Sunday, October 11, 2015

Satu Radian

Telah kita ketahi bahwa $\small1\, \textrm{rad}\approx57,3^\circ$. Sekarang, bagaimana cara menampakkan sudut sebesar $\small1\, \textrm{rad}$? 
Silakan perhatikan gambar di samping ini.
Dengan menggunakan paket tikz kali ini kita akan:
  • menggambar busur yang menghubungkan dua koordinat kutub, dengan jari-jari tertentu
  • menggambar juring berpusat di titik asal $\small(0,0)$
  • menggambar ruas garis dengan menyertakan penanda (mark) dan menamainya
  • menggambar ruas garis lengkung (berupa busur) dengan menyertakan penanda (mark) dan menamainya.
  • menetapkan suatu warna dalam paket xcolor.
Ada tiga model yang dapat kita gunakan dalam menetapkan warna, yaitu: model RGB (Red, Green, Blue) atau rgb (red, green, blue), model cmyk (cyanmagentayellowkey/black), dan model HTML

Dengan model RGB atau rgb kita tetapkan
\definecolor{nama warna}{RGB}{bilangan, bilangan, bilangan}
\definecolor{nama warna}{rgb}{bilangan, bilangan, bilangan}
Pada RGB tiap bilangan itu bernilai dari $\small0$ hingga $\small255$, sedangkan pada rgb tiap bilangan itu bernilai dari $\small0$ hingga $\small1$ dalam dua angka (digit) di belakang koma. Sebagai contoh, dalam tulisan ini saya tetapkan warna bistre
\definecolor{bistre}{RGB}{61, 43, 31}
\definecolor{bistref}{RGB}{133, 109, 77}
Dengan model cmyk kita tetapkan
\definecolor{nama warna}{cmyk}{bilangan, bilangan, bilangan, bilangan}
Tiap bilangan itu bernilai dari $\small0$ hingga $\small1$.

Dengan model HTML kita tetapkan
\definecolor{nama warna}{HTML}{kode heksadesimal} 
Baiklah, sekarang kita akan menggambar busur pertama.
\draw[thick,bistref] (100:4.2) arc[radius=4.2,start angle=100,end angle=-30];
Tentang perintah untuk menggambar busur ini sudah dijelaskan dalam tulisan sebelum ini.

Kemudian, kita gambarkan juring dengan sudut pusat tepat $\small1\, \textrm{rad}$?.
\draw[very thick,bistre]
(0:0) -- (57.3:4.2) arc[radius=4.2,start angle=57.3,end angle=0] -- cycle;
Sekarang tinggal menandai jari-jarinya.
\draw[|-|,DodgerBlue] (0,-.25) -- (4.2,-.25) node[midway,below] {jari-jari};
Kita menggambarkan ruas garis yang menghubungkan dua koordinat Kartesius. Perhatikan opsi |-| pada perintah draw, untuk menandai kedua ujung ruas garis ini. Silakan pelajari kembali cara menempatkan teks jari-jari pada ruas garis ini dalam tulisan ini

Terakhir kita akan menandai lengkung busur yang panjangnya sama dengan panjang jari-jari, sebagai definisi $\small1\, \textrm{rad}$. Dalam hal ini, serupa dengan cara membuat busur, tetapi dengan beberapa tambahan sebagai berikut.
\draw[Crimson,|-|] (57.3:4.5) arc[radius=4.5,start angle=57.3,end angle=0] node[midway,above,sloped] {busur} -- (0:4.5) arc[radius=4.5,start angle=0,end angle=0];
Perintah untuk menggambar busur $\small0\, \textrm{rad}$ diperlukan untuk memunculkan penandaan pada ujung ruas garis lengkung ini.

