Showing posts with label menggambar sudut. Show all posts
Showing posts with label menggambar sudut. Show all posts

Monday, March 27, 2017

Bermain Sudut

Pengantar

Anda pernah menemukan gambar seperti itu, bukan?
Tentu, mudah ditebak, masalah yang bertalian dengan gambar tersebut adalah perhitungan besar sudut dan yang ditanyakan adalah nilai sudut $\beta=\measuredangle{HAG}$. Dengan menggunakan algoritme dalam perhitungan secara aljabar kita akan menemukan bahwa $\beta=10^\circ$. Lalu bagaimana kita dapat membuat gambar tersebut?
Tampak diketahui bahwa $\triangle{ABC}$$\triangle{BDC}$$\triangle{CDE}$$\triangle{DFE}$$\triangle{EFG}$, dan $\triangle{FHG}$ masing-masing berupa segitiga sama kaki dan tiap pasang kaki yang sama panjang itu berukuran sama pada semua segitiga tersebut meskipun secara "tipuan mata" (optical illusion) tampak "janggal" untuk dikatakan sama panjang.
Kembali saya gunakan paket TikZ untuk membuat gambar tersebut. Dengan dukungan dari kepustakaan decorations.markings dan pewarnaan oleh paket xcolor dalam opsi x11names, saya gunakan makro berikut ini untuk menandai tiap kaki segitiga yang sama panjang itu. 



Menggambar Kaki Sudut A

Menunjukkan besar sudut $\beta=10^\circ$ secara visual akan menampakkan bagian cakupan-dalam sudut (interior angle) yang terlalu sempit. Oleh karena itu diperlukan suatu trik, dengan mengatur skala yang memadai, agar gambarnya tampak baik. Dalam hal ini, pada opsi gambar TikZ, saya atur skala dan pertemuan antarruas garis sebagai berikut.

Kita mulai menetapkan titik sudut (vertex) $A$ pada titik asal. Kemudian dalam arah mendatar (pada sudut $0^\circ$) kita tetapkan koordinat (sebutlah) $P$ sejarak $15\,\textrm{cm}$ dari $A$, sebagai kaki pertama dari $\angle{A}$. Berikutnya, sebagai kaki kedua dari $\angle{A}$, pada sudut $10^\circ$ kita tetapkan koordinat (sebutlah) $Q$ juga sejarak $15\,\textrm{cm}$ dari $A$. 

Sesuai dengan gambar yang diberikan, kita langsung menamai koordinat $A$ tersebut.


Mengambar Barisan Segitiga Sama Kaki

Karena tiap segitiga itu sama kaki maka dapat kita tetapkan lintasan-lintasan (path-path) lingkaran pada titik-titik $B$, $C$, $D$, $E$, $F$, dan $G$ dan menetapkan perpotongannya baik terhadap $\overline{AP}$ maupun terhadap $\overline{AQ}$. Dalam hal ini saya tetapkan panjang jari-jarinya $2,5\,\textrm{cm}$. Untuk menetapkan perpotongan dari dua kurva kita memerlukan dukungan dari kepustakaan intersections. Selain itu, agar lintasan dari lingkaran-lingkaran itu tidak menyita bidang halaman maka bidang gambar itu dapat kita batasi dengan menggunakan perintah clip dalam bentuk persegi panjang.

Kita sudah menetapkan koordinat untuk $B$, lintasan untuk $\overline{AP}$, lintasan untuk $\overline{AQ}$, dan lintasan untuk lingkaran berpusat di $B$ yang berjari-jari $2,5\,\textrm{cm}$. Karena lintasan lingkaran diawali pada sudut $0^\circ$ dan dalam arah putar berlawanan dengan arah putar jarum jam, maka lebih dulu lintasan lingkaran itu akan memotong $\overline{AQ}$ dan itulah yang kita perlukan, yaitu menetapkan titik $C$.

Sekarang kita berada di titik $C$. Akan dibuat lingkaran berpusat di $C$ dan berjari-jari $2,5\,\textrm{cm}$. Tentu (dengan pemahaman tadi), terhadap $\overline{AP}$, lintasan lingkaran itu akan lebih dulu memotongnya di $B$ baru kemudian pada suatu titik kedua (ini yang kita perlukan) yang akan kita namai sebagai $D$.

Perhatikan bahwa penetapan kedua titik potong itu berurutan, $T1$ sebagai titik potong pertama dan $D$ sebagai titik potong kedua. Sebenarnya sudah ada $B$ sebagai titik potong pertama itu, tetapi dalam penetapan perpotongan itu tetap harus kita cantumkan (oleh nama lain) keduanya.

