item Jumlah soal sebanyak 40 butir, pada setiap butir soal terdapat 5 (lima) pilihan jawaban.

\item Tidak diizinkan menggunakan kalkulator, HP, tabel matematika atau alat bantu hitung lainnya.

\item Periksalah pekerjaan Anda sebelum diserahkan kepada pengawas ruang ujian.

\item Lembar soal dan halaman kosong boleh dicorat-coret, sedangkan LJUN tidak boleh dicorat-coret.
\end{enumerate}
\end{Frame}

\end{document}





Sunday, March 1, 2015

IncGraph vs StandAlone

Pernahkah Anda membuat atau menyertakan gambar atau foto untuk satu halaman penuh dalam file Portable Document Format (PDF)?
Dalam $\small\LaTeX$, ada dua pilihan untuk hal ini, yaitu paket dan kelas dokumen standalone dari Martin Schar­rer yang diluncurkan tahun 2010 dan paket incgraph dari Thomas F. Sturm yang diluncurkan tahun 2012.

Standalone menyediakan kelas dan paket yang memungkinkan gambar $\small\TeX$ atau kode $\small\TeX$ disusun (dikompilasi) secara mandiri (standalone) atau sebagai bagian dari dokumen utama. Juga menyediakan dukungan khusus untuk melapisi (overlay) gambar pada Beamer.
Paket ini digunakan dalam dokumen utama dan melampaui/melompati tambahan preamble. Kelas ini dapat digunakan untuk menyederhanakan preamble. Sejak versi v0.3 paket ini menyediakan opsi untuk secara otomatis atau manual menyertakan semua sub-file preamble dalam preamble dokumen utama.

Paket incgraph menyediakan alat untuk menyertakan grafis seukuran penuh kertas, atau untuk membuat "halaman" seukuran dengan grafis yang dimuatnya. Hal utama dalam penggunaannya adalah dokumen yang memerlukan penyertaan (banyak) pindaian (scan) atau foto dalam dokumen PDFJuga memberikan dukungan utama dalam penyusunan bookmark. Perkakasnya terdiri dari makro-makro dasar dan antarmuka pengguna (user inter­face) yang 'memberikan kenyamanan' dengan mengemas perintah \includegraphics.

Contoh dokumen di bawah ini menunjukkan salah satu contoh penggunaan paket incgraph. Saya akan menampilkan tabung dan jaring-jaringnya dalam ukuran satu halaman kertas. Gambarnya dibuat dalam environment tikzpicture yang oleh paket incgraph dikemas dalam environment inctextSaya sarankan untuk membuka dokumen ini dengan Adobe Reader atau Nitro.
\begin{inctext}
\begin{tikzpicture}[scale=0.39]
...
\end{tikzpicture}
\end{inctext}
Petunjuk tentang berbagai hal dalam penggunaan paket ini dapat di pelajari dalam dokumentasinya yang dapat diunduh di sini.