Berikut ini pengkodean selengkapnya untuk gambar di atas.
\begin{figure}[!ht]
\centering
\begin{tikzpicture}[scale=.6]
\draw[thick,bistref] (100:4.2) arc[radius=4.2,start angle=100,end angle=-30];
\draw[very thick,bistre]
(0:0) -- (57.3:4.2) arc[radius=4.2,start angle=57.3,end angle=0] -- cycle;
\draw[|-|,DodgerBlue] (0,-.25) -- (4.2,-.25) node[midway,below] {jari-jari};
\draw[Crimson,|-|] (57.3:4.5) arc[radius=4.5,start angle=57.3,end angle=0] node[midway,above,sloped] {busur} -- (0:4.5) arc[radius=4.5,start angle=0,end angle=0];
\end{tikzpicture}
\caption{}
\end{figure}
Contoh dokumen tersebut saya susun dalam jaringan melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015



Saturday, October 10, 2015

Satu Derajat

Bagaimana cara menampakkan sudut sebesar $\small1^\circ$? 
Silakan perhatikan gambar di samping ini.
Dengan menggunakan paket tikz kali ini kita akan:
  • menggambar lingkaran dengan koordinat pusat dan panjang jari-jari tertentu
  • menggunakan perintah filldraw untuk menggambar sekaligus mewarnai suatu juring
  • membentuk busur dengan perintah dalam tanda kurung-siku.
Dalam tikz, ketebalan garis (thickness) diatur oleh opsi ultra thin, very thin, thin, thick, very thick, ultra thick, atau linewidth=....
Seperti telah ditunjukkan sebelum ini, untuk membentuk busur dengan perintah dalam tanda kurung-biasa (pada sistem koordinat kutub) dinyatakan dengan
arc(sudut awal : sudut akhir : jari-jari)
sedangkan bila dinyatakan dalam tanda kurung-siku, perintah itu menjadi
arc[radius=...,start angle=...,end angle=...]
Baiklah, sekarang kita mulai dengan menggambar lingkaran berpusat di $\small(0,0)$ dan berjari-jari  $\small4\, \textrm{cm}$. Kita tuliskan
\draw[thick] (0,0) circle (4);
Kemudian dari titik asal $\small(0,0)$ kita buat ruas garis ke titik $\small(90:4)$, lalu dari titik ini dibuat busur, dan kembali ke titik asal (dengan menghasilkan ruas garis/jari-jari kedua).
\filldraw[SpringGreen,opacity=.5]
(0:0) -- (90:4) arc[radius=4,start angle=90,end angle=1] -- cycle;
Perintah filldraw digunakan untuk menggambar suatu bangun geometris sekaligus mengisi daerahnya dengan warna atau arsiran (pattern). Pada perintah ini, warna SpringGreen berasal dari opsi svgnames pada paket xcolor. Tingkat keburaman opacity=.5 dicantumkan agar pewarnaan ini tidak menutupi gambar bangun lingkaran.

Dengan cara serupa, kita tunjukkan besar sudut $\small1^\circ$ dengan perintah
\filldraw[red,opacity=.9] (0:0) -- (1:4) node[right] {\small$1^\circ$} arc[radius=4,start angle=1,end angle=0] -- cycle;
Berikut ini pengkodean selengkapnya untuk gambar di atas.
\begin{figure}[!ht]
\centering
\begin{tikzpicture}[scale=.6] % opsi ini untuk mengatur ukuran/skala gambar
\draw[thick] (0,0) circle (4);
\filldraw[SpringGreen,opacity=.5]
(0:0) -- (90:4) arc[radius=4,start angle=90,end angle=1] -- cycle;
\filldraw[red,opacity=.8]
(0:0) -- (1:4) node[right] {\small$1^\circ$} arc[radius=4,start angle=1,end angle=0] -- cycle;
\end{tikzpicture}
\caption{}
\end{figure}
Contoh dokumen tersebut saya susun dalam jaringan melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015



