Showing posts with label guru. Show all posts
Showing posts with label guru. Show all posts

Monday, March 16, 2015

Cara Membuat Pedoman Penskoran

Membuat kisi-kisi soal, kartu soal, naskah soal, dan pedoman penskoran adalah rangkaian sistem perakitan soal yang (mestinya) sudah terbiasa diakukan oleh para guru. Pada tulisan ini saya arahkan percontohannya tentang guru Matematika yang akan membuat pedoman penskoran untuk tes berbentuk soal uraian (essay). Ini sekaligus merupakan penjelasan tentang cara menyusun contoh dokumen yang sudah diterbitkan di sini.

Pilihan yang tepat untuk membuat pedoman penskoran adalah paket sekaligus kelas dokumen exam dari Philip S. Hirschhorn. Sebagaimana disebutkan dalam pengantarnya,
Paket exam menyediakan kelas exam, yang memudahkan dalam menghasilkan naskah soal, bahkan oleh seorang pemula $\LaTeX$ sekali pun. Perintah-perintah sederhananya tersedia untuk:
  • Membuat soal, bagian dari soal, subbagian dari bagian soal, dan subsubbagian dari subbagian soal, semuanya dengan opsi poin nilai;
  • Membuat tabel penilaian, yang diindeks berdasarkan nomor soal (daftar setiap soal dan total poin yang mungkin untuk soal itu) atau berdasarkan nomor halaman (daftar setiap halaman dengan poin dan total poin yang mungkin untuk halaman tersebut);
  • Membuat kepala halaman (header) dan kakai halaman (footer) yang masing-masing ditentukan dalam tiga bagian: di kiri, di tengah, dan di kanan, dengan cara seperti dalam fancyhdr.
Baiklah, segera kita mulai penyusunan naskah soal ini. Saya pilih ukuran kertas A4 dan ukuran huruf 10pt. Ini adalah opsi pada kelas dokumen.
\documentclass[a4paper,10pt]{exam}
Dalam preamble, kita awali dengan tata letak halaman di mana saya gunakan paket geometry dengan margin yang cocok pada kelas exam ini.
\usepackage[hmargin=1.5cm,top=2cm,bottom=2cm]{geometry}
Jenis huruf untuk teks saya gunakan XCharter sedangkan untuk matematika saya gunakan fourier.
\usepackage{XCharter,fourier}
Agar kebahasaan dan pemenggalan kata mengikuti sistem Bahasa Indonesia, saya cantumkan
\usepackage[indonesian]{babel}
Untuk menyiapkan penggunaan lambang-lambang tertentu, baik dalam teks maupun matematika, saya muat
\usepackage[T1]{fontenc}
Ini yang utama dalam penulisan matematika
\usepackage{amsmath}
Untuk menebalkan tulisan matematika, selain menggunakan perintah \boldmath atau \mathbf{...}, biasanya saya gunakan paket bm.
Paket adjustbox saya sertakan untuk digunakan dalam environment minipage agar teks atau matematika di dalamnya merapat ke tepi atasnya. Sedangkan untuk pewarnaan saya lebih suka menggunakan paket xcolor dengan mencantumkan ketiga opsi.
\usepackage{adjustbox}
\usepackage[svgnames,dvipsnames,table]{xcolor}
Untuk pengurutan atau penyusunan daftar urut saya siapkan paket enumitem beserta opsinya, sedangkan untuk pembuatan tabel dan pengaturan baris dan kolomnya saya siapkan paket-paket booktabs, array, multirow.
\usepackage[inline,shortlabels]{enumitem}
\usepackage{booktabs,array,multirow}
Berikutnya kita akan menetapkan kepala dan kaki untuk tiap halaman.
\pagestyle{headandfoot}
\firstpageheader{...}{...}{...} % header untuk halaman pertama
\runningheader{...}{...}{...} % header untuk halaman kedua dan seterusnya

\runningheadrule % garis pembatas header

\firstpagefooter{...}{...}{...} % footer untuk halaman pertama
\runningfooter{...}{...}{...} % footer untuk halaman kedua dan seterusnya
Kita dapat mengisi tiap bagiannya sesuai dengan keperluan. Misalnya, pada bagian kanan-atas halaman pertama ingin kita isi dengan tanggal, maka kita tuliskan tanggal dimaksud; atau jika kita ingin tanggal yang tercetak itu adalah hari ini, maka kita nyatakan perintah \today.

Sekarang kita akan menyiapkan perintah untuk pengisian tabel penilaian. Untuk ini kita atur agar sesuai dengan keinginan kita (dalam Bahasa Indonesia). Saya letakkan tabel ini pada bagian atas halaman pertama dalam bentuk mendatar. Oleh karena itu perintah-perintah terkait berikut ini diawali oleh huruf "h" (dari kata horizontal). 
\pointpoints{bobot}{bobot}
\hqword{No. Soal}
\hpword{Bobot Soal}
\htword{Jumlah}
\hsword{Skor Maksimum}
Jika kita menginginkan bentuk tabel penilaian itu tegak, maka huruf "h" itu diganti oleh "v" (dari kata vertikal). 

Sekarang kita mengarah ke penyusunan butir soal (question). Dalam exam, soal-soal disusun dalam environment
\begin{questions}
...
\end{questions}
dan setiap soal diawali oleh perintah
\question[...]
Opsi dalam kurung siku itu diisi oleh bobot untuk soal tersebut, yang dalam exam diperlakukan sebagai \totalpoints. Kemudian, agar pada setiap butir soal ditunjukkan bobotnya, maka saya berikan perintah
\qformat{\bfseries Soal Nomor \thequestion\hspace{14cm} bobot = \totalpoints\hfill}

Terakhir, kita memasuki bagian utama dalam penskoran, yaitu jawaban atas soal beserta skor-skor untuk tiap tahap yang dinilai. Paket exam telah menyediakan environment untuk hal ini, yaitu
\begin{solution}
...
\end{solution}
Agar judulnya dalam Bahasa Indonesia, saya berikan perintah baru
\renewcommand{\solutiontitle}{\noindent\textbf{Jawaban:}\enspace}
Jawaban-jawaban ini dapat ditunjukkan dan dapat disembunyikan. Ini dikendalikan oleh perintah 
\printanswers
Untuk menyembunyikan jawaban, letakkan lambang "%" di kiri perintah itu, sehingga menjadi %printanswers.

Demikianlah, hal dasar dalam membuat dokumen pedoman penskoran dengan menggunakan paket dan kelas dokumen exam sudah dijelaskan seperlunya. Berikut ini pengkodean selengkapnya untuk uraian di atas beserta dokumen yang dihasilkannya. Contoh dokumen ini saya susun melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015 

\documentclass[a4paper,10pt]{exam}
%----------------paket utama
\usepackage[hmargin=1.5cm,top=2cm,bottom=2cm]{geometry}
\usepackage{XCharter,fourier}
\usepackage[indonesian]{babel}
\usepackage[T1]{fontenc}
\usepackage{amsmath}
\usepackage{adjustbox}
\usepackage[svgnames,dvipsnames,table]{xcolor}
%--------------------------
\usepackage[inline,shortlabels]{enumitem}
\usepackage{booktabs,array,multirow}

%----------------header dan footer
\pagestyle{headandfoot}
\firstpageheader{kiri-atas-1}{tengah-atas-1}{kanan-atas-1} % header untuk halaman pertama
\runningheader{kiri-atas-2dll}{tengah-atas-2dll}{kanan-atas-2dll} % header untuk halaman kedua dan seterusnya

\runningheadrule%garis pembatas header

\firstpagefooter{kiri-bawah-1}{tengah-bawah-1}{kanan-bawah-2} % footer untuk halaman pertama
\runningfooter{kiri-bawah-2dll}{tengah-bawah-2dll}{kanan-bawah-2dll} % footer untuk halaman kedua dan seterusnya

%----------------penerjemahan perintah
\pointpoints{bobot}{bobot}
\hqword{No. Soal}
\hpword{Bobot Soal}
\htword{Jumlah}
\hsword{Skor Maksimum}

\qformat{\bfseries Soal Nomor \thequestion\hspace{14cm} bobot = \totalpoints\hfill}
\renewcommand{\solutiontitle}{\noindent\textbf{Jawaban:}\enspace}
\printanswers % (atau [answers] pada opsi kelas dokumen) penyedia jawaban

