Loading [MathJax]/jax/output/HTML-CSS/jax.js

Friday, June 28, 2019

Dalil Van Aubel pada Segitiga

Pada segitiga ABC dengan ketiga cevian ¯AD, ¯BE, dan ¯CF berpotongan pada satu titik P maka berlakuCPPF=CEEA+CDDB
Anda tahu, pada suatu segitiga sebarang, Dalil Van Aubel menunjukkan bahwa jika pada tiap sisi segitiga itu dibentuk persegi ``eksternal'' kemudian dari titik-titik sudutnya ditarik garis ke pusat persegi pada sisi di hadapannya maka ketiga garis cevian itu akan berpotongan di satu titik (perhatikan Gambar 2 di atas). Pekerjaan Anda kali ini adalah membuat konstruksi pada suatu segitiga untuk menunjukkan keberlakuan Dalil Van Aubel tersebut.

Lukisan

Sebagai contoh, dapat Anda tetapkan koordinat-koordinat untuk titik A, B, C sebagai berikut.
\coordinate[label=left:$A$] (A) at (0,0);
\coordinate[label=right:$B$] (B) at (6,0);
\coordinate[label=above:$C$] (C) at (2,4);
Anda akan menetapkan persegi dengan ¯BC sebagai salah satu sisinya. 
Anda tidak tahu secara pasti berapa panjang BC, bukan? Lalu bagaimana cara menetapkan persegi itu? 
Bila Anda memiliki koordinat titik tengah ¯BC (sebutlah titik X) kemudian dari X Anda tarik ruas garis tegak lurus ¯BC sejarak XB maka Anda peroleh titik pusat persegi itu, bukan? Lebih dulu Anda tetapkan koordinat titik X itu.
\coordinate (X) at ($(B)!.5!(C)$);
Dari X Anda akan menuju ke titik K dengan XK=XB dan XKXB. Tetapi Anda tidak tahu pasti berapa panjang XB. Karena hal tersebut maka titik K Anda tetapkan sebagai berikut.
\path
  let 
  \p1=($(X)-(B)$), % penetapan jari-jari
  \n1={veclen(\x1,\y1)} % panjang jari-jari
  in
  ($(X)!\n1!90:(B)$) coordinate (K);
Selanjutnya Anda akan menetapkan titik D sebagai titik potong dari ¯AK dan ¯BC. Anda nyatakan
\path[name path=AK] (A)--(K);
\path[name path=BC] (B)--(C);
\path [name intersections={of = BC and AK, by={D}}];
Sekarang Anda beralih ke sisi ¯AC. Hal serupa Anda lakukan. Tetapkan titik tengahnya sebagai (misalnya) Y kemudian dari Y Anda berjalan tegak lurus ¯YC sejarak YC maka Anda temukan titik L
\coordinate[label=left:] (Y) at ($(A)!.5!(C)$);
\path
  let 
  \p1=($(Y)-(C)$), % penetapan jari-jari
  \n1={veclen(\x1,\y1)} % panjang jari-jari
  in
  ($(Y)!\n1!90:(C)$) coordinate (L);
Untuk menetapkan titik E sebagai titik potong dari ¯BL dan ¯AC Anda nyatakan
\path[name path=BL] (B)--(L); 
\path[name path=AC] (A)--(C);
\path [name intersections={of = BL and AC, by={E}}];
Nah, dalam contoh ini, koordinat titik M mudah ditentukan, bukan? Karena A(0,0) dan B(6,0) maka  haruslah M(3,3)
\coordinate[label=left:] (M) at (3,-3);
Dengan demikian Anda hanya perlu melanjutkannya dengan menetapkan titik F sebagai titik potong dari ¯CM dan ¯AB
\path[name path=CM] (C)--(M);
\path[name path=AB] (A)--(B);
\path [name intersections={of = CM and AB, by={F}}];
Sedangkan untuk menetapkan titik P cukup Anda perpotongkan dua cevian saja, misalnya ¯CM dan ¯AK.
\path [name intersections={of = CM and AK, by={P}}];
Akhirnya Anda telah siap untuk menggambar garis-garisnya dan nama-nama titiknya, juga noktah-noktah dari titik-titik itu (bila perlu).
\draw (A)--(D) node[above,xshift=1.5mm]{$D$} 
(B)--(E) node[left,yshift=1.5mm]{$E$} 
(C)--(F) node[below]{$F$}; %ketiga cevian
\draw[thick] (A)--(B)--(C)--cycle ; % segitiga
\node[below,shift={(-.12,-.05)}] at (P) {$P$}; % letak dan penamaan titik P
\foreach \t in {D,E,F,P}
\fill (\t) circle (1.5pt); %noktah-noktah titik
Dengan demikian hasil gambar tikz Anda akan tampak seperti pada Gambar 1 di atas. Asyik, kan?
Demikian semoga bermanfaat.

 Adjie Gumarang Pujakelana 2019

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...