Showing posts with label lingkaran singgung segitiga. Show all posts
Showing posts with label lingkaran singgung segitiga. Show all posts

Saturday, November 14, 2020

Dua Lingkaran Menciumi Segitiga

Mukadimah

Perhatikan gambar di samping ini. Kali ini Anda akan menggambar lingkaran dalam (incircle) dan ``lingkaran singgung luar'' (excircle) segitiga. Anda tahu, kedua pusat lingkaran itu masing-masing ditentukan oleh perpotongan garis-garis bagi sudut. Oleh karena itu Anda akan menggunakan makro untuk garis bagi sudut yang telah juga dibahas di sana. Gambar Anda didukung oleh paket tikz dan dua kepustakaannya berikut ini.

\usepackage{tikz}
\usetikzlibrary{calc,intersections}

Anda juga memerlukan beberapa titik bantu, semuanya dinamai sebagai $T$ dengan menomorinya sebagai indeks. 


Gambar Anda

Anda mulai dengan menyiapkan koordinat untuk $\triangle ABC$ sama kaki. Sebagai contoh, Anda letakkan titik $E$ pada pusat koordinat. Kemudian dari $E$, bergeser ke kiri $1.5$ satuan untuk tutuk titik $A$ dan ke kanan $1.5$ satuan untuk titik $C$. Untuk garis tinggi, Anda letakkan titik $B$ dengan bergeser $4$ satuan ke atas.