\let\ds\displaystyle
\parindent0em

\begin{document}

\rule[2ex]{\textwidth}{1pt}%

\addpoints %perintah pembobotan dan penskoran
\begin{center}
\gradetable[h][questions]
\end{center}

\begin{questions}       % soal nomor 1
\question[15]
Jika $\ds x=\sqrt{3-\sqrt{5}}$ dan $\ds y=\sqrt{3+\sqrt{5}}$, berapakah nilai dari $\ds(x-y)^2+5xy$?
    \begin{solution}
\begin{align*}
\ds(x-y)^2+5xy &=\left(\sqrt{3-\sqrt{5}}-\sqrt{3+\sqrt{5}}\right)^2+5\sqrt{3-\sqrt{5}}\ \sqrt{3+\sqrt{5}}{\color{SteelBlue}\quad\cdots\cdots\cdots\quad 1}\\
&=\left(\sqrt{3-\sqrt{5}+3+\sqrt{5}-2\sqrt{\left(3-\sqrt{5}\right)\left(3+\sqrt{5}\right)}}\right)^2+5\sqrt{\left(3-\sqrt{5}\right)\left(3+\sqrt{5}\right)}{\color{SteelBlue}\quad\cdots\ 2}\\
&=\left(\sqrt{6-2\sqrt{9-5}}\right)^2+5\sqrt{9-5}{\color{SteelBlue}\quad\cdots\cdots\cdots\quad 2}\\
&=\left(\sqrt{6-2\sqrt{4}}\right)^2+5\sqrt{4}{\color{SteelBlue}\quad\cdots\cdots\cdots\quad 1}\\
&=\left(\sqrt{2}\right)^2+10{\color{SteelBlue}\quad\cdots\cdots\cdots\quad 1}\\
&=12{\color{SteelBlue}\quad\cdots\cdots\cdots\quad 1}
\end{align*}
\flushright \textbf{Skor maksimum = 8}
    \end{solution}
    
\question[10]       % soal nomor 2
Garis yang melalui titik ($a$, $b$) memotong tegak lurus garis $2x + 3y - 13 = 0$ di titik ($-b$, $a$). \\
Tentukan nilai dari $a+b$.
\begin{solution}
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}{0.425\textwidth}
\begin{description}
\item[Garis 1\hspace{5mm}] $y-b = m(x-a)${\color{SteelBlue}\qquad\ldots\quad 1}
\item[Garis 2\hspace{5mm}] $2x + 3y - 13 = 0${\color{SteelBlue}\qquad\ldots\quad 1}
\item[\hspace{1.6cm}] $\ds y = -\frac{2}{3}x+\frac{13}{3}${\color{SteelBlue}\qquad\ldots\quad 2}
\end{description}
Hubungan gradien kedua garis: 
\[-\frac{2}{3}m=-1{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 2}\]
\[m=\frac{3}{2}{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\]
Titik potong ($-b$, $a$), maka{\color{SteelBlue}\qquad\ldots\quad 1}
\end{minipage}}%
\hfill
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}{0.475\textwidth}
\begin{align*}
\textrm{Garis 1}\hspace{1cm} y-b &= m(x-a){\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
a-b &= \frac{3}{2}(-b-a){\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
2a-2b &= 3(-b-a){\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
2a-2b &= -3b-3a{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
b &= -5a{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
\textrm{Garis 2}\hspace{1.5cm} 2x + 3y - 13 &= 0{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
2(-b) + 3a - 13 &= 0{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
-2b + 3a - 13 &= 0{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
-2(-5a) + 3a - 13 &= 0{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
10a + 3a - 13 &= 0{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
13a - 13 &= 0{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
a &= 1{\color{SteelBlue}\qquad\cdots\quad 1}\\
\end{align*}
\end{minipage}}%

sehingga $b = -5(1)=-5)$. {\color{SteelBlue}\qquad\ldots\quad 2}\\
Jadi nilai dari $a+b=1+(-5)=-4$.{\color{SteelBlue}\qquad\ldots\quad 2}

\flushright \textbf{Skor maksimum = 14}
   \end{solution}

\question[10]       % soal nomor 3
Tentukan batas-batas nilai $m$ agar akar-akar persamaan kuadrat  $x^2 - mx - m + 3 = 0$ berbeda tanda. 
    \begin{solution}
\begin{align*}
\ds x_1x_2 &< 0{\color{SteelBlue}\quad\cdots\cdots\cdots\quad 1}\\
-m+3 &< 0{\color{SteelBlue}\quad\cdots\ 2}\\
-m &< -3{\color{SteelBlue}\quad\cdots\cdots\cdots\quad 1}\\
m &> 3{\color{SteelBlue}\quad\cdots\cdots\cdots\quad 1}
\end{align*}
\flushright \textbf{Skor maksimum = 5}
    \end{solution}   
    
\question[20]       % soal nomor 4
bla\ldots bla\ldots bla\ldots
    \begin{solution}
bla\ldots bla\ldots bla\ldots
\flushright \textbf{Skor maksimum = \ldots}
    \end{solution} 
    
\question[25]       % soal nomor 5
bla\ldots bla\ldots bla\ldots
    \begin{solution}
bla\ldots bla\ldots bla\ldots
\flushright \textbf{Skor maksimum = \ldots}
    \end{solution} 

\question[10]       % soal nomor 6
bla\ldots bla\ldots bla\ldots
    \begin{solution}
bla\ldots bla\ldots bla\ldots
\flushright \textbf{Skor maksimum = \ldots}
    \end{solution} 

\question[10]       % soal nomor 7
bla\ldots bla\ldots bla\ldots
    \begin{solution}
bla\ldots bla\ldots bla\ldots
\flushright \textbf{Skor maksimum = \ldots}
    \end{solution} 

\end{questions}

\end{document}




Sunday, February 22, 2015

Membuat Formulir

Saya dan Anda, tentu, sudah sekian kali mengisi formulir (seperti tampak pada gambar di samping ini) dalam berbagai urusan. Tetapi, saya yakin, kita lebih sering mengisinya dengan tulisan tangan, meskipun sesekali kita juga mengisinya secara digital dalam komputer. Lalu, pernahkah Anda membuat formulir yang dapat diisi (fillable form fields) secara digital? Dengan apa Anda membuatnya?

Nah, kali ini kita akan membuatnya dengan menggunakan $\small\LaTeX$. Sebagai contoh, saya buat formulir Validasi Data Penerima Tunjangan Profesi Guru Tahun 2015. Untuk keperluan ini, paket utama yang kita gunakan adalah hyperref. Penyusunan dokumen ini bermula dari tulisan Martin Thoma dan kemudian saya kembangkan sehingga menghasilkan contoh dokumen sebagaimana terlampir di bawah ini. Contoh dokumen tersebut saya upayakan agar tersusun semirip mungkin dengan "formulir asli"-nya (yang dibuat dan disebarkan dalam microsoft access). Memang ada dua hal teknis yang berbeda, yaitu peletakkan kotak centang (checkbox) dan pengaturan tombol TAMBAH DATA, HAPUS DATA, SIMPAN DATA, CETAK DATA, dan TUTUP FORMULIR. Untuk hal kedua, saya harus mempelajarinya lebih lanjut. Dokumen ini dapat terbuka dan dapat diisi sebagaimana mestinya ketika saya membukanya dalam Adobe Reader dan Nitro Pro 8. Cobalah untuk membukanya dengan penampil file PDF yang terpasang pada komputer Anda.

Formulir disusun di dalam environment berikut ini
\begin{Form}[...]
....
\end{Form}
Kita dapat menyertakan alamat email (bila perlu), untuk mengirimkan dokumen ini ke alamat tersebut, pada opsi (dalam kurung siku) environment tersebut.

Perintah-perintah utama dalam menyusun formulir ini adalah
\TextField     
\ChoiceMenu
\CheckBox
\Submit % untuk mengirimkan dokumen ini ke email tertentu yang disertakan dalam dokumen ini
\Reset
Perintah \TextField digunakan bila kolom isian harus diisi sendiri oleh orang yang mengisi formulir itu. Perhatikan contoh opsi untuk perintah ini 
\TextField[bordercolor=DarkSlateGray,combo,name=provinsi,width=5cm,charsize=9pt]{\mbox{}}
Yang harus diperhatikan dalam opsi tersebut adalah penamaan. Nama yang sama akan diperlakukan sama oleh perintah ini. (Dokumen formulir ini oleh paket hyperref disusun dalam kode javascript.)