Friday, October 9, 2015

Pengukuran Sudut

Sekarang kita akan mengacu pada gambar di samping dan kembali kita gunakan paket tikz dan tkz-euclide.
\usepackage{tkz-euclide}
\usetkzobj{all}
\usepackage{tikz}
Untuk itu kita akan menggambar sebuah juring dengan:
  • menyatakan koordinat kutub (polar) dari suatu titik
  • membuat busur dengan menggunakan koordinat kutub
  • membuat bangun datar tertutup yang dibentuk oleh ruas garis, busur, dan ruas garis
  • menetapkan beberapa koordinat (sekaligus) dengan perintah path
  • menempatkan teks untuk menamai panjang ruas garis, panjang busur, dan besar sudut

Dalam sistem koordinat kutub, titik asal/the origin $\small(0,0)$ merupakan titik acuan. Koordinat dari suatu titik $P$ dinyatakan dengan $(\alpha:r)$, dengan $\alpha$ menyatakan besar $\small\angle X_+OP$ dan $r$ menyatakan panjang ruas garis $\small\overline{OP}$ (sebagai jari-jari). Sedangkan gambar suatu busur dinyatakan dengan $arc(\alpha:\beta:r)$, di mana $\alpha$ menyatakan besar sudut pada koordinat titik awal, $\beta$ menyatakan besar sudut pada koordinat titik akhir, dan $r$ menyatakan jari-jarinya.


Untuk menggambar bangun geometris tertutup kita berikan perintah
\draw (koordinat) -- (koordinat) -- (koordinat) -- cycle;
Banyak koordinat bergantung pada bangun geometris yang kita gambar.

Nah, mari kita gambar juring tersebut.
\draw (0,0) -- (27.52:4.28) arc (27.52:67.19:4.28) node[midway,above] {$s$} -- cycle;
Dari titik asal $\small(0,0)$ kita buat ruas garis (yang bawah) ke titik $\small(27.52:4.28)$, kemudian dari titik ini dilanjutkan membuat busur ke titik $\small(67.19:4.28)$, lalu kembali ke titik asal (dengan menghasilkan ruas garis/jari-jari kedua). Untuk ini kita gunakan jari-jari sepanjang $\small4.28$. Pada busur sekaligus saya tempatkan ukuran panjangnya $s$ tepat di tengah-tengah pada bagian atasnya, dengan perintah node. (Perlu diketahui, dalam contoh ini, koordinat-koordinat dan jari-jari tersebut ditetapkan secara sebarang, sesuai dengan selera.)

Untuk penggunaan selanjutnya, koordinat-koordinat itu saya namai dengan perintah path, sekaligus juga menempatkan ukuran panjang jari-jari $r$ tepat di tengah-tengah pada bagian bawah ruas garis $\small\overline{OB}$.
\path (67.19:4.28) coordinate (A) (0,0) coordinate (O) -- (27.52:4.28) coordinate (B) node[midway,below] {$r$};
Berikutnya, seperti telah dilakukan sebelumnya, kita tandai sudut pusatnya. 
\tkzMarkAngle[fill=coklat,opacity=.2](B,O,A);
Terakhir kita tempatkan ukuran sudutnya $\theta$ sejauh $\small1.2$ dari koordinat titik sudutnya.
\tkzLabelAngle[pos=1.2](B,O,A){$\theta$};
Berikut ini pengkodean selengkapnya untuk gambar di atas.
\begin{figure}[!ht]
\centering
\begin{tikzpicture}
\draw (0,0) -- (27.52:4.28) arc (27.52:67.19:4.28) node[midway,above] {$s$} -- cycle ;
\path (67.19:4.28) coordinate (A) (0,0) coordinate (O) -- (27.52:4.28) coordinate (B) node[midway,below] {$r$} ;
\tkzMarkAngle[fill=coklat,opacity=.2](B,O,A);
\tkzLabelAngle[pos=1.2](B,O,A){$\theta$};
\end{tikzpicture}
\caption{}
\end{figure}
Contoh dokumen tersebut saya susun dalam jaringan melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015



Definisi Sudut

Pada tulisan ini kita akan mengacu pada gambar di samping. Dengan menggunakan paket tikz, kita akan:
  • menetapkan beberapa koordinat (sekaligus) dengan perintah path
  • menggunakan perintah node untuk menempatkan teks
  • menggambar sinar (ruas garis berarah) dan menamainya
Selain itu kita juga gunakan paket tkz-euclide untuk menandai sudut, dengan mewarnainya.


