Showing posts with label briss. Show all posts
Showing posts with label briss. Show all posts

Friday, July 3, 2015

Bidang-12 (Dodecahedron)

Sekarang mari kita menggambar bidang-12 (dodecahedron), seperti tampak pada gambar di samping. Dalam hal ini saya ajak Anda untuk menggunakan paket tikz.

Pada preamble cukup kita siapkan
\usepackage[dvipsnames,svgnames]{xcolor}
\usepackage{tikz}
Harap selalu diingat bahwa, dalam preamble, paket xcolor (untuk pewarnaan) selalu ditempatkan sebelum paket tikz.

Sesuai dengan bentuk gambar tersebut yang akan dibuat, maka kita pilih koordinat-koordinat titik yang diperlukan. Agar lebih tepat, kita gunakan saja GeoGebra. Salah satu cara untuk menetapkan koordinat suatu titik (dalam environment tikzpicture) adalah sebagai berikut
\coordinate (A) at (0,0);
$\small A$ adalah "nama" titik itu dan $\small(0,0)$ adalah letak/koordinatnya. Dalam hal ini $\small A$ sekadar sebutan/penetapan, sehingga tidak tercetak. Ada $\small 20$ titik sudut pada bidang-12, penetapan koordinat untuk semua titik tersebut dapat Anda lihat dalam pengkodean di bawah ini.

Selanjutnya, dalam tikz, untuk menggambar suatu poligon konveks kita nyatakan (dalam environment tikzpicture) perintah
\draw[fill=DarkSeaGreen,opacity=0.6] (A)--(B)--(C)--(D)--(E)--cycle;
Ini dilakukan setelah koordinat dari kelima titik itu ditetapkan lebih dulu (lihat dalam pengkodean di bawah ini). DarkSeaGreen adalah opsi warna dari svgnames dalam xcolor dan nilai opacity menyatakan tingkat "ketaktembuspandangan" pada objek (poligon) yang kita gambar. Itu adalah bentuk baku dalam menggambar poligon konveks dalam tikz, yang selalu diakhiri dengan --cycle;.

Terakhir, kita akan menampilkan noktah dari titik dalam bentuk "bola". Untuk ini kita gunakan perintah
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50] (A) circle (0.08);
Koordinat titik $\small A$ adalah pusat dari "bola" yang berjari-jari $\small 0,08$ cm. Warna pada "selimut bola" adalah perpaduan dari DarkSlateGray (dari svgnames-xcolor) dan putih dengan perbandingan $\small 15\%:85\%$, sedangkan "lingkaran terluar" dari "bola" itu diwarnai DarkSlateGray dengan kadar $\small50\%$.

Kemudian berikut ini pengkodean selengkapnya dan dokumen yang dihasilkannya. Dokumen tersebut adalah hasil pemotongan sesuai dengan cakupan untuk gambar tersebut, dengan menggunakan software BrissDokumen tersebut saya susun (compile) dalam jaringan melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX
Bila Anda pengguna situs Online LaTeX Editor ShareLaTeX, Google Chrome, dan plugin Adobe Reader, saya sarankan Anda untuk memasang Acrobat Reader DC dalam komputer/laptop Anda, karena saat ini Google Chrome tidak lagi mendukung penggunaan plugin Adobe Reader.

Demikian semoga bermanfaat. 

Adjie Gumarang Pujakelana 2015



\documentclass[10pt,a4paper]{article}
\usepackage[margin=1.5cm]{geometry}
\usepackage[dvipsnames,svgnames]{xcolor}
\usepackage{tikz}

\begin{document}

\begin{figure}[!ht]
\centering
\begin{tikzpicture}[very thick,scale=2.8,DarkSlateGray]
\coordinate (A) at (0,0);
\coordinate (B) at (2.5,0.24);
\coordinate (C) at (3.02,2.76);
\coordinate (D) at (0.76,4.04);
\coordinate (E) at (-1.04,2.28);
\coordinate (A1) at (0.3,1.66);
\coordinate (B1) at (1.88,0.72);
\coordinate (C1) at (3.22,1.96);
\coordinate (D1) at (2.46,3.66);
\coordinate (E1) at (0.66,3.42);
\coordinate (B2) at (-.14,-.56);
\coordinate (C2) at (1.84,-.68);
\coordinate (D2) at (3.42,-.26);
\coordinate (B3) at (4.32,1.54);
\coordinate (C3) at (4.2,3.38);
\coordinate (D3) at (2.9,4.68);
\coordinate (B4) at (.94,5.16);
\coordinate (C4) at (-.42,4.24);
\coordinate (D4) at (-1.58,2.66);
\coordinate (F) at (-1,1);