\coordinate[label=below:$E$] (E) at (0,0);
\coordinate[label=below:$A$] (A) at (-1.5,0);
\coordinate[label=above:$B$] (B) at (0,4);
\coordinate[label=below:$C$] (C) at (1.5,0);
Anda dapat melihat gambar $\triangle ABC$ itu (tanpa sisi alas) oleh 
\draw (A)--(B)--(C);
Tetapi untuk perintah-perintah berikutnya Anda tekan tombol Enter agar perintah draw untuk gambar utama terletak pada bagian akhir.
Sekarang Anda bersiap untuk menetapkan titip pusat lingkaran besar. Tentu, Anda akan menarik dua garis bagi sudut, dari titik $B$ dan $C$. Mudah untuk menetapkan koordinat untuk kaki lainnya untuk sudut $C$, tetapi bagaimana untuk kaki sudut $B$? Satu hal yang ``menguntungkan'' adalah penyelidikan di dalam GeoGebra menunjukkan bahwa garis bagi sudut $B$ itu tegak lurus pada sisi $\overline{BA}$. Oleh karena itu, dari $B$, Anda akan mendirikan garis $\overline{BT_1}\perp\overline{BA}$ dengan menetapkan koordinat $T_1$, misalnya, sejarak $4\,\textrm{cm}$ dari $B$ (perhatikan perintahnya). Sedangkan untuk membentuk kaki sudut $C$, Anda tetapkan koordinat $T_2$ sejarak (misalnya) $5\,\textrm{cm}$ ke kanan dari $C$ (perhatikan perintahnya). 
\coordinate (T1) at ($(B)!4cm!90:(A)$);
\coordinate (T2) at ($(C)!-5cm!(A)$);
$\overline{BT_1}$ sebenarnya merupakan garis bagi sudut $\angle T_3BT_5$. Anda tetapkan ruas garis $\overline{BT_1}$ dan namai path ini. Kemudian Anda bentuk garis bagi sudut $\angle T_2CB$ dan namai juga path-nya. Lalu Anda tetapkan perpotongan dari kedua garis bagi sudut ini dan namai titik potongnya itu sebagai $O_2$.
\draw[thin,red!50,name path=g1] (B)--(T1);
\bagisudut[draw,thin,red!50,name path=g2]{T2}{C}{B}{1.5}{3.3}
\path[name intersections={of = g2 and g1, by={O2}}];
Anda memerlukan $T_5$. Nah, bagaimana cara menetapkan koordinatnya? (Perhatikan perintah-perintahnya.)
Lebih dulu Anda tetapkan titik singgung lingkaran $O_2$ pada sisi $\overline{BC}$ sebagai $T_3$. Lalu proyeksikan $T_3$ pada $\overline{BT_1}$. Sebutlah proyeksinya itu sebagai $T_4$. Nah, dari $T_4$ ini Anda mengambil arah negatif terhadap $T_4T_3$ untuk memperoleh $T_5$.
\coordinate[label=right:$T_3$] (T3) at ($(C)!(O2)!(B)$);
\coordinate (T4) at ($(B)!(T3)!(O2)$);
\coordinate (T5) at ($(T4)!-1!(T3)$);