Demikianlah dengan cara serupa kita tetapkan lintasan-lintasan lingkaran lainnya untuk titik-titik berikutnya beserta perpotongannya pada salah satu kaki $\angle A$ yang diperlukan.

Nah, dengan menggunakan tiga koordinat terkait untuk membentuk sudut, sekarang kita dapat menandai sudut senilai $\beta$ dan sudut senilai $70^\circ$ itu. Untuk hal ini kita memerlukan dukungan dari kepustakaan angles.

Berikutnya kita akan menandai ruas-ruas garis sebagai kaki-kaki segitiga yang sama panjang. Untuk hal ini kita menetapkannya pada lintasan-lintasan dari tiap ruas garis tersebut.

Akhirnya, sekarang dapat kita gambarkan semua ruas yang tampak pada gambar di atas. (Sebenarnya, untuk sementara, langkah ini dapat kita lakukan sebelum ini. Gambar dari tiap ruas garis dibuat belakangan agar tidak tertimpa oleh penandaan ruas-ruas garis yang sama panjang itu.) 



Penutup

Ketepatan dalam menetapkan titik potong yang diperlukan untuk gambar ini merupakan salah satu kunci dalam membuat gambar tersebut. Hal penting lainnya adalah penggunaan perintah clip untuk membatasi bidang gambar agar tidak meluas, juga imajinasi/penalaran untuk keperluan gambar tersebut.
Demikian semoga bermanfaat.

$\square$ Adjie Gumarang Pujakelana 2017

Friday, October 9, 2015

Definisi Sudut

Pada tulisan ini kita akan mengacu pada gambar di samping. Dengan menggunakan paket tikz, kita akan:
  • menetapkan beberapa koordinat (sekaligus) dengan perintah path
  • menggunakan perintah node untuk menempatkan teks
  • menggambar sinar (ruas garis berarah) dan menamainya
Selain itu kita juga gunakan paket tkz-euclide untuk menandai sudut, dengan mewarnainya.


Dalam environment gambar tikz, perintah node berguna untuk menempatkan teks atau gambar (image) pada suatu koordinat yang ditetapkan. Pada opsinya kita dapat mengarahkan letaknya (di kiri, kanan, atas, bawah, pusat) terhadap koordinat tersebut, mewarnainya, dll.

Kita mulai saja untuk menggambar. Salah satu cara untuk menetapkan koordinat adalah dengan menggunakan perintah path. Dengan perintah ini kita dapat menetapkan beberapa koordinat sekaligus. Penetapan ini berguna dalam penggunaan selanjutnya, kita cukup menuliskan nama dari koordinat yang telah kita tetapkan itu. 
\path (0,0) coordinate (O) node[left] {titik sudut}  (4.5,0.94) coordinate (A) (3.12,2.62) coordinate (B);
Kita menetapkan tiga koordinat untuk $O$, $A$, dan $B$. Kemudian di kiri $O$ kita letakkan teks "titik sudut".

Sinar adalah ruas garis berarah, sehingga kita menggambar ruas garis dengan mencantumkan opsi "mata panah". Opsi ini dapat berupa -stealth, -latex, atau ->. Kemudian tepat di tengah-tengah ruas garis ini (di bawahnya) kita letakkan teks "kaki sudut".
\draw[-stealth] (O)--(A) node[midway,sloped,below] {kaki sudut}; 
Kita menggambar sinar dengan pangkal $O$ dan ujung $A$. Opsi midway menempatkan teks tepat di tengah ruas garisnya, opsi sloped menempatkan teks bersesuaian dengan kemiringan ruas garisnya, dan opsi below menempatkan teks di bawah ruas garis itu.

