Segitiga ABC siku-siku dan sama kaki. Dari titik A dibuat dua busur setengah lingkaran yang berpotongan di titik R dan masing-masing menyinggung sisi ¯BC di titik P dan Q. Tentukan nilai perbandingan PQ:AR.
Kedua busur itu simetris terhadap garis ↔AR, bukan? Garis ↔AR juga merupakan garis bagi ∠BAC sehingga ↔AR∩¯BC tepat di tengah-tengahnya dan ↔AR⊥¯BC. Sebutlah titik potongnya itu sebagai O.
Misalkan pusat dari busur ⏜ARP adalah titik M dan pusat dari busur ⏜ARQ adalah titik N. Tentu ANRM suatu persegi, bukan? Dengan demikian ¯MN⊥¯AR.
Perhatikan bahwa ¯BC merupakan garis singgung terhadap kedua busur itu maka ↔NQ⊥¯BC dan ↔MP⊥¯BC. Karena ↔AR⊥¯BC maka ↔MP∥↔QN∥↔AR sehingga ¯MN⊥↔MP⊥↔QN, PQNM berupa persegi panjang, dan AR=MN=PQ. Jadi PQ:AR=1:1.
Ini benar-benar khas, berdasarkan apa yang diketahui. Bahwa ∠BAC itu Anda bagi menjadi 4 bagian masing-masing senilai 22.5∘. Dengan demikian Anda dapat menetapkan koordinat (dalam bentuk kutub) titik K dan L
Bagaimana mudah, bukan?
Demikian semoga bermanfaat.
Misalkan pusat dari busur ⏜ARP adalah titik M dan pusat dari busur ⏜ARQ adalah titik N. Tentu ANRM suatu persegi, bukan? Dengan demikian ¯MN⊥¯AR.
Perhatikan bahwa ¯BC merupakan garis singgung terhadap kedua busur itu maka ↔NQ⊥¯BC dan ↔MP⊥¯BC. Karena ↔AR⊥¯BC maka ↔MP∥↔QN∥↔AR sehingga ¯MN⊥↔MP⊥↔QN, PQNM berupa persegi panjang, dan AR=MN=PQ. Jadi PQ:AR=1:1.
Lukisan
Misalkan △ABC yang Anda gambar berukuran AB=AC=6cm, maka (dalam gambar tikz) dapat Anda tetapkan\coordinate[label=below:$A$] (A) at (0,0);
\coordinate[label=right:$B$] (B) at (6,0);
\coordinate[label=above:$C$] (C) at (0,6);
\coordinate[label=] (O) at ($(B)!.5!(C)$);
Lalu bagaimana Anda menemukan letak titik P dan Q? Anda juga tidak mengetahui panjang AP dan AQ, bukan?Ini benar-benar khas, berdasarkan apa yang diketahui. Bahwa ∠BAC itu Anda bagi menjadi 4 bagian masing-masing senilai 22.5∘. Dengan demikian Anda dapat menetapkan koordinat (dalam bentuk kutub) titik K dan L
\coordinate[label=above:] (K) at (67.5:6);
\coordinate[label=above:] (L) at (22.5:6);
kemudian menetapkan perpotongan ¯AK dan ¯AL masing-masing terhadap ¯BC untuk memperoleh berturut-turut titik P dan Q. \path[name path=g1] (B)--(C);
\path[name path=g2] (A)--(K);
\path[name path=g3] (A)--(L);
\path[name intersections={of = g1 and g2, by={P}}];
\path[name intersections={of = g1 and g3, by={Q}}];
Anda sudah tahu bahwa AR=PQ dan ∡BAR=45∘. Jika Anda tetapkan koordinat titik R kemudian Anda proyeksikan R berturut turut terhadap ¯AC dan ¯AB maka Anda peroleh titik M dan N. Bagaimana caranya? \path
let
\p1=($(P)-(Q)$),
\n1={veclen(\x1,\y1)}
in
(45:\n1) coordinate[label={[xshift=.15cm]above:$R$}] (R)
($(A)!(R)!(C)$) coordinate (M)
($(A)!(R)!(B)$) coordinate (N);
Untuk menetapkan kedua hal di atas itu lebih dulu Anda harus menambahkan kepustakaan intersections dan calc pada mukadimah.\usetikzlibrary{calc,intersections}
Selanjutnya Anda gambar busur ⏜ARP dan ⏜ARQ, dengan panjang jari-jari sejarak AM, dari titik A hingga masing-masing berakhir di titik (sebutlah) X dan Y.\draw[thick]
let
\p1=($(A)-(M)$),
\n1={veclen(\x1,\y1)}
in
(A) arc (-90:90:\n1) coordinate (X)
(A) arc (180:0:\n1) coordinate (Y);
Sekarang Anda menggambar △ABC dan menamai titik P dan Q.\draw[thick] (A)--(B)--(C)--cycle;
\node[above,xshift=.1cm] at (P){$P$};
\node[above,xshift=.1cm] at (Q){$Q$};
Terakhir Anda tandai setiap titik itu oleh suatu noktah. Misalnya\foreach \t in {P,Q,R,X,Y}
\draw[fill=white] (\t) circle (1.2pt);
Dengan demikian hasilnya Anda peroleh seperti gambar (pertama) di atas.Bagaimana mudah, bukan?
Demikian semoga bermanfaat.
◻ Adjie Gumarang Pujakelana 2019
No comments:
Post a Comment