Perintah \ChoiceMenu digunakan bila disediakan daftar pilihan untuk mengisi kolom isian. Perhatikan contoh opsi untuk perintah ini 
\ChoiceMenu[bordercolor=DarkSlateGray,combo,name=status,width=2cm,charsize=9pt,default={}]{\mbox{}}
{PNS, CPNS, BUKAN PNS}
Opsi default{PNS} berarti memunculkan isian "PNS" sebagai pilihan asal (semula).

Perintah \CheckBox untuk membuat kotak yang akan dicentang oleh orang yang mengisi formulir itu. $\small\LaTeX$ mengatur kotak ini di kanan dari teks yang diberikan. Perhatikan contoh opsi untuk perintah ini 
\CheckBox[bordercolor=DarkSlateGray,name=layak,charsize=10pt]{JANUARI}
Kotak akan muncul di sebelah kanan kata "JANUARI".

Perintah \Submit digunakan untuk mengirimkan dokumen ini ke email tertentu yang disertakan dalam opsi environment Form dalam dokumen ini. Perhatikan contoh opsi untuk perintah ini 
\Submit[bordercolor=DarkSlateGray]{Kirim}
Pada dokumen yang telah selesai disusun, bila tombol "Kirim" ditekan maka dokumen tersebut akan dikirim langsung ke alamat email yang disertakan.

Selanjutnya, pengkodean selengkapnya dan dokumen yang dihasilkannya dapat Anda pelajari di bawah ini. Dokumen ini saya susun melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015  



Sunday, August 3, 2014

Standar Guru di Inggris

Tulisan ini saya angkat sebagai bahan perbandingan, terutama untuk para guru di Indonesia. Sebelumnya saya sudah menuliskan tentang hal ini di sini. Kali ini saya menampilkannya dalam $\small\LaTeX$ dengan kelas dokumen Beamer.
Pada dokumen ini saya kembali menggunakan tema dan warna tema seperti yang telah saya terbitkan di sini. Unsur-unsur yang saya tambahkan adalah:
  • meletakkan gambar pada sudut kanan-bawah pada tiap frame (slide).
    \usepackage{mwe}
    \logo{\fbox{\includegraphics[width=1.5cm]{Pujakelana}}}
  • teks jajar kiri-kanan (justifying), kecuali dalam pengurutan (enumerate/itemize)
    \usepackage{ragged2e}
    \justifying
    \setlength{\parindent}{2em}
  • satu judul (frametitle) untuk beberapa frame
    \makeatletter
    \setbeamertemplate{frametitle continuation}{\gdef\beamer@frametitle{}}
    \makeatother
  • menggunakan font family Utopia untuk teks dan Computer Modern untuk modus Matematika. (Daftar nama font selengkapnya dapat Anda unduh di sini.)
    \renewcommand\rmdefault{put}
    \renewcommand\mathfamilydefault{cmr}
Selain itu, karena muatan teks yang agak panjang, sehubungan dengan urutan ketiga pada tambahan di atas, saya gunakan pilihan allowframebreaks
\begin{frame}[allowframebreaks]
\frametitle{............}
... teks ...
\end{frame}
dan pemisah frame
\framebreak
Dokumen di bawah ini saya susun melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX.
Demikian semoga tulisan ini bermanfaat, terutama, untuk rekan-rekan guru di Indonesia.

Adjie Gumarang Pujakelana 2014
\documentclass[compress,red]{beamer}
\mode {
\usetheme{Warsaw}
\usecolortheme{whale}
}
\usepackage[utf8]{inputenc}
\usepackage[T1]{fontenc}
\renewcommand\rmdefault{put}
\renewcommand\mathfamilydefault{cmr}
\usefonttheme{serif}

\usepackage{mwe}
\logo{\fbox{\includegraphics[width=1.5cm]{Pujakelana}}}

\usepackage{ragged2e}
\justifying
\setlength{\parindent}{2em}

\usepackage[indonesian]{babel}
\usepackage{graphicx} % untuk menyertakan gambar
\usepackage{booktabs} % untuk menggunakan \toprule, \midrule and \bottomrule pada tabel
\usepackage{pifont}

\makeatletter
\setbeamertemplate{frametitle continuation}{\gdef\beamer@frametitle{}}
\makeatother

%----------------------------------------------------------------------------------------
%   TITLE PAGE
%----------------------------------------------------------------------------------------

\title[Standar Guru]{Standar Guru di Inggris} % Judul singkat muncul di bagian bawah setiap slide, judul lengkap hanya pada halaman judul

\author{Sulaeman, S.Pd.} % Nama Anda
\institute[Sumbawa] 
{
SMK Negeri 2 Sumbawa Besar \\ 
\medskip
\textit{kalakaypalid@gmail.com} % Your email address
}
\date{\today} % Tanggal dapat diubah 

\begin{document}

\begin{frame}[plain,t]
\titlepage % Menampilkan halaman judul sebagai slide pertama
\end{frame}

\begin{frame}
\frametitle{Tinjauan} 
\tableofcontents % Daftar Isi yang menampilkan \section dan \subsection
\end{frame}

%----------------------------------------------------------------------------------------
%   SLIDE PRESENTASI
%----------------------------------------------------------------------------------------

%------------------------------------------------
\section{MUKADIMAH} 

\begin{frame}
\frametitle{Mukadimah}
Guru menjadikan pendidikan terhadap para siswanya sebagai perhatian utama, dan bertanggung jawab untuk mencapai standar setinggi mungkin dalam pekerjaan dan perilaku. Guru bertindak dengan kejujuran dan integritas, memiliki pengetahuan mata pelajaran yang kuat, mempertahankan pengetahuan dan keterampilan sebagai guru yang terbarukan (\emph{up-to-date}) dan kritis terhadap diri sendiri, menjalin hubungan profesional yang positif, dan bekerja dengan orang tua siswa demi kepentingan terbaik bagi siswa.
\end{frame}

\section{PENGAJARAN} 

\begin{frame}[allowframebreaks]
\frametitle{Pengajaran}
Seorang guru harus:
\begin{enumerate}
\item {\bfseries Menetapkan harapan tinggi yang menimbulkan inspirasi, motivasi dan tantangan terhadap siswa}
    \begin{itemize}
    \item Menciptakan lingkungan yang aman dan mendorong (\emph{stimulating}) bagi siswa, berakar pada saling menghormati
    \item Menetapkan tujuan yang luas dan menantang siswa dari semua latar belakang, kemampuan, dan kebiasaan
    \item Menunjukkan secara konsisten sikap positif, norma, dan perilaku yang diharapkan siswa
    \end{itemize}
\item {\bfseries Meningkatkan kemajuan dan hasil baik yang diper-

oleh siswa}
\begin{itemize}
    \item Bertanggung jawab terhadap pencapaian, kemajuan, 
    
    dan hasil siswa
    \item Menyadari kemampuan dan pengetahuan siswa sebelumnya, dan merencanakan pengajaran yang dibangun atas dasar hal tersebut
    \item Memandu siswa untuk menunjukkan kemajuan yang telah mereka buat dan kebutuhan mereka yang muncul
    \item Menunjukkan pengetahuan dan pemahaman tentang cara siswa belajar dan dampaknya terhadap pengajaran
    \item Mendorong siswa untuk memiliki sikap bertanggung jawab dan teliti dalam bekerja dan belajar
    \end{itemize}