Dengan ditemukannya $T_5$, sekarang menjadi mudah untuk Anda menetapkan titik $D$. Perpanjangkan $\overline{CA}$ dengan mengambil arah negatif terhadap $AC$, misalnya sejarak $6.5\,\textrm{cm}$, lalu hubungkan ke $T_2$ dan namai path ruas garis ini. Berikutnya mundur sedikit ke belakang dari $T_5$, misalnya sejarak $1\,\textrm{cm}$, dengan mengambil arah negatif terhadap $T_5B$ dan ambil arah negatif terhadap $BT_5$ sejarak (misalnya) $9\,\textrm{cm}$, lalu hubungkan kedua koordinat ini dan namai juga path untuk ruas garis ini. Sekarang Anda menemukan koordinat titik $D$ sebagai perpotongan dari kedua ruas garis tersebut.
\path[name path=g1] ($(A)!-6.5cm!(C)$)--(T2);
\path[name path=g2] ($(T5)!-1cm!(B)$)--($(B)!-9cm!(T5)$);
\path[name intersections={of = g2 and g1, by={D}}];
Sudah jelas, Anda akan mencari pusat lingkaran $O_1$ yang merupakan lingkaran dalam $\triangle ABD$. Anda dapat memotongkan garis bagi sudut dari $A$ dan $D$.
\bagisudut[draw,thin,red!50,name path=g3]{B}{A}{D}{1.5}{1.75}
\bagisudut[draw,thin,red!50,name path=g4]{A}{D}{B}{1.5}{2.9}
\path[name intersections={of = g3 and g4, by={O1}}];
Sekarang Anda memerlukan titik bantu $T_6$ dan $T_7$ yang masing-masing merupakan proyeksi dari kedua pusat lingkaran terhadap garis yang melalui sisi alas segitiga. 
\coordinate (T6) at ($(A)!(O1)!(D)$);
\coordinate (T7) at ($(A)!(O2)!(T2)$);
Akhirnya Anda menghadapi sentuhan akhir. Anda tampakkan ruas-ruas garis yang menghubungan titik singgung $T_7$, $D$, dan titik singgung $T_5$ dan sekaligus menamai titiknya. 
\draw (T7)--(D) node[above]{$D$}--(T5) node[above] {$T_5$};
Kemudian Anda gambar kedua lingkaran itu (perhatikan perintahnya, ingat, Anda tidak tahu secara persis ukuran dari tiap jari-jarinya).
\draw let \p1=($(O2)-(T3)$),\n1={veclen(\x1,\y1)}
  in (O2) circle (\n1);
\draw let \p1=($(O1)-(T6)$),\n1={veclen(\x1,\y1)}
  in (O1) circle (\n1);
Selanjutnya Anda tampakkan jari-jari dari kedua lingkaran dan garis tinggi $\triangle ABC$ (gambar segitiganya tadi sudah ditunjukkan di atas), sekaligus menamainya. 
\draw[thin] (O1)--(T6) node[right,midway] {$r_1$} 
(B)--(E) node[right,midway] {$h$} 
(O2)--(T7) node[right,midway] {$r_2$} node[below] {$T_7$};
Gambar Anda dipungkas dengan menampakkan noktah-noktah titik tertentu yang perlu ditampilkan.
\foreach \t in {A,B,C,D,E,T3,T5,T6,T7,O1,O2}
\fill (\t) circle (2pt);

Penutup

Sering kali GeoGebra sangat membantu dalam ketepatan menggambar. Oleh karena itu sebaiknya Anda memasangnya dan memahami cara penggunaannya. O ya, bila garis-garis bagi sudut itu tidak ingin Anda tampilkan, ubah saja perintahnya, dari draw menjadi path.

Demikian semoga bermanfaat. Bila Anda berminat untuk mempelajari $\LaTeX$ secara khusyuk, silakan bergabung ke Indonesia Digital Teacher atau hubungi @Kalakay via Telegram. 


