Showing posts with label paket. Show all posts
Showing posts with label paket. Show all posts

Thursday, May 7, 2015

Exam: Membuat Naskah Soal Ujian

Secara ringkas saya akan mengantarkan cara penulisan butir soal dalam bentuk pilihan berganda dengan menggunakan paket sekaligus kelas dokumen exam. Keunggulan dari paket ini sudah dituliskan di sini dan contoh penerapannya dalam penulisan berbagai bentuk butir soal sudah pula diterbitkan di sana.

Yang khas, paket exam dapat membedakan perlakuan terhadap halaman pertama dan halaman-halaman lainnya dalam hal kepala halaman (header) dan kaki halaman (footer). 
Bentuk perintah untuk header dan footer pada halaman pertama sebagai berikut.
\firstpageheader{}{}{}
\firstpagefooter{}{}{} 
\firstpageheadrule % garis pembatas header
\firstpagefootrule % garis pembatas footer
Bentuk perintah untuk header dan footer pada halaman-halaman lainnya sebagai berikut.
\runningheader{}{}{} 
\runningfooter{}{}{} 
\runningheadrule % garis pembatas header
\runningfootrule % garis pembatas footer
Tampak bahwa paket exam menyediakan tempat baik pada header maupun pada footer dalam tiga bagian, yaitu untuk bagian kiri, tengah, dan kanan. Kita dapat mengisinya atau mengosongkannya. Perintah "garis pembatas", sesuai dengan keperluannya, dapat kita tuliskan atau tidak kita tuliskan.
Sekarang silakan perhatikan contoh dokumen berikut ini.





Sekarang saya ajak Anda untuk menulis dokumen seperti contoh di atas.
\documentclass[10pt,a4paper]{exam}
Baris pertama ini menyatakan bahwa saya menyusun dokumen ini untuk kertas berukuran A4 dengan huruf berukuran 10pt.

Dalam preamble, yang diperlukan untuk contoh dokumen ini, saya muat
\usepackage[hmargin=1.5cm,bmargin=2cm]{geometry}
\usepackage[indonesian]{babel} % pemenggalan kata
\usepackage{mathpazo} % jenis huruf matematis
\renewcommand{\rmdefault}{put} % jenis huruf teks
\usepackage{amsmath,amssymb} % rumus matematis
%------------------------------------------------------ kepala dan kaki halaman
\pagestyle{headandfoot}
%halaman pertama
\firstpageheader{Matematika}{Ujian Akhir Semester Genap Tahun Pelajaran 2014/2015}{15 Mei 2015}
\firstpagefooter{}{}{} 
\firstpageheadrule 
\firstpagefootrule 

%halaman kedua dan selanjutnya
\runningheader{Matematika}{Ujian Akhir Semester Genap}{SMK Negeri 2 Sumbawa Besar} 
\runningfooter{}{Hal. \thepage\ dari \numpages}{} 
\runningheadrule 
\runningfootrule
%------------------------------------------------------
\parindent0em % tanpa indentasi
\let\ds\displaystyle % tulisan matematika ukuran normal
Paket-paket lainnya dapat kita tambahkan bila diperlukan dalam penyusunan dokumen yang sesungguhnya. Misalnya,
untuk menyertakan gambar diperlukan paket graphicx,
untuk mengatur pewarnaan diperlukan paket xcolor,
untuk mengatur tautan (link) diperlukan paket hyperref,
untuk membuat gambar diperlukan paket tikz,
untuk membuat grafik diperlukan paket pgfplots,
dan sebagainya.

Selanjutnya kita memasuki batang tubuh (body) dokumen. Di dalamnya kita akan menuliskan butir-butir soal. Butir-butir soal dimuat dalam environment questions sedangkan butir soalnya dibuat oleh perintah question dan pilihan bergandanya dibuat dalam environment choices dengan pilihannya dinyatakan oleh perintah choice.
\begin{questions}

\question ...(butir soal)
\begin{choices}
\choice ...(pilihan 1)
\choice ...(pilihan 2)
\choice ...(pilihan 3)
\choice ...(pilihan 4)
\choice ...(pilihan 5)
\end{choices}

...

\end{questions}
Demikianlah, berikut ini pengkodean selengkapnya untuk contoh dokumen di atas.
\documentclass[10pt,a4paper]{exam}
\usepackage[hmargin=1.5cm,bmargin=2cm]{geometry}
\usepackage[indonesian]{babel}% pemenggalan kata
\usepackage{mathpazo} % jenis huruf matematis
\renewcommand{\rmdefault}{put} % jenis huruf teks
\usepackage{amsmath,amssymb} % rumus matematis
%------------------------------kepala dan kaki halaman
\pagestyle{headandfoot}
%halaman pertama
\firstpageheader{Matematika}{Ujian Akhir Semester Genap Tahun Pelajaran 2014/2015}{15 Mei 2015}
\firstpagefooter{}{}{} 
\firstpageheadrule 
\firstpagefootrule 

