Mungkin Anda pernah menemukan dan menjawab soal terkait dengan gambar di samping ini.
Persegi panjang ABCD dibagi menjadi 4 bagian berbentuk persegi panjang yang lebih kecil dan kongruen. Pada kedua bagiannya, setengah dari daerah persegi panjang kecil itu dilipat menurut diagonalnya. Berapakah jarak dari titik A1 ke titik C1?
Bagaimana Anda memulainya?
Misalkan titik tengah sisi ¯AB adalah E dan titik tengah sisi ¯AD adalah H. Anda tahu ¯EH∥¯BD, bukan? ....................... (1)
Kemudian Anda melihat AEA1H sebagai layang-layang, bukan? Jelas ¯AA1 dan ¯EH berpotongan tegak lurus. Misalkan ¯AA1∩¯EH≡M. ¯EH adalah sumbu simetri sehingga AM=A1M ....................... (*)
Sekarang misalkan pusat persegi panjang ABCD adalah titik O dan jarak O ke ¯EH adalah OP. (Perhatikan persegipanjang AEOH.) Karena ¯EH diagonal persegi panjang AEOH maka OP=AM ....................... (**)
Sedangkan ¯EH selaku Dari (*) dan (**) Anda peroleh OP=A1M dan itu berarti ↔A1O∥↔MP. Sedangkan M,P∈↔EH maka ↔A1O∥↔EH ....................... (2)
Berdasarkan (1) dan (2) Anda peroleh ↔A1O∥↔BD ................................... (3)
Dalam hal ini ↔A1O≡↔BD sehingga A1,O∈¯BD.
Karena kedua persegi panjang CGOF≅AEOH dan kedua layang-layang CGC1F≅AEA1H maka perhitungan di atas sama berlakunya sehingga C1∈¯BD dan C1D=A1B ....................... (4)
Sekarang Anda dapat menuju kepada perhitungan untuk memperoleh panjang A1C1. Lebih dulu Anda harus tahu panjang A1B, bukan? Anda segera melihat segitiga siku-siku (mengapa?) △AA1B. Panjang AA1 segera diperoleh jika tahu panjang AM. Maka tampaklah △AEH.
Anda hitung dulu panjang EH.
EH2=AH2+AE2=22+1,52=4+2,25=6,25EH=2,5
Kemudian dengan memandang garis tinggi ¯AE dan ¯AM, dalam perhitungan luas daerah △AEH Anda peroleh
AE⋅AH=EH⋅AM1,5⋅2=2,5⋅AMAM=32,5=352AM=65
Dengan demikian AA1=2AM=125 dan pada △AA1B Anda peroleh
(A1B)2=(AB)2−(AA1)2=32−(125)2=9−14425=8125A1B=95
Berdasarkan (4) diperoleh A1B+C1D=2⋅95=185 sedangkan BD=2EH=2⋅2,5=5 (mengapa?) maka Anda peroleh
A1C1=BD−(A1B+C1D)=5−185=75Lukisan
Setelah Anda mengetahui ukuran-ukuran yang diperlukan melalui perhitungan di atas maka gambar tikz yang Anda buat untuk menghasilkan gambar seperti gambar (pertama) di atas menjadi lebih mudah. Anda dapat meletakkan titik B pada koordinat (0,0) sehingga Anda tetapkan
\coordinate[label=above:$A$] (A) at (0,3);
\coordinate[label=below:$B$] (B) at (0,0);
\coordinate[label=below:$C$] (C) at (4,0);
\coordinate[label=above:$D$] (D) at (4,3);
\coordinate[label=below:] (E) at ($(A)!.5!(B)$);
\coordinate[label=above:] (F) at ($(C)!.5!(B)$);
\coordinate[label=above:] (G) at ($(C)!.5!(D)$);
\coordinate[label=right:] (H) at ($(A)!.5!(D)$);
Anda memerlukan dukungan dari kepustakaan calc untuk menetapkan koordinat dari titik-titik E, F, G, dan H. Demikian juga untuk menetapkan koordinat dari titik A1 dan C1.
Kemudian letakkan sebelumnya lagi perintah untuk pengisian warna pada bagian daerah persegi panjang ABCD dan lipatannya berikut ini. Di sela-selanya adalah perintah untuk menggambar garis putus-putus sebagai sumbu simetri persegipanjang ABCD.
Terakhir, Anda akan menandai ukuran panjang sisi dari persegi panjang ABCD. Dalam contoh ini Anda gunakan paket tikz-dimline.
\coordinate[label=below:] (A1) at ($(B)!1.8cm!(D)$);
\coordinate[label=above:] (C1) at ($(D)!1.8cm!(B)$);
Anda gambar bagian dari persegi panjang ABCD setelah proses pelipatan,\draw[semithick] (B)--(F)--(G)--(D)--(H)--(E)--cycle ;
dan ini lipatannya,\draw[semithick] (F)--(C1)node[above]{$C_1$}--(G) (E)--(A1)node[below]{$A_1$}--(H);
Agar tumpang-tindihnya tepat, letakkan perintah gambar garis putus-putus bagian sudut persegi panjang ABCD berikut ini sebelum kedua perintah \draw itu.\draw[Periwinkle,dashed] (E)--(A)--(H) (F)--(C)--(G);
Warna Periwinkle berasal dari dvipsnames dalam paket xcolor.Kemudian letakkan sebelumnya lagi perintah untuk pengisian warna pada bagian daerah persegi panjang ABCD dan lipatannya berikut ini. Di sela-selanya adalah perintah untuk menggambar garis putus-putus sebagai sumbu simetri persegipanjang ABCD.
\fill[DarkOrchid,opacity=.5] (B)--(F)--(G)--(D)--(H)--(E)--cycle ;
\draw[Periwinkle,densely dashed] (E)--(G) (F)--(H);
\fill[DarkOrchid,opacity=.7] (F)--(C1)--(G)--cycle (E)--(A1)--(H)--cycle;
Warna DarkOrchid juga dari dvipsnames.Terakhir, Anda akan menandai ukuran panjang sisi dari persegi panjang ABCD. Dalam contoh ini Anda gunakan paket tikz-dimline.
\usepackage{tikz-dimline}
\pgfplotsset{compat=newest}
Letakkan kedua perintah berikut ini persis setelah perintah-perintah untuk menetapkan koordinat.\dimline[%
label style={},line style={stealth-stealth},
extension start length=-0.5cm,
extension end length=-0.5cm,
extension start style={color=lightgray},
extension end style={color=lightgray}
]{($(B)+(0,-0.5)$)}{($(C)+(0,-0.5)$)}{$4$};
\dimline[%
label style={rotate=90},
line style={stealth-stealth},
extension start length=0.5cm,
extension end length=0.5cm,
extension start style={color=lightgray},
extension end style={color=lightgray} ]{($(D)+(0.5,0)$)}{($(C)+(0.5,0)$)}{$3$};
Demikian semoga bermanfaat.◻ Adjie Gumarang Pujakelana 2019
No comments:
Post a Comment