\item {\bfseries Menunjukkan pengetahuan yang baik tentang mata pelajaran dan kurikulum}
\begin{itemize}
    \item Memiliki pengetahuan yang terjamin atas (satu atau beberapa) mata pelajaran yang relevan dan ruang 
    
    lingkup kurikulum, mengembangkan dan mempertahankan minat siswa terhadap mata 
    
    pelajaran, dan mengatasi kesalahpahaman siswa
    \framebreak
    \item Menunjukkan pemahaman kritis terhadap perkem-
    
    bangan mata pelajaran dan ruang lingkup kurikulum, 
    
    dan meningkatkan nilai prestasi akademik (\emph{scholarship})
    \item Menunjukkan pemahaman dan tanggung jawab dalam meningkatkan standar tinggi terhadap kecakapan menulis dan membaca (\emph{literacy}) , berbicara (\emph{articulacy}), dan penggunaan Bahasa Inggris baku yang benar, apa pun mata pelajaran spesialis guru
    \item Dalam pengajaran dasar membaca, menunjukkan pemahaman yang jelas terhadap sistematik, sintetik, fonetik
    \item Dalam pengajaran dasar matematika, menunjukkan pemahaman yang jelas terhadap strategi pengajaran 
    
    yang sesuai
    \end{itemize}
    
\item {\bfseries Merencanakan dan mengajarkan pelajaran dengan terstruktur secara benar}
\begin{itemize}
    \item Menanamkan pengetahuan dan mengembangkan pemahaman dengan menggunakan jam pelajaran 
    
    yang efektif
    \item Meningkatkan minat belajar dan keingintahuan intelektual siswa
    \item Mengatur pekerjaan rumah dan rencana kegiatan luar-kelas lainnya untuk menggabungkan dan memperluas pengetahuan dan pemahaman yang telah diperoleh siswa
    \item Menunjukkan secara sistematis keefektifan pelajaran 
    
    dan pendekatan pengajaran
    \item Mendukung dalam perancangan dan penyediaan kurikulum yang menarik dalam lingkup (satu atau beberapa) mata pelajaran terkait
    \end{itemize}
\item {\bfseries Menyesuaikan pengajaran untuk menanggapi (\emph{respond}) kekuatan dan kebutuhan semua siswa}
\begin{itemize}
    \item Mengetahui kapan dan cara membedakan dengan 
    
    tepat, penggunaan pendekatan yang memungkinkan siswa diajari secara efektif
    \item Memiliki pemahaman yang terjamin tentang cara berbagai faktor dapat menghambat kemampuan 
    
    belajar siswa dan cara terbaik untuk mengatasinya
    \item Menunjukkan kesadaran terhadap perkembangan fisik, sosial, dan intelektual siswa, dan mengetahui cara menyesuaikan pengajaran untuk mendukung pendi-
    
    dikan siswa pada tahap perkembangan yang berbeda
    \item Memiliki pemahaman yang jelas tentang kebutuhan semua siswa, termasuk mereka yang memerlukan pendidikan khusus, yang berkemampuan tinggi, 
    
    yang berbahasa Inggris sebagai bahasa asing, yang
    
    cacat, dan dapat menggunakan dan menilai pende-
    
    katan pengajaran khusus yang dilakukan dan men-
    
    dukung mereka
    \end{itemize}

\item {\bfseries Memanfaatkan penilaian secara akurat dan produktif}
\begin{itemize}
    \item Mengetahui dan memahami cara melakukan 
    
    penilaian dalam mata pelajaran dan ruang lingkup kurikulum yang terkait, termasuk kaidah penilaian 
    
    yang disyaratkan
    \item Menggunakan penilaian formatif dan sumatif untuk menjamin kemajuan siswa
    \item Menggunakan data terkait untuk memantau kemajuan, menetapkan tujuan, dan rencana pelajaran selanjutnya
    \item Memberikan umpan balik terhadap siswa secara teratur, baik secara lisan mau pun melalui perbaikan yang tepat, dan mendorong siswa untuk menanggapi umpan balik tersebut
    \end{itemize}

\item {\bfseries Mengendalikan perilaku efektif untuk memastikan lingkungan belajar yang baik dan aman}
\begin{itemize}
    \item Memiliki aturan dan rutinitas yang jelas untuk perilaku di kelas dan bertanggung jawab untuk meningkatkan perilaku yang baik dan sopan baik di kelas maupun di lingkungan sekolah, sesuai dengan kebijakan perilaku di sekolah
    \item Memiliki harapan yang tinggi atas perilaku dan menetapkan kerangka kerja untuk kedisiplinan
    
    dengan berbagai strategi, menggunakan pujian,
    
    sanksi, dan penghargaan secara konsisten dan adil
    \item Mengelola kelas secara efektif, dengan menggunakan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan siswa dengan melibatkan dan memotivasi mereka
    \item Menjaga hubungan baik dengan siswa, melaksanakan kewenangan yang sesuai, dan bertindak tegas bila diperlukan
    \end{itemize}

\item {\bfseries Memenuhi tanggung jawab profesional yang lebih luas}
\begin{itemize}
    \item Memberikan dukungan positif yang lebih luas terhadap kehidupan dan etos sekolah
    \item Mengembangkan hubungan profesional yang efektif dengan rekan kerja, mengetahui cara dan kapan
    
    harus mendayagunakan nasihat dan dukungan ahli
    \item Mengerahkan berbagai pendukung secara efektif
    \item Bertanggung jawab dalam meningkatkan pengajaran melalui pengembangan profesional yang sesuai, menanggapi saran dan masukan dari rekan kerja
    \item Berkomunikasi secara efektif dengan orang tua siswa berkaitan dengan prestasi dan kesejahteraan siswa
    \end{itemize}
\end{enumerate}
\end{frame}

%------------------------------------------------
\section{PERILAKU PRIBADI DAN PROFESIONAL}
\begin{frame}[allowframebreaks]
\frametitle{Perilaku Pribadi dan Profesional}
Seorang guru diharapkan untuk menunjukkan secara konsisten standar tinggi atas perilaku pribadi dan profesional. Pernyataan berikut mendefinisikan perilaku dan sikap yang menetapkan standar yang disyaratkan atas perilaku selama menjalani karier guru.
\setbeamertemplate{itemize items}[square]
\begin{itemize}
    \item {\bfseries Guru menjunjung kepercayaan masyarakat atas profesinya dan mempertahankan standar tinggi etika dan perilaku, di dalam dan di luar sekolah}, dengan:
    {\setbeamertemplate{itemize items}[ball]
    \begin{itemize}
    \item Memperlakukan siswa secara bermartabat, membangun hubungan yang berakar pada saling menghormati, dan setiap saat mengamati batas-batas yang tepat sesuai dengan posisi profesional guru
    \item Memperhatikan perlindungan yang dibutuhkan ter-
    
    hadap kesejahteraan siswa, sesuai dengan ketentuan peraturan
    \item Menunjukkan toleransi dan penghormatan terhadap hak-hak orang lain
    \item Tidak merusak norma-norma dasar bangsa Inggris, termasuk demokrasi, aturan hukum, kebebasan individu, dan saling menghormati dan bertoleransi terhadap orang-orang dengan berbagai agama dan keyakinan
    \item Memastikan bahwa keyakinan pribadi tidak dinyatakan dalam cara yang memanfaatkan kerentanan siswa atau mungkin membawa mereka untuk melanggar hukum
    \end{itemize}
    }
    \item Guru harus berpenampilan layak dan profesional terhadap etos, kebijakan, dan tradisi sekolah tempatnya mengajar dan menjaga standar tinggi dalam 
    
    kehadiran dan ketepatan waktu
    \item Guru harus memiliki pemahaman dan selalu bertin-
    
    dak dalam, kerangka peraturan yang mengatur tugas
    
    dan tanggung jawab profesionalnya
    \end{itemize}
\end{frame}

%------------------------------------------------

\begin{frame}
\frametitle{Daftar Pustaka}
\footnotesize{
\begin{thebibliography}{99} % Beamer does not support BibTeX so references must be inserted manually as below
\bibitem[GOV.UK]{a} Department for Education. 2013.
\newblock \emph{Teachers' standards},
\newblock \url{https://www.gov.uk/government/publications/teachers-standards}. (Diakses 27 Februari 2013)
\end{thebibliography}
}
\end{frame}

%------------------------------------------------

\begin{frame}
\Huge{\centerline{Selesai}}
\end{frame}

%----------------------------------------------------------------------------------------

\end{document} 





Sunday, July 20, 2014

Pedoman Penskoran

Ini merupakan salah satu tugas guru dalam sistem pembelajaran di sekolah. Secara konsep, Bapak dan Ibu guru tentu sudah mafhum tentang hal ini. Dalam tulisan ini akan ditunjukkan teknis penulisannya dengan menggunakan $\small\LaTeX$.

Berkenaan dengan tulisan sebelumnya tentang teknis penulisan naskah soal, Anda dapat menggunakan kelas dokumen exam untuk keperluan ini. Anda dapat mempelajari selengkapnya tentang kelas ini pada dokumentasinya yang dapat Anda unduh di sini.