$\square$ Adjie Gumarang Pujakelana 2020

Tuesday, May 12, 2015

TkZ-Euclide: Lingkaran-Singgung Segitiga

Menepis jenuh, saya berjalan-jalan di dalam "perpustakaan". Karena akhir-akhir ini saya menyukai gambar-gambar geometris yang relatif rumit dalam sudut pandang bila disusun dalam $\small\LaTeX$, maka saya pun mencari buku-buku Geometri. Ternyata tangan saya memandu pada "lemari" buku tua dan mendapati Wooster Woodruff Beman dan David Eugene Smith, New Plane and Solid Geometry. Karena, setelah saya memeriksa daftar isi dan halaman pertamanya di Amazon, isinya sesuai dengan harapan saya, maka buku itu pun saya ambil. 
Pada Buku III halaman 138 dalam buku tersebut saya menemukan gambar di samping ini, yang merupakan konstruksi dalam membuktikan dalil (teorema) berikut ini.
Sebuah lingkaran dapat bersinggungan-luar dengan tiga garis yang membentuk suatu segitiga. (Lingkaran-singgung luar dan dalam)
Kemudian saya mempertimbangkan untuk menggambarnya dengan menggunakan paket tkz-euclide. Meskipun demikian, untuk menempatkan nama-nama ruas garis, saya juga menggunakan perintah \node dari paket tikz.
Ini kali pertama di mana saya menggunakan paket tkz-euclide untuk konstruksi yang cukup rumit. Di antara pengalaman baru yang saya dapat adalah pengkodean untuk menetapkan perpotongan dari dua garis.
Nah, berikut ini gambar yang dapat saya buat berdasarkan gambar dalam buku tersebut.
Karena saya ingin meniru persis gambar tersebut, maka saya gunakan dulu GeoGebra untuk mendapatkan koordinat-koordinat yang membentuk ketiga ruas garisnya. Dengan demikian, akibatnya, saya dapat menetapkan batas cakupan nilai $x$ dan nilai $y$ pada bidang koordinat.
\tkzInit[xmin=-4,xmax=3,ymin=-3,ymax=3] %batasan nilai x dan y
%Menetapkan enam titik, sepasang-sepasang dihubungkan oleh ruas garis.
\tkzDefPoint(-3,-1.09){D}  
\tkzDefPoint(2,1.88){E}
\tkzDefPoint(-3.16,-0.28){F} 
\tkzDefPoint(2.52,-0.9){G}
\tkzDefPoint(-0.46,2){H} 
\tkzDefPoint(2,-2.26){I}
\tkzDrawSegments[add= 0.3 and 0.25,color=biruku!80](D,E F,G H,I) %menggambar ketiga ruas garis
Warna ruas garis (dan lingkaran-dalam segitiga) saya tetapkan dalam preamble dengan menyertakan paket xcolor.
\usepackage[dvipsnames,svgnames]{xcolor}
\definecolor{biruku}{cmyk}{1,0.80,0.30,0.05}
\definecolor{bistre}{RGB}{150, 113, 23}
Penamaan ketiga ruas garis itu sebenarnya saya lakukan belakangan setelah gambar lingkaran dan busur terbentuk, agar dapat ditempatkan pada koordinat yang tepat.
\node[above,xshift=-1.8cm,yshift=-1.1cm] at (D){$b$} node[above,xshift=1.1cm,yshift=.65cm] at (E){$b$};
\node[above,yshift=.165cm] at (-4.5,-0.28){$c$} node[above,xshift=1.2cm,yshift=-.165cm] at (G){$c$};
\node[above,xshift=-.8cm,yshift=1.5cm] at (H){$a$} node[above,xshift=.975cm,yshift=-1.5cm] at (I){$a$};
Segitiga sudah terbentuk oleh perpotongan di antara ketiga ruas garis. Lalu bagaimana cara menetapkan dan menamai perpotongan dari dua ruas garis?
%Menetapkan titik potong dari sepasang-sepasang ruas garis.
\tkzInterLL(D,E)(F,G) %menetapkan perpotongan ruas garis DE dan FG
\tkzGetPoint{A} %menetapkan titik potongnya sebagai titik A
\tkzDrawPoints(A) % menggambar nohtah titik A
\tkzLabelPoints[left,xshift=-.3cm,yshift=-.13cm](A) % menamai titik A sebagai "A"
\tkzInterLL(F,G)(H,I) \tkzGetPoint{B}
\tkzDrawPoints(B) 
\tkzLabelPoints[below,xshift=-.1cm](B)
\tkzInterLL(D,E)(H,I) \tkzGetPoint{C}
\tkzDrawPoints(C) 
\tkzLabelPoints[above,yshift=.05cm,xshift=.05cm](C)
Berikutnya lebih dulu harus digambar lingkaran-dalam segitiga. Caranya? Kita buat garis-bagi sudut! 
%Menetapkan garis-bagi sudut (lawan arah putar jarum jam)
\tkzDefLine[bisector](B,A,C) %menetapkan garis-bagi sudut BAC
\tkzGetPoint{P} %menetapkan titik pembentuk garis-bagi sudut
\tkzDrawLine[dashed,color=SeaGreen!70](A,P) %menggambar garis-bagi sudut dari titik A
\tkzDefLine[bisector](C,B,A) \tkzGetPoint{Q}
\tkzDrawLine[dashed,add= 0.15 and 0.7,color=SeaGreen!70](B,Q)
\tkzDefLine[bisector](A,C,B) \tkzGetPoint{S}
\tkzDrawLine[dashed,color=SeaGreen!70](C,S)
Perhatikan bahwa nama sudut harus ditetapkan dengan oerientasi berlawanan arah putar jarum jam. 