Dalam environment gambar tikz, perintah node berguna untuk menempatkan teks atau gambar (image) pada suatu koordinat yang ditetapkan. Pada opsinya kita dapat mengarahkan letaknya (di kiri, kanan, atas, bawah, pusat) terhadap koordinat tersebut, mewarnainya, dll.

Kita mulai saja untuk menggambar. Salah satu cara untuk menetapkan koordinat adalah dengan menggunakan perintah path. Dengan perintah ini kita dapat menetapkan beberapa koordinat sekaligus. Penetapan ini berguna dalam penggunaan selanjutnya, kita cukup menuliskan nama dari koordinat yang telah kita tetapkan itu. 
\path (0,0) coordinate (O) node[left] {titik sudut}  (4.5,0.94) coordinate (A) (3.12,2.62) coordinate (B);
Kita menetapkan tiga koordinat untuk $O$, $A$, dan $B$. Kemudian di kiri $O$ kita letakkan teks "titik sudut".

Sinar adalah ruas garis berarah, sehingga kita menggambar ruas garis dengan mencantumkan opsi "mata panah". Opsi ini dapat berupa -stealth, -latex, atau ->. Kemudian tepat di tengah-tengah ruas garis ini (di bawahnya) kita letakkan teks "kaki sudut".
\draw[-stealth] (O)--(A) node[midway,sloped,below] {kaki sudut}; 
Kita menggambar sinar dengan pangkal $O$ dan ujung $A$. Opsi midway menempatkan teks tepat di tengah ruas garisnya, opsi sloped menempatkan teks bersesuaian dengan kemiringan ruas garisnya, dan opsi below menempatkan teks di bawah ruas garis itu.

Dengan cara yang sama kita gambar kaki sudut yang kedua.
\draw[-stealth] (O)--(B) node[midway,sloped,above] {kaki sudut};
Untuk menandai sudut saya pilih paket tkz-euclide, karena (menurut saya) lebih praktis.
\tkzMarkAngle[fill=coklat,opacity=.2](A,O,B);
Dengan perintah tkzMarkAngle, kita tuliskan tiga koordinat pembentuk sudut itu dalam arah berlawanan dengan arah putar jarum jam. Saya tandai dengan warna coklat bagian daerah sudut itu dengan "tingkat keburaman" $0.2$. Warna coklat saya tetapkan dalam preamble dengan paket xcolor sebagai
\definecolor{coklat}{rgb}{.6,0,0}
Adapun keterangan gambar (caption), yaitu "Gambar 1", dihasilkan oleh paket caption dengan opsi (agar tertera hanya nama dan nomor gambar) sebagaimana tercantum di bawah ini, dan dinyatakan dalam Bahasa Indonesia oleh paket babel.
\usepackage[indonesian]{babel}
\usepackage[compatibility=false,labelformat=simple]{caption}
Nah, berikut ini pengkodean selengkapnya untuk gambar di atas.
\begin{figure}[!ht]
\centering
\begin{tikzpicture}
\path (0,0) coordinate (O) node[left] {titik sudut}  (4.5,0.94) coordinate (A) (3.12,2.62) coordinate (B);
\draw[-stealth] (O)--(A) node[midway,sloped,below] {kaki sudut}; 
\draw[-stealth] (O)--(B) node[midway,sloped,above] {kaki sudut};
\tkzMarkAngle[fill=coklat,opacity=.2](A,O,B);
\end{tikzpicture}
\caption{}
\end{figure}
Contoh dokumen tersebut saya susun dalam jaringan melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015