Hal dasar yang perlu diperhatikan dalam penggunaan kelas ini untuk keperluan menjawab soal adalah menyertakan opsi answers pada kelas dokumen:
\documentclass[answers,a4paper]{exam}
sedangkan untuk kerapian tampilan tulisan pada tiap halaman dapat diatasi dengan mengatur margin pada paket geometry:
\usepackage[margin=2cm,bmargin=1.5cm]{geometry}
Dalam contoh dokumen ini saya juga memperkenalkan salah satu jenis huruf, yaitu Bembo. Keterangan lainnya yang diperlukan dalam penyusunan dokumen ini disertakan dalam komentar pada tiap baris yang bersesuaian.

Contoh dokumen ini saya susun melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX.
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2014




Thursday, March 13, 2014

UKG: Kompetensi Keguruan dan Kependidikan

Subjek belajar (siswa/murid) membawakan kompleksitas tersendiri atas pekerjaan yang dihadapi guru, karena cakupan dalam pembelajaran meliputi aspek-aspek pengetahuan, sikap (karakter), dan keterampilan secara terpadu. Adakah profesi lain yang mengemban tugas semacam ini?

Oleh karena itu selayaknya guru memahami dan menerapkan ilmu keguruan (pedagogik) dan kependidikan secara tepat agar tercapai tujuan pembelajaran dan hasil belajar siswa yang optimal. Selain itu, secara keprofesian, guru dipandu pula oleh Kode Etik Guru.

Benarkah guru telah memahami dan menerapkan ilmu keguruan (pedagogik) dan kependidikan? Inilah yang diuji dalam Uji Kompetensi Guru (UKG).
Sebagai bahan pelatihan untuk menghadapi ujian dalam kompetensi ini, di bawah ini saya tampilkan contoh naskah soal yang saya miliki.

Dokumen ini saya susun melalui writeLaTeX. Tentang klas dokumen, paket-paket, environment, pewarnaan, dll. yang digunakan dalam dokumen ini dapat Anda selengkapnya pada pengkodeannya.

Demikian semoga bermanfaat!

Adjie Gumarang Pujakelana 2014


\documentclass[fleqn,11pt,a4]{article}
\usepackage[left=1in, right=0.5in, top=0.7in, bottom=0.7in]{geometry}
\title{Soal UKG2}
\usepackage{PTSerifCaption} 
\usepackage[T1]{fontenc}
\usepackage[tikz]{bclogo}
\usepackage{mathexam}

\usepackage{xcolor}

\usepackage[inline,shortlabels]{enumitem}
\usepackage{tabu}

\usepackage[colorlinks = true,
            linkcolor = RoyalBlue,
            urlcolor  = RoyalBlue,
            citecolor = wine-stain,
            anchorcolor = wine-stain]{hyperref}

\newcounter{exa}[section]
\renewcommand\theexa{\arabic{exa}}
\definecolor{bgblue}{RGB}{245,243,253}
\definecolor{RoyalBlue}{cmyk}{1, 0.50, 0, 0}
\definecolor{wine-stain}{rgb}{0.5,0,0}
\definecolor{Teal}{RGB}{0 128 128}
\definecolor{biru}{cmyk}{1,.60,0,.40}
\newlength\mylen% to hols the width of the title

\ExamClass{\color{biru}Bank Soal}
\ExamName{\color{biru}Uji Kompetensi Guru}
\ExamHead{\color{biru}Keguruan dan Kependidikan}

\let\ds\displaystyle
\renewcommand\thesection{\Alph{section}.}


\usepackage{titlesec}
\usepackage{tikz}\usetikzlibrary{shapes.misc}
\newcommand\titlebar{%
\tikz[baseline,trim left=3.1cm,trim right=3cm] {
    \fill [Teal!25] (2.5cm,-1ex) rectangle (\textwidth+3.1cm,2.5ex);
    \node [
        fill=Teal!60!white,
        anchor= base east,
        rounded rectangle,
        minimum height=3.5ex] at (3cm,0) {
        \textbf{\Alph{section}}
    };
}%
}
\titleformat{\section}{\large}{\titlebar}{0.1cm}{}
\renewcommand\figurename{Gambar}


\begin{document}
\begin{center}
\Large\bfseries\color{biru}{PENGELOLAAN PEMBELAJARAN DAN WAWASAN KEPENDIDIKAN}
\end{center}
\renewcommand\bcStyleTitre[1]{\large\bfseries\textcolor{biru}{#1}}
\begin{bclogo}[couleurBarre=red, arrondi =0, logo=\bclampe, barre=none,noborder=true,couleur=bgblue]{Petunjuk Mengerjakan Soal}
\vspace{3pt}
\begin{enumerate}
\item Soal tes ini terdiri atas {\bfseries 70 butir soal pilihan ganda}, Saudara diberikan waktu {\bfseries 120 menit} untuk mengerjakan keseluruhan soal; 
\item Bacalah soal tes dengan cermat dan kerjakan soal mulai dari yang Saudara anggap paling mudah; 
\item Kerjakan soal dalam lembar jawaban komputer yang telah disediakan dan perhatikan petunjuk pengisiannya;
\item Apabila waktu memungkinkan, periksalah kembali kelengkapan dan kebenaran jawaban Saudara sebelum dikumpulkan;
\item Apabila telah selesai, kumpulkan lembar jawaban beserta soal tesnya.\\ Peserta {\bfseries tidak diperkenankan} membawa pulang soal tes;
\item {\bfseries Tidak diperkenankan} mencoret-coret naskah soal tes maupun lembar jawabannya;
\item {\bfseries Tidak diperkenankan} melakukan diskusi atau kerjasama dengan peserta tes yang lain selama pelaksanaan tes berlangsung;
\end{enumerate}
\end{bclogo}