%halaman kedua dan selanjutnya
\runningheader{Matematika}{Ujian Akhir Semester Genap}{SMK Negeri 2 Sumbawa Besar} 
\runningfooter{}{Hal. \thepage\ dari \numpages}{} 
\runningheadrule 
\runningfootrule
%------------------------------------------------------
\parindent0em% tanpa indentasi
\let\ds\displaystyle%tulisan matematika ukuran normal

\begin{document}

{\bfseries Pilihlah satu jawaban yang benar!}
\vspace{0.25cm}

\begin{questions}

\question Manakah akar dari $2x^2-x-3=0$?
\begin{choices}
\choice $-2$
\choice $\ds -\frac{1}{2}$
\choice $1$
\choice $\ds 1\frac{1}{2}$
\choice $2$
\end{choices}

\question Diketahui sebuah lingkaran yang berpusat di titik (3, 2) dan berjari-jari 2. Jika lingkaran tersebut diputar sejauh $360^\circ$ dengan pusat rotasi $O(0,0)$, maka bayangan titik pusat lingkaran akan berada di titik ....
\begin{choices}
\choice $\ds\left ( \frac{3}{2}\sqrt{3},\frac{1}{2}\sqrt{2} \right )$
\choice $\ds\left ( \frac{3}{2}-\sqrt{3},\frac{3}{2}\sqrt{3}+1 \right )$
\choice $\ds\left ( -\frac{3}{2}\sqrt{3},1-\frac{3}{2}\sqrt{3} \right )$
\choice $\ds\left ( 3\sqrt{3},2\sqrt{3} \right )$
\choice $\ds\left ( \frac{1}{3}\sqrt{3},1+2\sqrt{3} \right )$
\end{choices}

\newpage

\question Nilai $\ds\lim_{t\to 2} \frac{t^3-8}{t^2+t-6}=\cdots\cdot$
\begin{choices}
\choice $0$
\choice $\ds\frac{4}{3}$
\choice $\ds\frac{12}{5}$
\choice $\ds\frac{5}{4}$
\choice $\infty$ 
\end{choices}

\end{questions}

\end{document}
Sekarang mari kita lihat contoh dokumen kedua.





Pada umumnya naskah soal di sekolah-sekolah di Indonesia memuat beberapa unsur pada bagian atas halaman pertamanya, seperti tampak dalam contoh kedua ini. 
"Identitas" tersebut saya tempatkan dalam bagian tengah pada kepala halaman pertama, dengan menggunakan environment tabular. Gambar-kiri saya namai twh2 dan gambar-kanan saya namai smk. Setiap gambar dimuat dengan perintah includegraphics dan dengan ukuran yang dapat kita tetapkan.
Perhatikan juga, di sini saya tidak membuat garis pembatas pada footer dan saya hanya mengisi bagian tengah footer dengan nomor halaman, sejak halaman pertama.
\pagestyle{headandfoot}
%halaman pertama
\firstpageheader{}{
\begin{tabular}{m{2.5cm} c m{2.5cm}}
\includegraphics[width=0.1\textwidth]{twh2} &  
\parbox{4.5in}{\centering\bfseries
\large Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Sumbawa\\[5pt]
{\LARGE SMK Negeri 2 Sumbawa Besar}} & 
\includegraphics[width=0.115\textwidth]{smk}
\end{tabular}
}{}
\firstpagefooter{}{\thepage}{} 
\firstpageheadrule 

%halaman kedua dan selanjutnya
\runningheader{Matematika}{Ulangan Harian Pertama}{SMK Negeri 2 Sumbawa Besar} 
\runningfooter{}{\thepage}{} 
\runningheadrule
Kemudian di awal body dokumen (sebelum penulisan butir soal) saya buat
\begin{center}
\bfseries{\Large MATEMATIKA}\\
Semester 6 Tahun 2014/2015\\
Ujian Akhir Semester
\end{center}
\hrule % garis pembatas

\vspace{0.5cm}
{\bfseries Pilihlah satu jawaban yang benar!}
\vspace{0.25cm}
Nah, sekarang saya harap Anda (para guru) dapat membuat naskah soal Ujian dengan menggunakan paket exam dalam $\small\LaTeX$. Petunjuk selengkapnya tentang pemanfaatan paket exam ini dapat dipelajari dalam dokumentasinya.

Kedua contoh dokumen di atas saya susun melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015



Saturday, May 2, 2015

PDFRender: "Menghitamkan" Teks dalam Dokumen

Perhatikan contoh dokumen berikut ini.
Kemudian bandingkan dengan yang kedua berikut ini.
Jelaskah perbedaannya? Ya, yang kedua saya buat lebih hitam. 