Thursday, October 8, 2015

Pencarian Akar-akar Persamaan Kuadrat

Tulisan kali ini merujuk pada Nasution, Andi Hakim dkk. 1993. Matematika 1 untuk Sekolah Menengah Umum Kelas 1. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, seperti tampak pada gambar di samping. Pada halaman 54 tertulis:
"Dalam hal persamaan kuadratnya berbentuk $ax^2+bx+c=0$, dan koefisien $a$, $b$, dan $c$ merupakan bilangan bulat, maka salah satu tahap awal untuk menyelesaikannya ialah dengan mencari dua faktor dari $ac$ yang jumlahnya sama dengan $b$ agar persamaan kuadrat tersebut dapat ditulis sebagai hasil kali dua faktor ...."
Ya, yang dimaksud adalah menyelesaikan persamaan kuadrat dengan cara memfaktorkan.
Memfaktorkan persamaan kuadrat $ax^2 + bx + c = 0$ berarti mengubah bentuknya menjadi $p(x - x_1)(x - x_2)=0$, dengan $p\neq0$Untuk membentuk pemfaktoran itu, kita cari dua bilangan $m$ dan $n$ yang hasil kalinya sama dengan nilai $a.c$ dan jumlahnya sama dengan nilai $b$. (Selanjutnya kita dapat menemukan bahwa kedua akar persamaan kuadrat itu adalah $x_1=-\frac{m}{a}$ dan $x_2=-\frac{n}{a}$)

Nah, sekarang akan kita tunjukkan pencarian tersebut secara visual. Dalam hal ini kita gunakan paket tikz. Sebagai contoh, mari kita selesaikan persamaan $2x^2-3x-2=0$ dengan cara memfaktorkan.
Saya tulis penyelesaiannya dalam environment minipage dan paket adjustbox agar tampak seperti di atas.
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}{0.5\textwidth}
...
\end{minipage}}\hfill
%
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}{0.4\textwidth}
...
\end{minipage}}
Pada bagian kiri, visualisasi faktor dari $ac$, pada dasarnya hanya memerlukan penetapan koordinat (dengan "coba-coba" hingga hasilnya tampak baik) untuk menggambar lingkaran dengan jari-jari tertentu sehingga dapat memuat node berupa huruf ($m$ dan $n$) dan bilangan ($-4$ dan $-3$) pada koordinat tersebut.
\draw (0,0) circle (.35cm) node {$m$};
\draw (0,-1) circle (.35cm) node {$n$};
\draw (-1.85,-.5) circle (.35cm) node {$-4$};
\draw (0,-2.2) circle (.35cm) node {$-3$};
Kita juga menggunakan perintah node untuk menempatkan beberapa unsur lainnya.
\node[left] at (-2.2,-.5) {$a\cdot c=2\cdot(-2)=$};
\node at (-.5,-.5) {$\times$};
\node[left] at (-0.3,-2.2) {$b=$};
Kemudian kita memilih koordinat yang pas untuk menggambar dua ruas garis yang menghubungkan ketiga lingkaran.
\draw (-1.5,-.5) -- (-0.3,-.15) (-1.5,-.5) -- (-0.3,-.85);
Terakhir kita buat ruas garis yang menyertakan tanda $+$ di kanannya.
\draw (-.5,-1.6) -- (.5,-1.6) node[right] {$+$} ;
Demikianlah berikut ini pengkodean selengkapnya untuk contoh di atas.
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}{0.5\textwidth}
Dari $2x^2-3x-2=0$ kita ketahui $a = 2$,  $b=-3$, $c =-2$, sehingga

\begin{tikzpicture}[thick]
\draw[] (0,0) circle (.35cm) node[] {$m$};
\draw[] (0,-1) circle (.35cm) node[] {$n$};
\draw[] (-1.5,-.5) -- (-0.3,-.15) (-1.5,-.5) -- (-0.3,-.85);
\draw[] (-1.85,-.5) circle (.35cm) node[] {$-4$};
\node[left] at (-2.2,-.5) {$a\cdot c=2\cdot(-2)=$};
\node[] at (-.5,-.5) {$\times$};
\draw[] (-.5,-1.6) -- (.5,-1.6) node[right] {$+$} ;
\draw[] (0,-2.2) circle (.35cm) node[] {$-3$};
\node[left] at (-0.3,-2.2) {$b=$};
\end{tikzpicture}