\section{Kompetensi Pengelolaan Pembelajaran}
\begin{enumerate}
\item Perumusan  tujuan pembelajaran harus sesuai dengan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item tingkat kecerdasan siswa yang menjadi subjek belajar  
   \item media pembelajaran yang tersedia
   \item tujuan mengajar guru
   \item jenis bahan ajar yang disediakan
   \item kompetensi yang ingin dicapai
   \end{enumerate}
\item Tujuan pembelajaran khusus harus memiliki sifat ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item efisien
   \item efektif
   \item valid
   \item reliabel
   \item terukur
   \end{enumerate}
\item Materi yang diajarkan harus dianalisis dengan memperhatikan  mata pelajaran lain agar ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item tidak saling tumpang tindih
   \item tidak terjadi pengulangan
   \item siswa memahami kaitannya dengan pelajaran lain
   \item siswa mudah untuk menerima materi
   \item jangan sampai membosankan siswa dalam menerima pelajaran
   \end{enumerate}
\item Kebutuhan fasilitas pembelajaran dan media dapat diketahui apabila kita melakukan kegiatan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item analisis kurikulum
   \item analisis tujuan
   \item analisis soal
   \item penulisan bahan ajar
   \item penulisan soal
   \end{enumerate}
\item Materi yang dipilih dalam proses pembelajaran harus sesuai dengan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item tingkat kecerdasan siswa
   \item tingkat kesulitan soal yang akan digunakan
   \item kompetensi yang menjadi acuan pembelajaran
   \item bahan ajar yang telah disediakan
   \item rencana mengajar guru
   \end{enumerate}
\item Urutan pemberian materi pembelajaran harus disesuaikan dengan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item tingkat pemahaman siswa
   \item tujuan pembelajaran
   \item waktu yang tersedia
   \item pemahaman guru
   \item metode pembelajaran
   \end{enumerate}
\item Dalam kegiatan pembelajaran, metode yang digunakan harus sesuai dengan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item materi pelajaran, kompetensi dan tujuan 
   \item kompetensi, karakteristik
   \item tujuan pembelajaran, kompetensi
   \item karakteristik siswa, kompetensi dan materi
   \item semua jawaban benar   
   \end{enumerate}
\item Tujuan pemilihan metode yang sesuai adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item agar kompetensi dapat tercapai
   \item agar waktu yang digunakan dapat efektif
   \item memudahkan menentukan alat peraga
   \item memudahkan guru dalam mengajar
   \item memudahkan materi diserap oleh siswa   
   \end{enumerate}   
\item Jika materi yang akan dipelajari siswa bukan sekedar informasi tetapi untuk dipahami sehingga penalaran siswa berkembang maka metode pembelajaran yang paling tepat adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item ceramah
   \item demonstrasi
   \item drill
   \item diskusi
   \item permainan   
   \end{enumerate}   
\item Jika metode pembelajaran berikut ini dilakukan untuk materi yang sama, manakah yang menyita waktu paling banyak?
   \begin{enumerate}[a.]
   \item ceramah
   \item demonstrasi
   \item ekspositori
   \item diskusi
   \item drill   
   \end{enumerate}   
\item Penentuan strategi pembelajaran harus disesuaikan dengan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item materi pembelajaran
   \item karakteristik siswa
   \item jumlah siswa
   \item keinginan peserta didik
   \item kompetensi yang akan dicapai   
   \end{enumerate}
\item Penentuan media pembelajaran yang digunakan harus sesuai dengan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item materi pembelajaran
   \item karakteristik siswa
   \item lingkungan sekolah
   \item tujuan pembelajaran
   \item kompetensi siswa   
   \end{enumerate}   
\item Yang \underline{bukan} merupakan fungsi media pembelajaran adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item untuk membantu proses pemahaman
   \item untuk memperjelas materi pembelajaran
   \item untuk membantu daya ingat siswa
   \item untuk meningkatkan minat siswa
   \item untuk menaikkan nilai siswa   
   \end{enumerate}   
\item Media pembelajaran digunakan untuk ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item mendukung pencapaian kompetensi
   \item memacu siswa untuk belajar
   \item memudahkan guru untuk menyampaikan materi
   \item memudahkan siswa menerima materi yang diajarkan
   \item mempermudah interaksi antara guru dan murid   
   \end{enumerate}   
\item Penyesuaian alokasi waktu kegiatan pembelajaran dilakukan  dengan cara memperhatikan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item kedalaman dan keluasan materi
   \item jumlah murid
   \item tujuan pembelajaran
   \item metode yang digunakan
   \item media pembelajarannya   
   \end{enumerate}   
\item Penjelasan tujuan pembelajaran dan hubungannya dengan kejadian sehari-hari sering dilakukan pada saat ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item melakukan penilaian
   \item melakukan tanya jawab
   \item membuka pelajaran
   \item mengulang materi yang belum dikuasai siswa
   \item memotivasi siswa   
   \end{enumerate}   
\item Pelaksanaan tutorial dalam proses pembelajaran bertujuan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item supaya guru lebih mudah mengawasi dan siswa merasa diawasi
   \item supaya siswa lebih berdisiplin dalam belajar
   \item supaya guru dapat membantu kesulitan belajar tiap siswa
   \item supaya siswa merasa lebih dekat dengan guru
   \item supaya siswa lebih termotivasi dalam pembelajaran   
   \end{enumerate}    
\item Tujuan pengelolaan kelas dalam pembelajaran adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item menyesuaikan dengan materi yang akan diajarkan
   \item menunjang keaktifan dan keoptimalan belajar peserta didik
   \item menyesuaikan  dengan jumlah siswa tiap-tiap kelas
   \item menyesuaikan dengan kondisi  ruangan yang ada
   \item menunjang efektifitas penggunaan metode dan media  
   \end{enumerate}    
\item Tujuan pengelompokan dalam pengelolaan organisasi kelas adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item memudahkan guru untuk memberikan materi
   \item memudahkan dalam hal memberikan penilaian
   \item memudahkan guru memberikan soal
   \item memudahkan menentukan tempat duduk siswa
   \item memudahkan guru untuk memberikan pengayaan   
   \end{enumerate}    
\item Apersepsi yang  baik adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item disesuaikan dengan materi pelajaran
   \item disesuaikan dengan minat siswa
   \item mempertimbangkan kondisi belajar siswa
   \item memberikan pertanyaan
   \item langsung menyampaikan materi   
   \end{enumerate}    
\item Pembelajaran harus disimpulkan sesuai dengan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item bahan ajar yang sudah diajarkan
   \item materi pokok
   \item kompetensi dasar
   \item tujuan pembelajaran
   \item temuan guru   
   \end{enumerate}    
\item Manfaat umpan balik  dalam pembelajaran adalah untuk ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item memotivasi siswa
   \item evaluasi belajar
   \item merangsang siswa untuk bertanya
   \item melatih diskusi
   \item merencanakan materi yang akan diajar   
   \end{enumerate}      
\item Penggunaan waktu efektif jika sesuai dengan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item skenario pembelajaran dan proporsi uraian materi 
   \item skenario pelajaran yang dipersiapkan
   \item variasi kegiatan pembelajaran
   \item kondisi kelas tempat saudara mengajar
   \item kemampuan peserta didik   
   \end{enumerate}      
\item Pada akhir pemberian materi sebaiknya guru harus ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item mengadakan evaluasi 
   \item memberikan penugasan
   \item memberikan tes
   \item mengadakan tanya jawab
   \item menyimpulkan materi pembelajaran   
   \end{enumerate}      
\item Interaksi yang baik pada kegiatan pembelajaran adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item komunikatif
   \item dua arah antara guru dan murid
   \item mudah dipahami
   \item dua arah antara murid dan murid
   \item berkesinambungan dan menyeluruh   
   \end{enumerate}   
\item Kegiatan menghukum (\emph{punishment}) yang bersifat positif adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item melarang masuk kelas
   \item meminta berdiri di depas kelas
   \item meminta lari mengelilingi lapangan bola
   \item menjemur anak  diterik  matahari
   \item mencari bahan pelajaran di perpustakaan   
   \end{enumerate}    
\item Memotivasi anak untuk bertanya dapat dilakukan  dengan beberapa cara \underline{kecuali} ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item menciptakan kemampuan bertanya dengan permainan (\emph{games})
   \item menugaskan/mewajibkan anak untuk bertanya
   \item tanya-jawab  dengan temannya
   \item memberikan kesempatan berdiskusi dengan temannya
   \item diberikan materi yang sulit   
   \end{enumerate}    
\item Apabila seorang siswa menanyakan tentang sesuatu hal, yang dilakukan oleh guru pertama kali adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item langsung memberikan jawaban secara jelas dan lengkap
   \item menanyakan kembali maksud pertanyaannya
   \item menanyakan kepada siswa mengapa menanyakan seperti itu
   \item memberikan jawaban sepotong-sepotong
   \item menanyakan jawabannya kepada siswa lain   
   \end{enumerate}    
\item Seringkali guru tidak sadar bahwa waktu pembelajaran telah habis, bila terjadi demikian yang harus dilakukan guru adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item segera menutup pelajaran dan memberi salam
   \item minta maaf kepada siswa bahwa ternyata waktunya habis
   \item menyimpulkan pelajaran dan menutupnya
   \item tetap melanjutkan sampai guru lain datang
   \item meminta tambahan waktu kepada guru lain yang akan mengganti   
   \end{enumerate}    
\item Penilaian dalam kegiatan belajar terhadap peserta didik adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item penentu kemampuan anak
   \item penentu kelulusan anak
   \item informasi tentang kebutuhan peserta didik
   \item wahana menilai keberadaan  sarana kelas
   \item keberhasilan pembelajaran   
   \end{enumerate}    
\item Teknik penilaian ditentukan berdasarkan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item jenis soal
   \item banyak soal
   \item jawaban yang dibuat siswa
   \item kunci jawaban
   \item tingkat kemampuan siswa   
   \end{enumerate}    
\item Sistem penilaian yang tepat digunakan proses pembelajaran berbasis kompetensi adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item penilaian acuan patokan
   \item penilaian acuan norma
   \item penilaian acuan kelas
   \item penilaian acuan kurikulum
   \item penilaian acuan bahan ajar   
   \end{enumerate}      
\item Pemeriksaan hasil jawaban siswa diperiksa mengacu pada ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item kunci jawaban dan aspek yang dinilai
   \item kriteria yang dibuat
   \item analisis guru
   \item rapat guru
   \item penggolongan soal   
   \end{enumerate}      
\item Tingkat kesukaran dalam penyusunan soal digunakan untuk ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item mengetahui prosentase jumlah siswa yang menjawab benar
   \item mengetahui perbedaan tingkat  kesukarannya
   \item menghasilkan jawaban berbeda-beda
   \item menghasilkan bentuk soal yang bervariasi
   \item menghasilkan  soal yang valid   
   \end{enumerate}      
\item Daya pembeda dalam penyusunan soal bertujuan untuk ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item menggolongkan kemampuan  siswa 
   \item melihat perbedaan soal
   \item memberikan soal berbeda pada tiap kelompok
   \item memudahkan guru memilih soal
   \item membuat soal pilihan ganda   
   \end{enumerate}      
\item Analisis soal dilakukan  berdasarkan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item hasil jawaban
   \item jawaban yang salah
   \item jawaban yang benar
   \item hasil penilaian
   \item jenis kesulitan   
   \end{enumerate}      
\item Kesimpulan dari hasil penilaian harus dibuat dengan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item jelas dan logis
   \item urutan materi yang diajarkan
   \item sistematis
   \item sesuai dengan kompetensi yang diajarkan
   \item tujuan yang akan dicapai   
   \end{enumerate}   
\item Program tindak lanjut yang dapat dilakukan untuk mengetahui kemampuan anak secara umum adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item mengklasifikasi tingkat kemampuan  anak  secara klasikal
   \item melihat  kemampuan anak  sesuai dengan indikator penilaian
   \item melakukan remedial bagi anak yang kurang
   \item menentukan kenaikan kelas
   \item mengadakan pelajaran tambahan   
   \end{enumerate}   
\item Dalam melaksanakan program tindak lanjut hasil penilaian, acuan yang digunakan adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item penguasaan kompetensi yang seharusnya dimiliki siswa
   \item indikator/kriteria unjuk kerja yang belum dikuasai
   \item soal yang belum terjawab
   \item keseluruhan soal tes
   \item bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran   
   \end{enumerate}      
\item Tindak lanjut hasil penilaian yang secara nyata harus dilakukan dalam pembelajaran berbasis kompetensi adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item melanjutkan proses pembelajaran sesuai materi yang direncanakan
   \item melakukan perbaikan bahan ajar yang sebelumnya diberikan kepada siswa
   \item melakukan pembelajaran remedial terhadap materi yang belum dikuasai
   \item menanyakan kepada siswa tentang kesulitan belajar yang dihadapi
   \item menyempurnakan materi kurikulum yang telah diajarkan sebelumnya   
   \end{enumerate}    
\end{enumerate}  

