Showing posts with label menggambar juring. Show all posts
Showing posts with label menggambar juring. Show all posts

Friday, October 9, 2015

Pengukuran Sudut

Sekarang kita akan mengacu pada gambar di samping dan kembali kita gunakan paket tikz dan tkz-euclide.
\usepackage{tkz-euclide}
\usetkzobj{all}
\usepackage{tikz}
Untuk itu kita akan menggambar sebuah juring dengan:
  • menyatakan koordinat kutub (polar) dari suatu titik
  • membuat busur dengan menggunakan koordinat kutub
  • membuat bangun datar tertutup yang dibentuk oleh ruas garis, busur, dan ruas garis
  • menetapkan beberapa koordinat (sekaligus) dengan perintah path
  • menempatkan teks untuk menamai panjang ruas garis, panjang busur, dan besar sudut

Dalam sistem koordinat kutub, titik asal/the origin $\small(0,0)$ merupakan titik acuan. Koordinat dari suatu titik $P$ dinyatakan dengan $(\alpha:r)$, dengan $\alpha$ menyatakan besar $\small\angle X_+OP$ dan $r$ menyatakan panjang ruas garis $\small\overline{OP}$ (sebagai jari-jari). Sedangkan gambar suatu busur dinyatakan dengan $arc(\alpha:\beta:r)$, di mana $\alpha$ menyatakan besar sudut pada koordinat titik awal, $\beta$ menyatakan besar sudut pada koordinat titik akhir, dan $r$ menyatakan jari-jarinya.


Untuk menggambar bangun geometris tertutup kita berikan perintah
\draw (koordinat) -- (koordinat) -- (koordinat) -- cycle;
Banyak koordinat bergantung pada bangun geometris yang kita gambar.

Nah, mari kita gambar juring tersebut.
\draw (0,0) -- (27.52:4.28) arc (27.52:67.19:4.28) node[midway,above] {$s$} -- cycle;
Dari titik asal $\small(0,0)$ kita buat ruas garis (yang bawah) ke titik $\small(27.52:4.28)$, kemudian dari titik ini dilanjutkan membuat busur ke titik $\small(67.19:4.28)$, lalu kembali ke titik asal (dengan menghasilkan ruas garis/jari-jari kedua). Untuk ini kita gunakan jari-jari sepanjang $\small4.28$. Pada busur sekaligus saya tempatkan ukuran panjangnya $s$ tepat di tengah-tengah pada bagian atasnya, dengan perintah node. (Perlu diketahui, dalam contoh ini, koordinat-koordinat dan jari-jari tersebut ditetapkan secara sebarang, sesuai dengan selera.)

Untuk penggunaan selanjutnya, koordinat-koordinat itu saya namai dengan perintah path, sekaligus juga menempatkan ukuran panjang jari-jari $r$ tepat di tengah-tengah pada bagian bawah ruas garis $\small\overline{OB}$.
\path (67.19:4.28) coordinate (A) (0,0) coordinate (O) -- (27.52:4.28) coordinate (B) node[midway,below] {$r$};
Berikutnya, seperti telah dilakukan sebelumnya, kita tandai sudut pusatnya. 
\tkzMarkAngle[fill=coklat,opacity=.2](B,O,A);
Terakhir kita tempatkan ukuran sudutnya $\theta$ sejauh $\small1.2$ dari koordinat titik sudutnya.
\tkzLabelAngle[pos=1.2](B,O,A){$\theta$};
Berikut ini pengkodean selengkapnya untuk gambar di atas.
\begin{figure}[!ht]
\centering
\begin{tikzpicture}
\draw (0,0) -- (27.52:4.28) arc (27.52:67.19:4.28) node[midway,above] {$s$} -- cycle ;
\path (67.19:4.28) coordinate (A) (0,0) coordinate (O) -- (27.52:4.28) coordinate (B) node[midway,below] {$r$} ;
\tkzMarkAngle[fill=coklat,opacity=.2](B,O,A);
\tkzLabelAngle[pos=1.2](B,O,A){$\theta$};
\end{tikzpicture}
\caption{}
\end{figure}
Contoh dokumen tersebut saya susun dalam jaringan melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...