Dengan cara yang sama kita gambar kaki sudut yang kedua.
\draw[-stealth] (O)--(B) node[midway,sloped,above] {kaki sudut};
Untuk menandai sudut saya pilih paket tkz-euclide, karena (menurut saya) lebih praktis.
\tkzMarkAngle[fill=coklat,opacity=.2](A,O,B);
Dengan perintah tkzMarkAngle, kita tuliskan tiga koordinat pembentuk sudut itu dalam arah berlawanan dengan arah putar jarum jam. Saya tandai dengan warna coklat bagian daerah sudut itu dengan "tingkat keburaman" $0.2$. Warna coklat saya tetapkan dalam preamble dengan paket xcolor sebagai
\definecolor{coklat}{rgb}{.6,0,0}
Adapun keterangan gambar (caption), yaitu "Gambar 1", dihasilkan oleh paket caption dengan opsi (agar tertera hanya nama dan nomor gambar) sebagaimana tercantum di bawah ini, dan dinyatakan dalam Bahasa Indonesia oleh paket babel.
\usepackage[indonesian]{babel}
\usepackage[compatibility=false,labelformat=simple]{caption}
Nah, berikut ini pengkodean selengkapnya untuk gambar di atas.
\begin{figure}[!ht]
\centering
\begin{tikzpicture}
\path (0,0) coordinate (O) node[left] {titik sudut}  (4.5,0.94) coordinate (A) (3.12,2.62) coordinate (B);
\draw[-stealth] (O)--(A) node[midway,sloped,below] {kaki sudut}; 
\draw[-stealth] (O)--(B) node[midway,sloped,above] {kaki sudut};
\tkzMarkAngle[fill=coklat,opacity=.2](A,O,B);
\end{tikzpicture}
\caption{}
\end{figure}
Contoh dokumen tersebut saya susun dalam jaringan melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2015



Wednesday, May 20, 2015

Lingkaran-Dalam Segitiga Sama Sisi

Kitab The Contest Problem Book, Problems from the Annual High School Contests of the Mathematical Association of America karya Charles T. Salkind memberi saya soal pada halaman 35 sebagai berikut.
Kembali kita akan berfokus kepada gambar. Silakan dilihat dokumen terlampir di bawah tulisan ini. Saya akan mengulas gambar 1 pada bagian Pertanyaan. Untuk gambar tersebut saya gunakan paket tkz-euclide.

Mula-mula saya tetapkan dua koordinat $\small A$ dan $\small B$ sejarak 5 satuan, kemudian sekalian menetapkan titik tengahnya yang saya sebut sebagai $\small O$. Kemudian saya gambarkan ruas garis $\small\overline{AB}$ dengan memanjangkan kedua bagian ujungnya.
\begin{tikzpicture}[scale=1]
\tkzDefPoints{0/0/A,5/0/B,2.5/0/O}
\tkzDrawSegment[add=.1 and .11](A,B)
...
\end{tikzpicture}
Berikutnya saya akan membuat sudut $\small60^\circ$ di $\small O$ yang selanjutnya dinamai sebagai $\small D$. Untuk ini saya harus tetapkan titik baru yang akan membentuk sinar $\small\overrightarrow{DA}$. Saya sebut titik itu sebagai $\small C$ yang selanjutnya dinamai sebagai $\small A$. Lalu saya gambar garis $\small\overline{OC}$ dengan memanjangkan dari bagian ujung titik $\small C$ yang mendekati ukuran seperti gambar pada sumber soal.
\tkzDrawPoints(O)
\tkzLabelPoint[below](O){$D$}
\tkzDefPointBy[rotation= center O angle (-60)](A)
\tkzGetPoint{C}\tkzDrawPoints(C)
\tkzLabelPoint[left](C){$A$}
\tkzDrawLine[add=0 and .6](O,C)
Langkah yang sama saya lakukan untuk membentuk sinar $\small\overrightarrow{DB}$. Saya sebut titik itu sebagai $\small D$ yang selanjutnya dinamai sebagai $\small B$. Lalu saya gambar garis $\small\overline{OD}$ dengan memanjangkan dari bagian ujung titik $\small D$ yang bersesuaian.
\tkzDefPointBy[rotation= center O angle (-60)](C)
\tkzGetPoint{D}\tkzDrawPoints(D)
\tkzLabelPoint[right](D){$B$}
\tkzDrawLine[add=0 and .6](O,D)
Saya sudah memiliki dua titik yang dinamai $\small A$ dan $\small B$. Selanjutnya saya akan menetapkan $\small\triangle ABC$ sama sisi. Titik ketiga yang dinamai $\small C$ itu saya sebut sebagai $\small F$.
\tkzDefTriangle[equilateral](C,D)\tkzGetPoint{F}
\tkzDrawPoints(F)
\tkzLabelPoint[above](F){$C$}
Sekarang saya dapat menggambar lingkarannya. Lebih dulu saya tetapkan titik pusat $\small\triangle ABC$ sebagai $\small O_1$.
\tkzCentroid(C,D,F)    \tkzGetPoint{O1}
%Lingkaran berjari-jari O_1C
\tkzDrawCircle[varying radius,name path=a](O1,C)
Berikutnya akan saya gambar garis yang sejajar $\small\overline{AB}$ dan melalui $\small C$. Untuk ini saya memerlukan satu titik baru, saya sebut saja sebagai $\small G$.
\tkzDefLine[parallel=through F](A,B) \tkzGetPoint{G}
Belum saya gambar garisnya, karena saya ingin ukurannya sama panjang dengan $\small\overline{AB}$. Saya perlu garis sejajar $\small\overline{DC}$ yang melalui $\small A$. Dari $\small A$ saya memerlukan satu titik baru, saya sebut saja sebagai $\small H$. Dengan demikian sekarang saya dapat menetapkan perpotongan garis yang melalui $\small C$ dan yang melalui $\small A$ tadi, titik potongnya itu saya sebut sebagai $\small I$.
\tkzDefLine[parallel=through A](O,F) \tkzGetPoint{H}
\tkzInterLL(A,H)(F,G) \tkzGetPoint{I}
Langkah yang sama saya lakukan untuk batas kanannya dengan menarik garis dari titik $\small B$.
\tkzDefLine[parallel=through B](O,F) \tkzGetPoint{J}
\tkzInterLL(B,J)(F,G) \tkzGetPoint{K}
Nah, barulah saya dapat menggambar garis yang sejajar dan sama panjang dengan $\small\overline{AB}$ dan melalui $\small C$.
\tkzDrawSegment[add=.1 and .11](I,K)
Sekarang saya memikirkan cara untuk membuat ruas garis pendek yang ditarik dari masing-masing ujung $\small\overrightarrow{DA}$ dan $\small\overrightarrow{DB}$. Saya perlu tetapkan satu koordinat baru. Agar mudah dan tepat, dalam hal ini saya meminta bantuan pada Geogebra. Saya masih masih harus mengatur nilai absis dan ordinat titik ini agar tampilannya sesuai dengan gambar pada sumber soal. Saya sebut koordinat ini sebagai $\small E$. Kemudian saya tetapkan perpotongan-perpotongan antargaris yang diperlukan, barulah menggambar kedua ruas garis pendek tersebut.
\tkzDefPoints{2.46/3.457/E}
\tkzDefLine[parallel=through E](A,B) \tkzGetPoint{L}
\tkzInterLL(A,H)(E,L) \tkzGetPoint{M} 
\tkzInterLL(B,J)(E,L) \tkzGetPoint{N} 