\section{Kompetensi Wawasan Kepedidikan}
   
\begin{enumerate}[resume]   
\item Visi makro pendidikan nasional adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item terwujudnya masyarakat adil dan sejahtera melalui sistem pendidikan nasional yang selalu berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat
   \item terwujudnya masyarakat yang adil dan beradab dengan tatanan kehidupan yang sesuai dengan amanat proklamasi NKRI melalui proses pendidikan
   \item terwujudnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur berdasarkan Pancasila  melalui proses pendidikan sesuai dengan amanat proklamasi NKRI
   \item terwujudnya Indonesia baru melalui sistem pendidikan yang melibatkan seluruh komponen masyarakat sehingga terbentuk masyarakat yang adil dan makmur
   \item terwujudnya masyarakat madani sebagai bangsa dan masyarakat Indonesia baru dengan tatanan kehidupan yang sesuai dengan amanat proklamasi NKRI melalui proses pendidikan   
   \end{enumerate}      
\item Terwujudnya individu manusia baru yang memiliki sikap dan wawasan keimanan dan akhlak tinggi, kemerdekaan dan demokrasi, toleransi dan menjunjung hak asasi manusia, saling pengertian dan berwawasan global, hal ini merupakan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item tujuan umum pendidikan nasional
   \item tujuan pembelajaran di sekolah
   \item visi mikro pendidikan nasional
   \item visi makro sekolah
   \item tujuan pendidikan yang dikehendaki masyarakat   
   \end{enumerate}      
\item Misi makro pendidikan nasional jangka panjang adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item menuju masyarakat yang adil dan beradab
   \item terwujudnya masyarakat yang makmur
   \item terwujudnya Indonesia yang damai dan sejahtera
   \item menuju masyarakat madani
   \item mewujudkan manusia yang berbudi luhur   
   \end{enumerate}      
\item Misi mikro pendidikan nasional jangka pendek adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item mewujudkan tamatan yang memiliki ilmu dan kompetensi
   \item mewujudkan Indonesia yang memiliki paradigma baru
   \item menghasilkan tamatan yang berbudi pekerti luhur
   \item menghasilkan manusia yang cerdas, berakhlak tinggi dan berbudi luhur
   \item menghasilkan manusia Indonesia yang mampu mengatasi krisis   
   \end{enumerate}    
\item Pendidikan pada dasarnya dapat diartikan sebagai ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item proses pergaulan antara dua anak atau lebih sehingga terjadi pertukaran informasi antara satu anak dengan yang lainnya 
   \item proses pergaulan antara orang dewasa dan orang belum dewasa
   \item proses pendewasaan melalui pergaulan atau kontak langsung antara orang dewasa dan anak yang belum dewasa
   \item proses pendewasaan anak yang berlangsung tanpa diarahkan orang dewasa sehingga berjalan sesuai dengan suasana alami
   \item upaya agar dapat mengetahui sesuatu   
   \end{enumerate}    
\item Manakah yang berkaitan dengan makna proses pendidikan?
   \begin{enumerate}[a.]
   \item Berlangsung di mana saja tanpa usaha sadar dari orang dewasa sehingga anak dapat berkembang sesuai dengan kodratnya.
   \item Merupakan usaha sadar dari orang dewasa untuk mengarahkan anak sesuai dengan yang diharapkan.
   \item Harus selalu berlangsung di lingkungan sekolah dengan kehadiran guru sehingga dapat dikendalikan setiap saat.
   \item Berlangsung di rumah walaupun tanpa kehadiran orang tua.
   \item Belajar secara terus menerus untuk memahami sesuatu.   
   \end{enumerate}    
\item Pembelajaran dan pendidikan pada hakekatnya ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item memiliki kesamaan makna yang sangat positif karena pembelajaran berlangsung di dalam kelas saja sedangkan pendidikan bisa berlangsung di rumah, di sekolah, di masyarakat walaupun tanpa kehadiran guru
   \item berbeda dalam hal keluasan makna dan ruang lingkupnya karena pembelajaran berlangsung di dalam kelas saja sedangkan pendidikan bisa berlangsung di rumah, di sekolah, di masyarakat walaupun tanpa kehadiran guru
   \item berbeda dalam hal bahwa pembelajaran merupakan bagian dari proses pendidikan sehingga pembelajaran hanya arti sempit dari proses pendidikan
   \item berbeda dalam hal bahwa pembelajaran terbatas pada upaya penguasaan suatu pengetahuan atau keterampilan, sedangkan pendidikan lebih luas maknanya termasuk pembentukan sikap dan watak
   \item sama dalam hal proses maupun tujuan yaitu supaya manusia mengetahui sesuatu dari sebelumnya tidak mengetahui   
   \end{enumerate}    
\item Dalam pendidikan, guru berperan  aktif untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi murid. Pengalaman ini diupayakan melalui penciptaan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item suasana-suasana pedagogis
   \item pergaulan yang memungkinkan tumbuhnya simpati dan pengertian
   \item suasana sakral dan khusuk yang mencegah siswa dari kemungkinan bercanda
   \item kewibawaan penuh agar siswa selalu mengikuti apa yang dikatakan guru
   \item lingkungan yang menyenangkan   
   \end{enumerate}    
\item Menurut lingkungannya, pendidikan berlangsung dalam minimal tiga lingkungan, \underline{kecuali} ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item lingkungan keluarga
   \item lingkungan sekolah
   \item lingkungan masyarakat
   \item lingkungan sosial-formal
   \item lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat   
   \end{enumerate}    
\item Dalam dokumen UNESCO tahun 1999, dinyatakan ada 4 pilar pendidikan yang harus diupayakan dalam proses pembelajaran, \underline{kecuali} ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item \emph{learning to know}
   \item \emph{learning to do}
   \item \emph{learning to be}
   \item \emph{learning to live together}
   \item \emph{learning to get the job}   
   \end{enumerate} 
\item Yang dimaksud dengan kapabilitas (\emph{capability}) menurut Robert M. Gagne adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item penampilan-penampilan yang dapat diamati sebagai hasil belajar
   \item kemampuan dalam memecahkan masalah dengan pikiran yang sehat
   \item gabungan dari pengetahuan dan keterampilan dalam bekerja
   \item kemampuan yang tersusun secara terstruktur
   \item sikap kerja yang diwujudkan dalam kompetensi belajar   
   \end{enumerate}    
\item Menurut Piaget, proses pembelajaran terjadi ketika informasi baru bercampur dan berinteraksi dengan informasi lama sehingga memberikan makna kepada anak. Proses demikian oleh Piaget disebut proses ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item akomodasi
   \item asimilasi
   \item equilibrium
   \item schemata
   \item komunikasi   
   \end{enumerate}    
\item Sedangkan bagi Vygotsky, proses belajar lebih merupakan interaksi sosial di mana ditekankan sekali adanya proses interaksi antara murid dengan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item murid lainnya atau dengan gurunya
   \item lingkungan sekitarnya
   \item materi pelajaran
   \item alat bantu pelajaran
   \item bahan ajar   
   \end{enumerate}    
\item Guru adalah peranan yang dapat dihilangkan dalam proses pendidikan mutakhir sekarang ini, pendapat demikian dikemukakan oleh ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item Vygotsky
   \item Piaget
   \item Ivan Illich
   \item Paulo Freire
   \item Torndhike   
   \end{enumerate}    