Bila perlu, kita dapat membuat teks dalam dokumen tercetak lebih hitam. Hal ini dilakukan dengan memuat paket pdfrender dalam preamble.
  1. \usepackage{pdfrender}
Sedangkan perintah untuk menghitamkannya dicantumkan dalam batang tubuh dokumen sebagai berikut.
  1. \pdfrender{StrokeColor=black,TextRenderingMode=2,LineWidth=0.2pt}
Tingkat kehitamannya dapat kita atur dengan mengubah nilai (bilangan) dalam opsi ini:
  1. LineWidth=0.2pt

Dokumen di atas saya susun melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015

Sunday, March 29, 2015

CircuiTikZ

Bagi para guru SMK dalam Bidang Studi Keahlian Teknologi dan Rekayasa pada Program Studi Keahlian Teknik Elektronika, menggambar rangkaian (circuit) adalah hal biasa dan dapat dilakukan baik dengan menggunakan tangan maupun dengan menggunakan software tertentu. "Masalah" akan terasa ketika mereka menulis naskah atau dokumen yang memuat circuit. Kalau hanya memotong bagian gambarnya kemudian menyisipkannya ke dalam dokumen teks, tentu "masalah" itu teratasi; tetapi bagaimana dengan hasil cetaknya?

Bila kita bekerja dengan $\small\LaTeX$, maka circuit dapat sekaligus kita gambarkan di dalam dokumen teks yang kita susun. Ini berkat paket "yang dahsyat" dari Mas­simo Redaelli, yaitu circuitikz. Paket ini terlahir karena penyusunnya memerlukannya untuk menulis buku latihan dan naskah (lembar) soal ujian dalam mata kuliah Kelistrikan pada Politeknik Milano, Italia.
Sesuai dengan namanya, paket ini sepenuhnya berdasarkan kepada paket tikz.

Sekarang mari kita perhatikan contoh naskah soal dalam mata pelajaran Elektronika yang saya peroleh dari Mas Didik Siswoko dan telah saya sunting ulang dalam $\small\LaTeX$ berikut ini.



Dalam contoh di atas saya menggambar rangkaian di dalam naskah soal yang sedang disusun.
Lalu, bagaimana cara menggambar rangkaian seperti ditunjukkan pada gambar yang mengawali tulisan ini? Bagaimana cara menggambar masing-masing komponen dan bagaimana pula cara merangkaikannya?
Tentu saja petunjuk selengkapnya terdapat dalam dokumentasi paket ini. Untuk menggambar rangkaian kita memerlukan
\usepackage[siunitx]{circuitikz}  
\usetikzlibrary{...}  
Opsi siunitx diperlukan untuk penggunaan satuan internasional pada penamaan dan ukuran gambar. Selain itu, karena gambar rangkaian dapat mengacu kepada sistem Eropa atau Amerika, maka dapat pula langsung kita muat opsi european atau american. Bila pemuatan paket ini tanpa disertai dengan opsi berarti digunakan opsi asal (default) dari penyusun paket ini, yaitu [europeancurrents, europeanvoltages, americanresistor, cuteinductors, americanports, nosiunitx, noarrowmos, smartlabels].
Gambar rangkaian kita susun dalam environment
\begin{circuitikz}[opsi]  
...  
\end{circuitikz}
Komponen ekakutub (monopole) kita gambar dengan perintah
\draw (koordinat) node[kode komponen] {};
sedangkan komponen dwikutub (bipolekita gambar dengan perintah
\draw (koordinat) to[kode komponen] (koordinat);
Sekarang perhatikan cara membentuk rangkaiannya berikut ini.
\draw (x1,y1) to[kode komponen (seperti R,L,C), i=nilai,v=nilai,l=penamaan,color=warna]
      (x2,y2) to[sama dengan atas]
      (x3,y3) to[sama dengan atas]
      ...
      (xn,yn);
Nah, inilah contoh dokumen kedua tentang menggambar komponen dan rangkaiannya.



Contoh-contoh dokumen tersebut saya susun melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015 


Saturday, March 28, 2015

Showexpl

Pada tulisan sebelumnya sudah saya uraikan tentang cara menyoroti (highlighting) sintaks pengkodean dalam $\small\LaTeX$ dengan menggunakan paket minted. Dalam tulisan ini, dengan maksud yang sama tetapi dengan cara dan tujuan yang agak berbeda, saya akan tunjukkan penggunaan paket showexpl dari Rolf Niepraschk.

Paket showexpl adalah paket yang berdasarkan pada paket listing yang memberikan penyusunan kode sumber yang baik dengan penekanan pada kata kunci dan sebagainya. Oleh karena itu, penampakan dalam pengkodean yang ditunjukkan bergantung pada opsi-opsi dalam pengaturan
\lstdefinestyle{...}{...}
Yang khas dalam penggunaan paket ini adalah bahwa pengkodean dan hasil penyusunannya dapat kita tunjukkan dalam "sekali jalan", yaitu cukup kita muat dalam environment
\begin{LTXexample}[...]
...
\end{LTXexample}
Secara asal (default), pengkodean dan hasil penyusunannya itu terletak berdampingan (side by side). Ini menjadi masalah bila sintaks pengkodean itu cukup lebar, seperti yang akan saya tunjukkan contohnya. Tentu saja hal ini dapat diatasi dengan memuat opsi pengaturan yang bersesuaian. 
Nah, sekarang mari kita perhatikan contoh berikut ini.