Nilai $m$ dan $n$ yang tepat adalah $m=-4$ dan $n=1$
\end{minipage}}\hfill
%
\adjustbox{valign=t}{\begin{minipage}{0.4\textwidth}
Dengan memfaktorkan diperoleh\\[.5em]
$\begin{aligned}[t]
2x^2-3x-2 &= 0\\
2x^2-4x+1x-2 &= 0\\
2x(x-2)+1(x-2) &= 0\\
(x-2)(2x+1) &= 0\\
x-2=0\:\: &\textrm{atau}\:\: 2x+1=0\\
x=2\:\: &\textrm{atau}\:\: 2x=-1\\
x=2\:\: &\textrm{atau}\:\: x=-\frac{1}{2}
\end{aligned}$
\end{minipage}}
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015



Wednesday, October 7, 2015

Penyelesaian dari Suatu Pertidaksamaan dalam Bentuk Garis Bilangan

Penyelesaian dari suatu pertidaksamaan dalam garis bilangan akan berbentuk seperti salah satu garis bilangan yang tampak pada gambar di samping ini. Tiga baris pertama menyatakan selang (interval) tertutup, sedangkan tiga baris terakhir menyatakan interval terbuka. "Bulatan penuh" (hitam) menyatakan bahwa nilai ujung interval termasuk dalam penyelesaian, sedangkan "bulatan kosong" (putih) menyatakan bahwa nilai ujung interval tidak termasuk dalam penyelesaian.

Kita akan menggambar penyelesaian tersebut dengan menggunakan paket tikz. Saya akan menggunakan "cara pelan-pelan" dalam membuatnya. Yang harus kita lakukan adalah:


Menggambar garis bilangan real. Dalam hal ini diwakili oleh ruas garis yang kita tetapkan dari dua koordinat, misalnya
\draw[thick] (-2,0) -- (2,0);
Menebalkan interval penyelesaian. Dalam hal ini diwakili oleh ruas garis yang kita tetapkan dari dua koordinat, dengan mencantumkan opsi ketebalan garis atau/dan anak panah. Untuk gambar pada baris 1 saya buat 
\draw[line width=1.87pt] (-.8,0) -- (.8,0);
Untuk gambar pada baris 5 dan 6 saya buat 
\draw[line width=1.87pt,-stealth] (-.8,0) -- (2,0);
\draw[line width=1.87pt,-stealth] (.8,0) -- (-2,0);
Menandai ujung interval dengan lingkaran kecil. Dalam hal ini kita tetapkan koordinat pada ruas garis tadi sebagai pusat lingkaran tersebut. Kemudian sekaligus kita tempatkan nilai bilangannya (di bawah). Agar tak bersentuhan dengan lingkaran itu, kita cantumkan opsi yshift dengan nilai negatif untuk menyusutkan ke arah bawah dari koordinat semula. Untuk gambar pada baris 1 saya buat
\filldraw (-.8,0) circle (3.25pt) node[below,yshift=-.1cm] {$a$};
\filldraw (.8,0) circle (3.25pt) node[below,yshift=-.1cm] {$b$};
Jika lingkarannya "kosong", kita cantumkan opsi fill dan thickUntuk gambar pada baris 3 saya buat
\filldraw (-.8,0) circle (3.25pt) node[below,yshift=-.1cm] {$a$};
\filldraw[fill=white,thick] (.8,0) circle (3.25pt) node[below,yshift=-.1cm] {$b$};
Demikianlah keseluruhan kemungkinan penyelesaian dari suatu pertidaksamaan dalam bentuk garis bilangan pada gambar di atas dibuat oleh pengkodean berikut ini.
\begin{tikzpicture}[]
\draw[thick] (-2,0) -- (2,0);
\draw[line width=1.87pt] (-.8,0) -- (.8,0);
\filldraw (-.8,0) circle (3.25pt) node[below,yshift=-.1cm] {$a$};
\filldraw (.8,0) circle (3.25pt) node[below,yshift=-.1cm] {$b$};
\end{tikzpicture}