\item Dalam proses pembelajaran berbasis kompetensi peran guru adalah sebagai ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item instruktur dan komunikator
   \item instruktur, fasilitator, dan pembentuk mekanisme pembelajaran
   \item fasilitator, komunikator, dan sekaligus sebagai instruktur
   \item tutor, fasilitator, dan assessor
   \item instruktur dan assessor   
   \end{enumerate}    
\item Pendekatan pengajaran merupakan orientasi tujuan yang ditetapkan oleh guru, dengan berpedoman pada apa yang diyakininya  (nilai rujukan) dikaitkan dengan ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item arti dan fungsi pendidikan
   \item arti dan fungsi kurikulum
   \item arti dan fungsi guru
   \item arti dan fungsi pengalaman pembelajaran yang dialami siswa
   \item arti dan fungsi siswa   
   \end{enumerate} 
\item Ketika guru hendak menyajikan suatu bahan pelajaran, maka untuk meningkatkan efektivitasnya, guru perlu memilih secara tepat apa yang disebut ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item metode pengajaran
   \item strategi pengajaran
   \item pendekatan pengajaran
   \item gaya pengajaran
   \item model belajar   
   \end{enumerate} 
\item Dalam kaitannya dengan upaya untuk merangsang motivasi belajar siswa dan agar proses pembelajaran berlangsung efektif, maka guru perlu berpaling pada ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item metode pengajaran
   \item strategi pengajaran
   \item pendekatan pengajaran
   \item gaya pengajaran
   \item kemauan belajar   
   \end{enumerate} 
\item Seperti dapat dilihat dari keunikan siswa, maka dapat dipastikan pula bahwa gaya belajar anak berbeda-beda. Untuk menyesuaikan gaya belajar siswa yang berbeda-beda tersebut, maka sangatlah penting agar guru dapat memanfaatkan secara variatif ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item metode pengajaran
   \item strategi pengajaran
   \item pendekatan pengajaran
   \item gaya pengajaran
   \item teori berkomunikasi   
   \end{enumerate} 
\item Berkaitan dengan arti belajar dalam pengertian pendidikan mutakhir saat ini, maka pernyataan-pernyataan ini benar, \underline{kecuali} ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item belajar adalah suatu proses pengakumulasian potongan informasi dan keterampilan terpisah
   \item belajar melibatkan konstruksi aktif dari makna dan pemahaman anak
   \item belajar diartikan sebagai suatu perubahan dalam perilaku anak
   \item belajar diartikan sebagai suatu perubahan dalam struktur kognitif dan pandangan dunia anak
   \item belajar adalah proses dari tidak tahu menjadi tahu   
   \end{enumerate} 
\item Masih dalam proses pembelajaran, maka pandangan guru terhadap anak selayaknya ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item anak adalah botol kosong yang menerima dan menyimpan informasi yang diajarkan
   \item pemahaman anak sebelumnya mempengaruhi apa yang mereka pelajari selama pembelajaran
   \item anak adalah manusia seperti umumnya hanya dalam bentuknya yang lebih kecil
   \item anak dipandang sebagai mahluk lengkap yang berhak atas semua hak dan kewajibannya
   \item menganggap anak sebagai orang yang sudah dewasa   
   \end{enumerate} 
\item Seorang ahli pendidikan menyatakan bahwa pada dasarnya proses belajar mengajar adalah merupakan serangkaian pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan ini bergerak dari yang dibuat oleh guru hingga ke keputusan yang dibuat oleh siswa. Pengambilan keputusan yang lebih banyak diambil oleh guru disebut sebagai pengajaran yang terpusat pada ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item mata pelajaran
   \item kurikulum
   \item guru
   \item siswa
   \item lingkungan  
   \end{enumerate} 
\item Ditinjau dari segi efektivitasnya, maka pengajaran yang berpusat pada guru akan lebih cocok untuk diterapkan pada pelajaran yang ditujukan untuk menguasai ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item pemahaman menyeluruh tentang suatu kondisi atau suatu fakta
   \item konsep diri dan kreativitas siswa
   \item keterampilan dasar serta hapalan sederhana
   \item sikap positif anak terhadap sekolah dan lingkungannya
   \item pengetahuan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi   
   \end{enumerate} 
\item Pendekatan pengajaran yang berpusat pada siswa dipandang efektif dalam mengantarkan siswa untuk meningkatkan hal-hal berikut, \underline{kecuali} ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item keingintahuan
   \item daya juang
   \item kemandirian
   \item berperilaku disiplin
   \item keterampilan   
   \end{enumerate}                      
\item Perbedaan mendasar antara \emph{action research} dengan penelitian lain adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item materi yang diteliti
   \item instrumen yang digunakan
   \item pelaku utama yang melakukan penelitian
   \item daerah/tempat penelitian
   \item memberi perlakuan   
   \end{enumerate} 
\item Pengertian pengajaran dan pendidikan pada hakekatnya adalah ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item pendidikan dan pengajaran memiliki kesamaan arti
   \item memiliki makna positif yang sama
   \item pendidikan melibatkan kognitf, afektif dan psikomotor  sedangkan pengajaran kurang melibatkan aspek sikap
   \item pengajaran  lebih pada apek kognitif dan psikomotor
   \item pengajaran lebih mudah   
   \end{enumerate}    
\item Di bawah ini adalah satuan pendidikan yang termasuk dalam jenjang pendidikan dasar, \underline{kecuali} ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item TK dan RA
   \item SD dan SMP
   \item SD dan MI
   \item MI dan MTs
   \item SMP dan MTs   
   \end{enumerate} 
\item Permasalahan pembelajaran dapat diatasi oleh guru dan kepala sekolah melalui ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item KKG, MGMP, MKS, Sanggar (sistem pembinaan profesional)
   \item penataran dari  tingkat kecamatan
   \item persatuan orang tua murid dan guru
   \item memanggil narasumber
   \item melanjutkan  pendidikan yang lebih tinggi   
   \end{enumerate}    
\item Kurikulum Berbasis Kompetensi yang saat ini diberlakukan di sekolah-sekolah merupakan upaya pemerintah dalam ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item menambah beban tugas dan fungsi guru
   \item meningkatkan mutu hasil belajar siswa
   \item mengubah orientasi belajar dan pengajaran yang semula berbasis substansi
   \item meningkatkan atmosfir belajar agar siswa dapat belajar lebih tenang
   \item mengubah kebijakan yang sesuai dengan otonomi daerah   
   \end{enumerate} 
\item Kurikulum Berbasis Kompetensi pada dasarnya memberikan keleluasaan pada guru untuk menentukan orientasi pengajarannya disesuaikan dengan kemampuan siswa dan kondisi lokal sekolah dan daerahnya. Oleh karena itu, KBK menuntut guru untuk mampu ....
   \begin{enumerate}[a.]
   \item merancang silabus pembelajarannya sendiri sebagai pengganti GBPP
   \item menentukan pengalaman belajar yang harus ditempuh siswa disesuaikan dengan pendekatan dan strategi pembelajaran yang dikuasai guru
   \item menentukan perangkat evaluasi sesuai dengan pengalaman belajar dan kekhasan dari kompetensi yang dikembangkan
   \item berperan sebagai instruktur, fasilitator dan manager
   \item benar semua   
   \end{enumerate} 
   \end{enumerate}

\end{document}


-->
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...