Dalam contoh ini saya menggambarkan trafo, dengan menggunakan paket circuitikz dari Mas­simo Redaelli, dan sekaligus menunjukkan sintaks pengkodean untuk menggambarnya. Pengaturannya saya buat seperti ini
\usepackage{showexpl}
\lstdefinestyle{gayaku}{
    language={[LaTeX]TeX},texcsstyle=*\color{SeaGreen},
    literate=
    *{\{}{{\textcolor{Crimson}{\{}}}{1}
     {\}}{{\textcolor{Crimson}{\}}}}{1},
    basicstyle=\null,
    backgroundcolor=\color{paper!50},
    numbers=left, numberstyle=\scriptsize, stepnumber=1,
    numbersep=5pt,
    commentstyle=\color{DarkOrange},
    showstringspaces=false,
    keywordstyle=\color{stempel}\bfseries,
    morekeywords={circuitikz,draw,center},
    pos=l,frame=single,rframe=,framesep=\fboxsep,
    framerule=\fboxrule,rulecolor=\color{bistre},
    breaklines,breakautoindent=true,
    captionpos=t
}
Opsi-opsi dalam pengaturan inilah yang kita sesuaikan dengan penampakkan yang kita harapkan.

Pengkodean selengkapnya, untuk contoh dokumen di atas, berikut ini meliputi pula paket tikzpagenodes untuk menempatkan logo pada sudut kanan-atas halaman dan paket background untuk memuat latar "kertas". Selain itu juga memuat penetapan tiga warna yang saya gunakan.
\documentclass[a4paper,10pt]{article}
\usepackage[margin=1.5cm,top=1.5cm,bottom=2cm]{geometry}
\usepackage[svgnames,dvipsnames]{xcolor}
\usepackage{mathpazo,dejavu}
\usepackage[T1]{fontenc}
%\renewcommand{\rmdefault}{put}
\usepackage[indonesian]{babel}
\usepackage{tikz}
\usepackage{tikzpagenodes}
\usepackage[siunitx,cuteinductors,american]{circuitikz}

\definecolor{bistre}{RGB}{133, 109, 77}
\definecolor{stempel}{RGB}{0 34 85} 
\definecolor{paper}{RGB}{239,227,157}

\usepackage{showexpl}
\lstdefinestyle{gayaku}{
    language={[LaTeX]TeX},texcsstyle=*\color{SeaGreen},
    literate=
    *{\{}{{\textcolor{Crimson}{\{}}}{1}
     {\}}{{\textcolor{Crimson}{\}}}}{1},
    basicstyle=\null,
    backgroundcolor=\color{paper!50},
    numbers=left, numberstyle=\scriptsize, stepnumber=1,
    numbersep=5pt,
    commentstyle=\color{DarkOrange},
    showstringspaces=false,
    keywordstyle=\color{stempel}\bfseries,
    morekeywords={circuitikz,draw,center},
    frame=single,rframe=,framesep=\fboxsep,
    framerule=\fboxrule,rulecolor=\color{bistre},
    breaklines,breakautoindent=true,
    captionpos=t
}
\usepackage{adjustbox}
\usepackage{url}
\usepackage{amsmath,bm}
\let\ds\displaystyle
\usepackage{background}
\backgroundsetup{top,scale=2.6,angle=0,opacity=1,  %% adjust
contents={\includegraphics[width=\textwidth,height=6cm]{kertaskoran}}
}%

\begin{document}

\begin{tikzpicture}[remember picture,overlay]
\node[rotate=-20,below left,transform canvas={yshift=-1.25cm,xshift=.25cm}] at (current page.north east) {
\includegraphics[width=.2\textwidth]{Stempel1}
};
\end{tikzpicture}

\section*{Trafo}

\centering

\begin{LTXexample}[style=gayaku,pos=t]
\begin{circuitikz}[]
\draw (0,0) node [transformer](T){}
      (T.A1) node[above] {A1}
      (T.A2) node[below] {A2}
      (T.B1) node[above] {B1} 
      (T.B2) node[below] {B2}
      (T.base) node{K};
\draw (T.A1) --++(-2,0);
\draw (T.A2) --++(-2,0);
\draw (T.B1) --++(2,0) to[D, v=${V_\gamma=0.7}$, i>_=](5,0);        
\draw (T.B2) --++(2,0) to[D, v=${V_\gamma=0.7}$ ,i>_=](5,-2.1);
\draw(T.A1) to[open,v<={$240V_{rms}$}](T.A2);
\draw(T.B2) to[open,v>=$12V_{rms}$](T.B1);
\draw ($(T.base)+(1mm,-2mm)$)  -- ++(0,-1.8);
\draw ($(T.base)+(-1mm,-2mm)$) -- ++(0,-1.8);
\end{circuitikz}
\end{LTXexample}

Belajar \LaTeX\textcopyright\ Adjie Gumarang Pujakelana: \url{http://menulislatex.blogspot.com/}

\end{document}
Contoh dokumen di atas saya susun melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015 


Saturday, March 14, 2015

Menggambar Kurva 3D dengan Pgfplots

Ini adalah tulisan kedua tentang pemanfaatan paket pgfplots, setelah tulisan pertama tentang menggambar kurva 2D. Tulisan ini berisi tentang cara menggambar pemutaran daerah tertutup yang dibatasi oleh kurva-kurva (lurus dan lengkung). Pemutaran ini dilakukan terhadap sumbu $x$ maupun sumbu $y$.