\medskip
\begin{tikzpicture}[]
\draw[thick] (-2,0) -- (2,0);
\draw[line width=1.87pt] (-.8,0) -- (.8,0);
\filldraw[fill=white,thick] (-.8,0) circle (3.25pt) node[below,yshift=-.1cm] {$a$};
\filldraw[fill=white,thick] (.8,0) circle (3.25pt) node[below,yshift=-.1cm] {$b$};
\end{tikzpicture}

\medskip
\begin{tikzpicture}[]
\draw[thick] (-2,0) -- (2,0);
\draw[line width=1.87pt] (-.8,0) -- (.8,0);
\filldraw (-.8,0) circle (3.25pt) node[below,yshift=-.1cm] {$a$};
\filldraw[fill=white,thick] (.8,0) circle (3.25pt) node[below,yshift=-.1cm] {$b$};
\end{tikzpicture}

\medskip
\begin{tikzpicture}[]
\draw[thick] (-2,0) -- (2,0);
\draw[line width=1.87pt] (-.8,0) -- (.8,0);
\filldraw[fill=white,thick] (-.8,0) circle (3.25pt) node[below,yshift=-.1cm] {$a$};
\filldraw (.8,0) circle (3.25pt) node[below,yshift=-.1cm] {$b$};
\end{tikzpicture}

\medskip
\begin{tikzpicture}[]
\draw[thick] (-2,0) -- (2,0);
\draw[line width=1.87pt,-stealth] (-.8,0) -- (2,0);
\filldraw (-.8,0) circle (3.25pt) node[below,yshift=-.1cm] {$a$};
\end{tikzpicture}

\medskip
\begin{tikzpicture}[]
\draw[thick] (-2,0) -- (2,0);
\draw[line width=1.87pt,-stealth] (.8,0) -- (-2,0);
\filldraw[fill=white,thick] (.8,0) circle (3.25pt) node[below,yshift=-.1cm] {$b$};
\end{tikzpicture}

\medskip
\begin{tikzpicture}[]
\draw[thick] (-2,0) -- (2,0);
\draw[line width=1.87pt,-stealth] (-.8,0)--(-2,0);
\draw[line width=1.87pt,-stealth] (.8,0)--(2,0);
\filldraw (-.8,0) circle (3.25pt) node[below,yshift=-.1cm] {$a$};
\filldraw[fill=white,thick] (.8,0) circle (3.25pt) node[below,yshift=-.1cm] {$b$};
\end{tikzpicture}
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015



Thursday, October 1, 2015

Chessboard dan Xskak: Menandai Langkah dengan Tanda Panah

Pendahuluan

Sifat dari belajar $\small\LaTeX$ yang membentuk kurva belajar telah membawa saya untuk memperoleh pengetahuan baru tentang tiga hal dari penggunaan paket xskak, yaitu:
  • mencantumkan titik pada penomoran langkah
  • membalik posisi papan, di mana pemain Hitam berada pada bagian bawah
  • menandai langkah terakhir pada permainan yang sedang berlangsung dengan menggunakan tanda panah


Penggunaan Paket Xskak

Menurut saya, salah satu cara untuk membuat dokumen tentang catur dalam $\small\LaTeX$ yang relatif mudah dan memadai adalah dengan menggunakan paket xskak. Paket ini biasa saya sandingkan dengan paket chessboard untuk pembuatan diagramnya. Kedua paket tersebut dibuat oleh seorang ahli, Ulrike Fischer.