\tkzInterLL(M,N)(O,C) \tkzGetPoint{P} 
\tkzInterLL(M,N)(O,D) \tkzGetPoint{Q} 
\tkzDrawSegment[add=0 and 1](P,M) 
\tkzDrawSegment[add=0 and 1](Q,N)
Berikutnya saya akan menunjukan ukuran-ukuran yang diterakan dalam gambar pada sumber soal. Ternyata, letak di tengah ruas garis pada tkz-euclide diatur oleh opsi anchor=center, padahal dalam tikz digunakan opsi midway. Kembali saya perlu bantuan dari Geogebra untuk menetapkan dua koordinat.
\tkzDrawSegment[stealth-stealth](B,N)
\tkzLabelSegment[auto,fill=White,anchor=center](B,N){$\ds\frac{1}{2}''$}

\tkzDefPoints{5/5/R}\tkzDefPoints{5/3.9/S}
\tkzDrawSegment[-stealth](R,K)
\tkzLabelPoint[anchor=center](S){$x$}
Sekarang saya akan menandai dan menamai sudut $\small60^\circ$. Karena tanda sudut ini menggunakan panah, maka saya gunakan opsi arrows.
\tkzMarkAngle[size=0.9cm,arrows=-stealth](Q,O,P)
\tkzLabelAngle[pos=0.65](Q,O,P){$60^\circ$}
Terakhir, saya akan menunjukan ukuran diameter lingkaran. Untuk ini saya tetapkan garis sejajar $\small\overline{DB}$ dan melalui pusat lingkaran. Lalu saya tetapkan kedua titik potongnya pada lingkaran, menghubungkannya, dan menamainya.
\tkzCalcLength(O1,C) %menetapkan panjang jari-jari
\tkzGetLength{radius} %menetapkan jari-jari
\tkzDefLine[parallel=through O1](O,D) \tkzGetPoint{U}
\tkzInterLC[R](O1,U)(O1,\radius pt) \tkzGetFirstPoint{V} \tkzGetSecondPoint{W}
\tkzDrawSegment[stealth-stealth](V,W)
\tkzLabelSegment[auto,fill=White,anchor=center](V,W){$\ds\frac{3}{8}''$}
Selesailah! 
Dokumen di bawah ini saya susun (compile) dalam jaringan melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Semoga bermanfaat. 

Adjie Gumarang Pujakelana 2015



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...