Trik utamanya adalah menetapkan fungsi parametrik yang bersesuaian dengan daerah tersebut dalam fungsi sinus dan kosinus.
Jika kita akan memutar grafik fungsi $f(t)$ mengelilingi sumbu $x$, maka kita misalkan fungsi-fungsi absis, ordinat, dan aplikat sebagai berikut.
\begin{align}
x(t,s) &= t\\
y(t,s) &= f(t)*\cos(s)\\
z(t,s) &= f(t)*\sin(s)
\end{align}
Jika kita akan memutar grafik fungsi $f(t)$ mengelilingi sumbu $y$, maka kita misalkan fungsi-fungsi absisordinat, dan aplikat sebagai berikut.
\begin{align}
x(t,s) &= t*\cos(s)\\
y(t,s) &= t*\sin(s)\\
z(t,s) &= f(t)
\end{align}
Dari sini silakan perhatikan gambar-gambar pada contoh dokumen di bawah ini. Kita punya fungsi $f$ yang dirumuskan oleh $y=f(x)=x^3-x^2-6x$. Kita akan memutar daerah $D$ yang dibatasi oleh kurva $f$, sumbu $x$, garis $x=-1$, dan garis $x=2$. 





Perhatikan gambar 1. Saya menggambarnya dengan pengkodean


dan pada preamble dimuat


Sekarang daerah $D$ tersebut akan kita putar mengelilingi sumbu $x$ sejauh $360^\circ$. Kita nyatakan fungsi parametriknya sebagai
(x,{(x^3-x^2-6*x)*cos(deg(y))}, {(x^3-x^2-6*x)*sin(deg(y))})
Perhatikan gambar 2. Pengkodean yang digunakan adalah


Perhatikan opsi dalam \addplot3. Pada gambar 2, bentuk permukaan "benda putar" itu ditentukan oleh opsi surf. Opsi mesh menghasilkan bentuk permukaan seperti pada gambar 4. Opsi lainnya yang dapat digunakan adalah patch (untuk ini pada preamble harus dimuat \usepgfplotslibrary{patchplots}) dan contour gnuplot.
Kemudian, opsi shader menyatakan corak "pelapis" atau selimut dari permukaan benda putar itu. Pada gambar 2 dan 3 dipilih shader=flat, pada gambar 4 shader=faceted, pada gambar 5 dan 6 shader=faceted interp, dan pada gambar 7 dan 8 shader=interp
Opsi samples menyatakan kerapatan garis-garis yang dibuat oleh pgfplots. Karena grafik ini disusun dengan "mengerahkan tenaga yang cukup besar", maka nilai opsi ini biasanya bilangan kelipatan 10 yang $\le 50$.
Nilai angka pada opsi domain ($x$) dan y domain dapat diatur sesuai dengan keperluan untuk bagian grafik yang ingin kita tunjukkan.
Opsi z buffer=sort dipilih untuk memastikan pgfplots mengatur unsur-unsur yang disusunnya terbentuk dalam urutan yang benar.

Sekarang kita tinjau tentang pewarnaan, juga masih termasuk opsi dalam perintah \addplot3. Pada gambar 2, warna yang muncul diberikan oleh pgfplots secara asal (default). Sedangkan pada gambar 3 s.d. 8, warna ditetapkan oleh kita sebagai opsi colormap. Untuk ini kita cantumkan \usepgfplotslibrary{colormaps} pada preamble.
colormap/cool % pada gambar 3
colormap/jet % pada gambar 4
colormap/winter % pada gambar 5
colormap/greenyellow % pada gambar 6
colormap/blackwhite % pada gambar 7
colormap={pos}{color(0cm)=(DarkSlateBlue); color(1cm)=(DarkSlateBlue!30); color(2cm)=(DarkSlateBlue)} % pada gambar 8
Selanjutnya, bandingkan "arah" kurva pada gambar 2 dan 3. Berbeda, bukan? Ini diatur oleh opsi view untuk environment axis. Pada gambar 2, arah kurva ditetapkan oleh pgfplots secara asal (default), tetapi pada gambar 3 saya tetapkan 
  1. \begin{tikzpicture}
  2.    \begin{axis}[view={15}{7}]
  3.   .............................
  4.    \end{axis}
  5. \end{tikzpicture}
Angka-angka dalam opsi view ini pun dapat diatur sesuai dengan keperluan kita.

Lalu, bagaimana tentang penampilan sumbu koordinat? Berdasarkan penjelasan dari pembuatnya, yaitu Christian Feuersängerpaket pgfplots tidak cocok untuk menampilkan sumbu koordinat terletak di tengah, secara asal (default). Agar sumbu-sumbu koordinat itu terletak di tengah (seperti pada gambar 8), kita perlu membubuhkan opsi axis lines=middle, axis on top, dan enlargelimits pada environment axis.