Pada umumnya, untuk membuat dokumen tentang catur, dalam preamble kita muat 
\usepackage[LSBC4,T1]{fontenc}
\usepackage{xskak,chessboard}
\setboardfontencoding{LSBC4}
Pengaturan enkripsi huruf dengan LSBC4 menjadikan tampilan diagram (papan dan buah catur) tampak baik dan "halus". Pilihan lainnya adalah LSBC3, seperti yang saya gunakan dalam dokumen terlampir. Itu terjadi karena berkaitan dengan keseluruhan unsur dalam pengkodean untuk dokumen tersebut.

Naskah catur dengan 
xskak dan chessboard menggunakan pengkodean sebagai berikut:
\newchessgame[...] % dengan beberapa opsi, misalnya: result=1--0
\xskakset{...} % pengaturan tertentu
\mainline{...} % langkah-langkah
\variation[invar]{...} % variasi langkah
\variation{...} % variasi langkah lain
\mainline[outvar]{...} % kembali ke langkah teks
\xskakgetgame{result} % hasil permainan setelah mencantumkan opsi "result"
\chessboard[...] % menampilkan diagram dengan beberapa opsi
Penomoran langkah merupakan bagian dari penggunaan paket xskak. Untuk menunjukkan tanda (noktah) titik setelah angka pada nomor langkah kita gunakan
\xskakset{style=UF}
Sedangkan posisi papan merupakan bagian dari penggunaan paket chessboard. Untuk mengatur agar pihak Hitam yang terletak di bawah, kita gunakan
\chessboard[inverse]

Menandai Langkah dengan Tanda Panah

Seperti tampak pada dokumen terlampir, saya menunjukkan langkah terakhir dari permainan yang sedang berlangsung (langkah teks) dalam penggunaan paket xskak. Kemudian, dalam penggunaan paket chessboard, saya tunjukkan langkah terakhirnya dengan menggunakan tanda panah, dari petak semula (yang saya tandai dengan kotak berwarna) ke petak yang diduduki sekarang.
Untuk hal ini (agar sekali perintah dapat digunakan seterusnya di dalam penyusunan dokumen) saya menetapkan perintah baru di dalam preamble. Tanda panah ini berbentuk lurus, kecuali untuk langkah Kuda dibuat membelok.

  1. \newcommand{\lain}{\setchessboard{
  2.     lastmoveid=A,%tunjukkan langkah terakhir saja
  3.     pgfstyle=straightmove,%untuk langkah terakhir selain kuda
  4.     arrow=to,arrow=stealth,%bentuk panah
  5.     linewidth=0.1ex,%ketebalan garis
  6.     shortenstart=0ex,%letak awal pangkal panah
  7.     shortenend=5pt,%akhir ujung panah
  8.     inverse, %membalik papan
  9.     color=Crimson,%warna panah
  10.     markmoves=\xskakget{move},%menandai langkah
  11.     arrow=to, %arah panah
  12.     color=DodgerBlue, %warna petak semula
  13.     markstyle=border, %tanda (kotak) pada petak semula
  14.     markfield=\xskakget{movefrom}%pangkal panah
  15.     setfen=\xskakget{nextfen}%acuan langkah
  16.     }}

sehingga, di dalam dokumen, diagramnya saya buat dengan perintah
{\lain\chessboard}
A adalah identitas dari permainan yang saya tulis.
\newchessgame[id=A,result=1/2--1/2]
Selain dengan menggunakan kotak, petak asal juga dapat ditandai oleh lingkaran dengan opsi (pada baris 13)
markstyle=circle
Perintah kedua berdasarkan pengkodean di atas, untuk langkah Kuda, , saya tetapkan perintah \kuda pada baris 1, kemudian pada opsi (baris 3) saya tetapkan
pgfstyle=knightmove
Selain itu, karena untuk keterangan mengenai permainan disediakan oleh paket texmate, maka saya gunakan pula paket ini untuk "judul" permainan.

Penutup 

Dokumen di bawah ini saya susun dalam jaringan melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX dengan menggunakan cara-cara sebagaimana telah disebutkan di atas. Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015





Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...