Berikut ini pengkodean selengkapnya beserta dokumen yang dihasilkannya. Contoh dokumen ini saya susun melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015
\RequirePackage[dvipsnames,svgnames]{xcolor}
\documentclass{article}
%http://tex.stackexchange.com/questions/122212/how-to-make-unlimited-sheet-of-paper-in-latex/122215#122215
\usepackage{XCharter}
\usepackage{incgraph}
\usepackage{tikz}
\usetikzlibrary{decorations.markings,arrows,matrix,shadows,calc,patterns,fadings,shapes,mindmap,trees,backgrounds,shapes.geometric,intersections,positioning}
\tikzset{
thickest/.style={line width=2pt},
empty/.style={decoration={markings,
mark=at position #1 with {\fill[white,draw=black,thin] circle (3pt);}},postaction=
{decorate}},
full/.style={decoration={markings,
mark=at position #1 with {\fill circle (3.3pt);}},postaction={decorate}},
}
\usepackage{graphicx}
\usepackage{pgfplots}
\pgfplotsset{compat=newest}
\usepgfplotslibrary{fillbetween}
\pgfplotsdefinecstransform{polarrad along x}{cart}{%
    \pgfkeysgetvalue{/data point/x}\X% copy value of /data point/x into \X
    \pgfkeysgetvalue{/data point/y}\Y
    \pgfkeyslet{/data point/y}\X% copy value of \X into /data point/y
    \pgfkeyslet{/data point/x}\Y
    \pgfplotsaxistransformcs
        {polarrad}
        {cart}%
%Ok, now we have cartesian. Swap axes such that we have them
    % along X:
    \pgfkeysgetvalue{/data point/x}\X
    \pgfkeysgetvalue{/data point/y}\Y
    \pgfkeysgetvalue{/data point/z}\Z
    \pgfkeyslet{/data point/y}\X
    \pgfkeyslet{/data point/z}\Y
    \pgfkeyslet{/data point/x}\Z
}%
\newcommand{\AxisRotator}[1][rotate=0]{%
    \tikz [x=0.25cm,y=0.45cm,line width=.2ex,-stealth,#1] \draw (0,0) arc (-150:150:1 and 1);%
}
\newcommand\Reuleaux[3][]{%
\def\A{#2}
\def\B{#3}
\begin{tikzpicture}
\begin{scope}
\clip[name path global=c1] (\A) 
  let
  \p1 = ($ (\B) - (\A) $)
  in
  circle ({veclen(\x1,\y1)});
\clip[name path global=c2] (\B) 
  let
  \p1 = ($ (\B) - (\A) $)
  in
  circle ({veclen(\x1,\y1)});
\clip[name path global=c3] ($ (\A) ! .5 ! (\B) ! {sin(60)*2} ! 90:(\B) $) 
  let
  \p1 = ($ (\B) - (\A) $)
  in
  circle ({veclen(\x1,\y1)});
\fill[#1] (current bounding box.north west) rectangle (current bounding box.south east);
\end{scope}
\draw[DarkSlateGray] (\A) 
  let
  \p1 = ($ (\B) - (\A) $)
  in
  circle ({veclen(\x1,\y1)});
\draw[DarkSlateGray] (\B) 
  let
  \p1 = ($ (\B) - (\A) $)
  in
  circle ({veclen(\x1,\y1)});
\draw[DarkSlateGray] ($ (\A) ! .5 ! (\B) ! {sin(60)*2} ! 90:(\B) $) 
  let
  \p1 = ($ (\B) - (\A) $)
  in
  circle ({veclen(\x1,\y1)});
\fill [name intersections={of=c1 and c2,by={a,b}}]
  (a) circle (1pt) node[] {};
\fill [name intersections={of=c2 and c3,by={c,d}}]
  (d) circle (1pt) node[] {};
\fill [name intersections={of=c3 and c1,by={e,f}}]
  (f) circle (1pt) node[] {};
\draw[gray] (a) -- (d) -- (f) -- cycle;
\end{tikzpicture}%
}
\definecolor{ocre}{RGB}{204, 119, 34}
\newcommand\tutwuri[3]{% initial direction, radius, num vertex
  \pgfextra{
    \pgfmathsetmacro\ang{360/(#3)}
    \pgfmathsetmacro\semiang{\ang/2}
    \pgfmathsetmacro\semisemiang{\ang/4}
    \pgfmathsetmacro\radius{(1+cos(\semiang))/cos(\semisemiang)*(#2)}
  } ++({(#1)}:{#2}) \foreach \num in {1,...,#3}{
        arc [start angle={(#1)+(\num-1)*\ang+\semisemiang},
             delta angle=\semiang,radius=\radius pt]
  } -- cycle
}


\begin{document}

\begin{inctext}
\begin{tikzpicture}[scale=0.39]
   \coordinate (ll) at (-3,-4);
   \coordinate (lr) at (3,-4);
   \coordinate (ul) at (-3,3);
   \coordinate (ur) at (3,3);
   \shade [left color=DarkSlateGray, right color=White, middle color=DarkSlateGray!50,shading angle=90] (ll) arc (-180:-60:3cm and .75cm) -- +(0,7) arc (-60:-180:3cm and .75cm) -- cycle;
   \shade [left color=DarkSlateGray, right color=White, middle color=DarkSlateGray!50,shading angle=270] (lr) arc (0:-60:3cm and .75cm) -- +(0,7) arc (-60:0:3cm and .75cm) -- cycle;
   \draw [thick,DarkSlateGray] (ll) arc (-180:0:3cm and .75cm) -- (ur) arc (0:-180:3cm and .75cm) -- cycle;
   \draw [DarkSlateGray,left color=DarkSlateGray, right color=White, middle color=DarkSlateGray!50,thick, shade, shading angle=30] (ul) arc (-180:180:3cm and .75cm);
   \filldraw[DarkSlateGray!70] (4,-4) rectangle (18,3);
   \filldraw[DarkSlateGray!70] (11,6) circle (3cm) ;
   \filldraw[DarkSlateGray!70] (11,-7) circle (3cm) ;
   \draw[PapayaWhip] (0,3) -- (3,3) ;
   \draw[|<->|] (0,4.5) -- (3,4.5) node [midway,above] {$r$};
   \draw[PapayaWhip,stealth-stealth,dotted] (4,-1) -- (18,-1) node [midway,above] {$2\pi r$};
   \draw[|<->|] (18.5,-4) -- (18.5,3) node [midway,right] {$t$};
\end{tikzpicture}
\end{inctext}

\end{document}





Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...