Demikianlah, semoga uraian ini bermanfaat. Contoh dokumen di atas saya susun dalam TeX Live 2014 dan di bawah ini pengkodean selengkapnya dari contoh dokumen tersebut. 

Adjie Gumarang Pujakelana 2015 

\documentclass[a4paper,10pt]{article}
%http://tex.stackexchange.com/questions/34302/surface-of-revolution/34303#34303
\usepackage[hmargin=1.5cm,top=1.5cm]{geometry}
\usepackage[svgnames,dvipsnames]{xcolor}
\usepackage[labelformat=simple]{caption}
\usepackage[T1]{fontenc}
\usepackage[indonesian]{babel}
\usepackage{gentium,fourier}
\usepackage{adjustbox}
\usepackage{url}
\usepackage{amsmath,bm}
\let\ds\displaystyle
\usepackage{tikz,pgfplots}
\pgfplotsset{compat=1.10}
\usepgfplotslibrary{fillbetween}
\usepgfplotslibrary{colormaps}
%\usepgfplotslibrary{patchplots}

\definecolor{stempel}{RGB}{0 34 85}  

\begin{document}

\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.4\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}[transform shape,scale=1]
\node {%
\begin{tikzpicture}[]
\pgfplotsset{set layers}
\begin{axis}[
    axis lines=middle,
    xtick={-2,-1,2,3},              
    ytick=\empty,               % gambar 1
    xlabel={\large $x$},
    ylabel={\large $y$},
 xmin=-3, xmax=4, 
 ymin=-8.5,ymax=6,
 samples=500,enlargelimits=false]
\addplot[name path=A,domain=-2.15:3.15,Navy,smooth] {x^3-x^2-6*x} node[above left] {$y=x^3-x^2-6x$};
\path[name path=B] (axis cs:-1,0)--(axis cs:2,0);
\addplot[draw,fill=DarkOrange!50!Yellow,opacity=.75] fill between[of=A and B,soft clip={domain=-1:2}];
\end{axis}
\end{tikzpicture}%
};%
\end{tikzpicture}%
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill
%
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}
 \begin{axis}[]
  \addplot3[surf,shader=flat,       % gambar 2
  samples=20,
  domain=-1:2,y domain=0:2*pi,
  z buffer=sort]
  (x,{(x^3-x^2-6*x)*cos(deg(y))}, {(x^3-x^2-6*x)*sin(deg(y))});
 \end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill

\bigskip
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}
    \begin{axis}[view={15}{7},
xlabel=$x$, ylabel=$y$, zlabel=$z$,
after end axis/.code={
    \draw [-stealth, thick, red] (xticklabel cs:0.2) -- (xticklabel cs:0.8);
    \draw [-stealth, thick, red] (yticklabel cs:0.2) -- (yticklabel cs:0.8);
    \draw [-stealth, thick, red] (zticklabel cs:0.2) -- (zticklabel cs:0.8);                
                    }               % gambar 3
                ]
\addplot3[surf,shader=flat,
  samples=20,colormap/cool,
  domain=-1:2,y domain=0:2*pi,
  z buffer=sort]
  (x,{(x^3-x^2-6*x)*cos(deg(y))}, {(x^3-x^2-6*x)*sin(deg(y))});
    \end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill
%
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}
 \begin{axis}[view={15}{5}]
  \addplot3[mesh,shader=faceted,
  samples=20,colormap/jet,
  domain=-1:2,y domain=0:2*pi,
  z buffer=sort]                        % gambar 4
  (x,{(x^3-x^2-6*x)*cos(deg(y))}, {(x^3-x^2-6*x)*sin(deg(y))});
 \end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill

\bigskip
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}
 \begin{axis}[view={15}{5}]
  \addplot3[surf,shader=faceted interp,
  samples=20,colormap/winter,
  domain=-1:2,y domain=0:2*pi,              % gambar 5
  z buffer=sort]
  (x,{(x^3-x^2-6*x)*cos(deg(y))}, {(x^3-x^2-6*x)*sin(deg(y))});
 \end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill
%
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}
 \begin{axis}[grid=both,view = {20}{10}]
  \addplot3[surf,shader=faceted interp,
  colormap/greenyellow,
  samples=50,
  domain=-1:2,y domain=0:2*pi,              % gambar 6
  z buffer=sort]
  (x,{(x^3-x^2-6*x)*cos(deg(y))}, {(x^3-x^2-6*x)*sin(deg(y))});
 \end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill

\newpage
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}
 \begin{axis}[view = {20}{10}]
  \addplot3[surf,shader=interp,
  colormap/blackwhite,
  samples=50,
  domain=-1:2,y domain=0:2*pi,              % gambar 7
  z buffer=sort]
  (x,{(x^3-x^2-6*x)*cos(deg(y))}, {(x^3-x^2-6*x)*sin(deg(y))});
 \end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill
%
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}[t]{0.45\textwidth}
\centering
\begin{tikzpicture}
 \begin{axis}[view = {20}{10},
            axis lines=middle, axis on top,
            xtick={-1,0,1,2},ytick=\empty,ztick=\empty,
            enlargelimits=true]
  \addplot3[surf,shader=interp,
  colormap={pos}{color(0cm)=(DarkSlateBlue);
  color(1cm)=(DarkSlateBlue!30); 
  color(2cm)=(DarkSlateBlue)},
  samples=30,
  domain=-1:2,y domain=0:2*pi,              % gambar 8
  z buffer=sort]
  (x,{(x^3-x^2-6*x)*cos(deg(y))}, {(x^3-x^2-6*x)*sin(deg(y))});
 \end{axis}
\end{tikzpicture}
\captionof{figure}{}
\end{minipage}}\hfill

\end{document}%-----------------------------------

Saturday, October 25, 2014

Cancel

Dalam proses pengerjaan hitung Matematika sering ditemukan penyederhanaan dalam bentuk pembagian antara suatu faktor terhadap penyebut suatu pecahan dari faktor lainnya. 
Perhatikan gambar di samping! Bagaimana hal itu dapat dilakukan?

Salah satunya, kita memerlukan paket cancel dari Don­ald Arse­neau. Paket ini digunakan untuk membuat ruas garis diagonal (yaitu untuk "mencoret") dan ruas garis berpanah (yang menunjuk "ke suatu nilai") dalam proses penyederhanaan terhadap perhitungan (operasi pembagian) dalam Matematika.

Paket cancel memiliki empat macam perintah yaitu:

  • \cancel, untuk mencoret berbentuk slash
  • \bcancel, untuk mencoret berbentuk backslash
  • \xcancel, untuk mencoret berbentuk silang (yaitu penggabungan \cancel dan \bcancel sekaligus)
  • \cancelto{}{}, untuk mencoret berbentuk panah

Pewarnaan dibentuk oleh perintah baru:
\renewcommand{\CancelColor}{\color{blue}}
Berikut ini contoh-contoh hasil penggunaan dari keempat perintah tersebut.
Contoh-contoh lainnya:
Perhatikan contoh terakhir, "pencoretan" dengan ruas garis berpanah mengarah ke bawah. Ini memerlukan perintah baru dan untuk itu saya gunakan paket tikz dengan library calc sebagai berikut.
\usepackage{tikz}
\usetikzlibrary{calc}
\newcommand*\canc[1]{%
  \mathchoice
    {\scriptstyle#1}
    {\scriptstyle#1}
    {\scriptscriptstyle#1}
    {\scriptscriptstyle#1}
}
\newcommand*\Dcancelto[2][0]{%
  \kern9pt%
  \begin{tikzpicture}[baseline=(current bounding box.center).anchor=west]
    \node[anchor=east,inner sep=2pt] (a) {#2};
    \draw[->,blue] ($(a.north west)+(1pt,-2pt)$) -- ($(a.south east)+(0pt,2pt)$) node at ($(a.south east)+(4pt,1pt)$) {$\canc{#1}$};
\end{tikzpicture}
}
Nah, berikut ini pengkodean selengkapnya untuk semua contoh tersebut di atas. Dokumen ini saya susun (compile) dalam jaringan melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX.
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2014 
\documentclass{scrartcl}
\usepackage{amsmath,concmath}
\usepackage{gentium}
\usepackage{adjustbox}
\usepackage{cancel}
\usepackage[svgnames]{xcolor}
\usepackage[margin=2cm]{geometry}
%----------------------------------------
\usepackage{tikz}
\usetikzlibrary{fadings,patterns}
\usetikzlibrary{calc}
\newcommand*\canc[1]{%
  \mathchoice
    {\scriptstyle#1}
    {\scriptstyle#1}
    {\scriptscriptstyle#1}
    {\scriptscriptstyle#1}
}
\newcommand*\Dcancelto[2][0]{%
  \kern9pt%
  \begin{tikzpicture}[baseline=(current bounding box.center).anchor=west]
    \node[anchor=east,inner sep=2pt] (a) {#2};
    \draw[->,blue] ($(a.north west)+(1pt,-2pt)$) -- ($(a.south east)+(0pt,2pt)$) node at ($(a.south east)+(4pt,1pt)$) {$\canc{#1}$};
\end{tikzpicture}
}
%----------------------------------------
\renewcommand{\CancelColor}{\color{blue}} %change cancel color to blue

\begin{document}

\begin{tikzfadingfrompicture}[name=distress]
\node[text=transparent!0] {\it\Huge\textbf{Penggunaan Paket Cancel}};
\end{tikzfadingfrompicture}
\begin{tikzpicture}
\fill[preaction={fill},pattern color=CadetBlue,pattern=crosshatch dots] (-8,-1) rectangle (8,1);
\fill[pattern color=Khaki,
  pattern=crosshatch,
  path fading=distress,
  fit fading=false
] (-7,-1) rectangle (7,1);
\end{tikzpicture}

\vspace{1cm}
%http://tex.stackexchange.com/questions/107668/how-to-use-cancel-command
\abovedisplayskip=0pt