Perpotongan dari ketiga garis sudut itu adalah titik pusat lingkaran-dalam segitiga.
%Menetapkan titik potong garis-bagi sudut sebagai pusat lingkaran-dalam segitiga
\tkzInterLL(A,P)(B,Q) %menetapkan perpotongan dari garis-bagi sudut AP dan BQ
\tkzGetPoint{O} %menetapkan titik potongnya (pusat lingkaran-dalam segitiga) sebagai titik O
\tkzDrawPoints(O) % menggambar nohtah titik
\tkzLabelPoints[below](O) % menamai titik O sebagai "O"
Untuk mendapatkan jari-jarinya, kita tarik garis tinggi dari $\small O$ ke arah sisi segitiga, menetapkan perpotongannya, kemudian menggambar lingkarannya.
%Menetapkan jari-jari lingkaran-dalam segitiga
\tkzDrawAltitude[dashed,color=gray](A,C)(O) %menetapkan garis tinggi dari O ke sisi AC
\tkzGetPoint{R} %menetapkan perpotongannya
\tkzLabelPoints[above](R) %menamai titik potong itu sebagai "R"
\tkzDrawCircle[radius,color=bistre](O,R) %Menggambar lingkaran-dalam segitiga
\tkzMarkRightAngle[color=gray,opacity=.5](A,R,O) %menandai sudut ARO siku-siku di R
Sekarang saya memikirkan cara untuk menggambar (ketiga) lingkaran-singgung-luar segitiga. Bagaimana, ya? Buat garis yang melalui titik sudut dan tegak lurus pada garis-bagi sudut itu! Perpotongan sepasang-sepasang (dari tiga) garis yang terbentuk menetapkan titik-titik pusat lingkaran-singgung-luar segitiga.
%Membuat garis tegak lurus terhadap garis bagi sudut yang melalui titik sudut
\tkzDefLine[orthogonal=through A](A,P) %menetapkan garis yang tegak lurus garis-bagi sudut AP di titik A
\tkzDrawLine[add= 1 and -.4,color=gray,dashed](A,tkzPointResult) %menggambar garis itu
\tkzDefLine[orthogonal=through B](B,Q)
\tkzDrawLine[add= 0.8 and 0.5,color=gray,dashed](B,tkzPointResult)
\tkzDefLine[orthogonal=through C](C,S)
\tkzDrawLine[add= 0.7 and -.4,color=gray,dashed](C,tkzPointResult)
Perhatikan bahwa opsi add=... and ... berguna untuk memperpanjang atau memperpendek ujung garis. Kita dapat mengatur nilai-nilainya untuk mendapatkan gambar garis yang diinginkan.
%Menetapkan titik pusat lingkaran O_1
\tkzInterLL(C,tkzPointResult)(A,P) %menetapkan perpotongan garis yang melalui C dan garis-bagi sudut AP
\tkzGetPoint{O1} % menetapkan titik potongnya sebagai O_1
\tkzDrawPoints(O1) % menggambar nohtah titik O_1
\tkzLabelPoint[above,xshift=-.2cm](O1){$O_1$} %menamai titik O_1 sebagai "O_1"
%Menetapkan jari-jari
\tkzDrawAltitude[dashed,color=gray](A,B)(O1) %menetapkan garis-tinggi dari O_1 ke arah sisi AB
\tkzGetPoint{P1} % menetapkan titik potongnya sebagai P_1
\tkzLabelPoint[below](P1){$R_1$} %menamai titik P_1 sebagai "R_1"
%Menggambar lingkaran
\tkzDrawCircle[radius,color=gray](O1,P1) %menggambar lingkaran berpusat di O_1
\tkzMarkRightAngle[color=gray,opacity=.5](O1,P1,B) %menandai sudut O_1P_1B siku-siku di P_1
Saya sudah menggambar lingkaran-singgung-luar $\small\triangle ABC$ yang menyinggung sisi $\small\overline{BC}$ dan berpusat di $\small O_1$. 
Dengan cara yang sama, berikut ini pengkodean untuk menggambar lingkaran-singgung-luar $\small\triangle ABC$ yang menyinggung sisi $\small\overline{AC}$ dan berpusat di $\small O_2$.
%Menetapkan titik pusat lingkaran O_2
\tkzInterLL(C,tkzPointResult)(B,O) \tkzGetPoint{O2}
\tkzDrawPoints(O2)
\tkzLabelPoint[left,yshift=-.2cm](O2){$O_2$}
%Menetapkan jari-jari
\tkzDrawAltitude[dashed,color=gray](A,C)(O2)
\tkzGetPoint{P2}
\tkzLabelPoint[below,xshift=.2cm,yshift=.1cm](P2){$R_2$}
%Menggambar lingkaran
\tkzDrawCircle[radius,color=gray](O2,P2)
\tkzMarkRightAngle[color=gray,opacity=.5](O2,P2,C)
Berikutnya, lingkaran-singgung-luar $\small\triangle ABC$ yang menyinggung sisi $\small\overline{AB}$ dan berpusat di $\small O_3$. Kalau digambarkan secara utuh, lingkaran ini terlalu besar; oleh karena itu saya gambarkan dalam bentuk busurnya saja.
%Menetapkan titik pusat lingkaran O_3
\tkzInterLL(A,tkzPointResult)(C,O) \tkzGetPoint{O3}
\tkzDrawPoints(O3)
\tkzLabelPoint[left](O3){$O_3$}
%Menetapkan jari-jari
\tkzDrawAltitude[dashed,color=gray](B,C)(O3)
\tkzGetPoint{P3}
\tkzLabelPoint[right,yshift=.1cm,xshift=-.1cm](P3){$R_3$}
%Menyiapkan titik bantu untuk menggambar busur O_3
\tkzDefPoint(-3,-3){S} %menetapkan titik bantu S untuk memperoleh gambar busur yang ideal
\tkzCalcLength(O3,P3) %menetapkan panjang jari-jari
\tkzGetLength{radius} %menetapkan jari-jari
%Menggambar busur O_3
\tkzDrawArc[R with nodes](O3,\radius pt)(O3,S) %menggambar busur berpusat di O_3 dari O_3 s.d. S
\tkzMarkRightAngle[color=gray,opacity=.5](C,P3,O3)
Terakhir, melengkapi gambar dengan penandaan sudut-sudut siku-siku pada sudut-sudut yang bersesuaian.
%Menandai tanda sudut siku yang diperlukan
\tkzMarkRightAngle[color=gray,opacity=.5](O2,C,O3)
\tkzMarkRightAngle[color=gray,opacity=.5](O2,B,O3)
\tkzMarkRightAngle[color=gray,opacity=.5](O3,A,O1)
Nah, tuntas sudah. Panjang dan agak rumit? Mungkin, tetapi sepadang dengan hasil yang diperoleh, bukan?

Dokumen di atas saya susun (compile) dalam jaringan melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Demikian semoga bermanfaat. 

Adjie Gumarang Pujakelana 2015

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...