\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}{0.45\textwidth}
Hasil perintah {\tt\textbackslash cancel}

\[
\frac{a\cancel{b}}{\cancel{b}}=a
\]
    \end{minipage}}%
    \hfill
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}{0.45\textwidth}
Hasil perintah {\tt\textbackslash bcancel}

\[
\frac{a\bcancel{b}}{\bcancel{b}}=a
\]
    \end{minipage}}%
    \hfill

\bigskip
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}{0.45\textwidth}
Hasil perintah {\tt\textbackslash xcancel}

\[
\frac{a\xcancel{b}}{\xcancel{b}}=a
\]
    \end{minipage}}%
    \hfill
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}{0.45\textwidth}
Hasil perintah {\tt\textbackslash cancelto}

\[
\cancel{2}\cdot\frac{9}{\cancelto{2}{4}}=\frac{9}{2}
\]
    \end{minipage}}%
    \hfill

\vspace{1cm}
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}{0.3\textwidth}
\[\cancel{\text{Ini dicoret}}\]
    \end{minipage}}%
    \hfill
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}{0.3\textwidth}
\[ \bcancel{\frac{4}{7}\times\frac{3}{4}} \]
    \end{minipage}}%
    \hfill
%http://tex.stackexchange.com/questions/14385/cancel-package-downward-arrow
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}{0.3\textwidth}
\[ \Dcancelto[3]{18}\cdot\frac{5}{\bcancel{6}}=15 \]
    \end{minipage}}%
    \hfill
    
\vspace{1cm}
\centering
\fbox{\parbox{0.7\textwidth}{\begin{align*}
\lim_{x\to2}\frac{x^2-4}{\sqrt{5x-1}-\sqrt{3x+3}} &= \lim_{x\to2}\frac{(x-2)(x+2)}{5x-1-(3x+3)}\times \frac{2(3)}{1}\\
 &= \lim_{x\to2}\frac{(x-2)(x+2)}{5x-1-3x-3}\times \frac{6}{1}\\
 &= \lim_{x\to2}\frac{(x-2)(x+2)}{2x-4}\times 6\\
 &= \lim_{x\to2}\frac{\cancel{(x-2)}(x+2)}{2\cancel{(x-2)}}\times 6\\
 &= \lim_{x\to2}\frac{x+2}{2}\times 6\\
 &= \frac{2+2}{2}\times 6\\
 &= 12
\end{align*}}}

\end{document}



Wednesday, September 24, 2014

Memperbesar Ukuran Huruf dengan fix-cm

Bila suatu ketika Anda ingin membuat huruf yang lebih besar dengan ukuran tertentu, apa yang Anda lakukan?

Contoh pada gambar di atas dibuat dengan menggunakan
\usepackage{quattrocento}
\usepackage{tikz}
\definecolor{warna17}{RGB}{62,96,111}
dengan perintah
\upshape\usefont{T1}{Quattrocento-TLF}{m}{n}\color{warna17}\fontsize{5cm}{5.5cm}\selectfont\bfseries AQUA
Pilihan lainnya adalah dengan menggunakan paket fix-cm.
fix-cm adalah salah satu dari beberapa paket yang memungkinkan kita untuk membuat huruf (font) lebih besar dari yang disediakan oleh $\small\LaTeX$ secara asal (default).

Pada contoh di bawah ini digunakan tiga macam ukuran huruf dalam dokumen, berturut-turut
\fontsize {.75cm}{1.95cm}\selectfont
\fontsize {1,5 cm}{1.95cm}\selectfont
\fontsize {80pt}{90pt}\selectfont
Berikut ini contoh pengkodean selengkapnya dan dokumen yang dihasilkannya yang saya susun (compile) dalam jaringan melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX.
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2014
\documentclass[a4paper]{article}
\usepackage[T1]{fontenc}
\usepackage[indonesian]{babel}
\usepackage{dejavu}
\usepackage[margin=2cm,bmargin=1cm]{geometry}
\usepackage{fix-cm}
\usepackage{xcolor}
\definecolor{warna4}{RGB}{25, 131, 82}
\definecolor{warna17}{RGB}{62,96,111}
\definecolor{warna16}{RGB}{152,31,32}
\parindent0pt

\begin{document}
\fontsize{.75cm}{1.95cm}\selectfont
{\color{warna4}\textbackslash fontsize\{0.75cm\}\{1.95cm\}\textbackslash selectfont} 

Tinggi huruf = 0,75 cm\\
Jarak antarbaris = 1,95 -- 0,75 = 1,2 cm \\
Jika kita membuat angka terlalu kecil, maka \LaTeX\, akan memastikan baris-baris itu tidak tumpang tindih. 

\bigskip
{\color{warna17}\fontsize{1,5 cm}{1.95cm}\selectfont
Tinggi huruf = 1,5 cm, antarbaris = 0,45 cm. }

\bigskip
\fontsize {80pt} {90pt}\selectfont
{\color{warna16}Huruf 80pt.}\\
\boldmath $\sqrt{x^2-x+3}$
\end{document}



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...