\draw[fill=DarkSeaGreen,opacity=0.6] (A)--(B)--(C)--(D)--(E)--cycle;
\draw[opacity=0.6,dashed] (A1)--(B1)--(C1)--(D1)--(E1)--cycle;
\draw[fill=DarkKhaki,opacity=0.6] (A)--(B2)--(C2)--(D2)--(B)--cycle;
\draw[fill=CadetBlue,opacity=0.6] (B)--(D2)--(B3)--(C3)--(C)--cycle;
\draw[fill=Tan,opacity=0.6] (C)--(C3)--(D3)--(B4)--(D)--cycle;
\draw[fill=LightSteelBlue,opacity=0.6] (D)--(B4)--(C4)--(D4)--(E)--cycle;
\draw[fill=Thistle,opacity=0.6] (E)--(D4)--(F)--(B2)--(A)--cycle;
\path[opacity=0.6] (B2)--(C2)--(B1)--(A1)--(F)--cycle;
\draw[opacity=0.6,dashed] (C2)--(B1) (F)--(A1);
\path[opacity=0.6] (C2)--(D2)--(B3)--(C1)--(B1)--cycle;
\draw[opacity=0.6,dashed] (B3)--(C1);
\path[opacity=0.6] (B3)--(C3)--(D3)--(D1)--(C1)--cycle;
\draw[opacity=0.6,dashed] (D3)--(D1);
\path[opacity=0.6] (D3)--(B4)--(C4)--(E1)--(D1)--cycle;
\draw[opacity=0.6,dashed] (C4)--(E1);
%titik dengan ball
%http://tex.stackexchange.com/questions/228946/prevent-shifting-of-shading-center-point-when-using-relative-coordinates
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50] (A) circle (0.08) ;
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](B) circle (0.08);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](C) circle (0.08);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](D) circle (0.08);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](E) circle (0.08);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](F) circle (0.08);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50] (A1) circle (0.08) ;
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](B1) circle (0.08);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](C1) circle (0.08);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](D1) circle (0.08);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](E1) circle (0.08);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](B2) circle (0.08);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](C2) circle (0.08);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](D2) circle (0.08);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](B3) circle (0.08);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](C3) circle (0.08);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](D3) circle (0.08);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](B4) circle (0.081);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](C4) circle (0.08);
\shadedraw[ball color=DarkSlateGray!15!white, draw=DarkSlateGray!50](D4) circle (0.08);
\end{tikzpicture}
\end{figure}
\end{document}




Thursday, July 31, 2014

Memotong dan Menyertakan Berkas PDF ke dalam Dokumen $\small\LaTeX$

Ketika kita sedang bekerja dalam dokumen $\small\LaTeX$, ada kalanya kita memerlukan bagian dari suatu berkas (file) PDF lain, entah berupa gambar maupun teks, untuk disertakan ke dalam dokumen $\small\LaTeX$ yang sedang kita susun. Hasilnya tentu akan lebih baik dengan cara memotongnya dan menyimpannya kembali dalam berkas PDF baru, dari pada kita mengubahnya menjadi berkas gambar (image), karena hasil pencetakan dokumen $\small\LaTeX$ memang berupa berkas PDF juga.
Lalu, bagaimana cara memotong (crop) bagian dari suatu berkas PDF?
Dalam hal ini saya gunakan BRISS, software berukuran ringan, portabledan gratis dari laborg.

Cara Pemotongan

  1. Unduh software BRISS versi 0.9 di sini.
  2. Ekstrak berkas yang terunduh, kemudian buka berkas briss-0.9.exe dalam layar penuh.
  3. Buka berkas PDF yang akan dipotong: klik File>Load File>pilih berkas PDF pada direktori komputer Anda. Misalnya, saya akan memotong berkas ini.
  4. Muncul pesan berikut ini, abaikan bila tidak diperlukan dengan menekan tombol Cancel.
  5. Geserlah sudut kiri-atas dan sudut kanan-bawah pada persegi panjang yang muncul, sesuai dengan bagian yang akan dipotong.
  6. Setelah itu klik menu Action>Crop PDF. Namai berkas PDF hasil pemotongan tersebut, pilih direktori untuk menyimpannya, dan klik Save.

Menyertakan Berkas PDF ke dalam Dokumen


Dengan keenam langkah di atas kita telah siap untuk menyertakan berkas PDF hasil pemotongan ke dalam dokumen $\small\LaTeX$ yang sedang kita susun. Dalam contoh ini saya gunakan dua paket utama terkait dengan hal ini, yaitu:
\usepackage{graphicx}
\usepackage{epstopdf}
dengan menerapkan makro:
\makeatletter
\newif\ifGin@pdfcrop
\Gin@pdfcroptrue
\define@key{Gin}{crop}[true]{%
  \csname Gin@pdfcrop#1\endcsname
}
\epstopdfDeclareGraphicsRule{.eps}{pdf}{.pdf}{%
  epstopdf --outfile=%
  \ifGin@pdfcrop
    tmp-image.pdf #1 &&
    pdfcrop tmp-image.pdf \OutputFile
  \else
    \OutputFile\space#1%
  \fi
}
\makeatother

Berikut ini contoh pengkodean selengkapnya dan hasilnya. 
Contoh dokumen ini saya susun melalui Online LaTeX Editor ShareLaTeX.
Demikian semoga bermanfaat.

Adjie Gumarang Pujakelana 2014
\documentclass{article}
\usepackage{graphicx}
\usepackage{epstopdf}
\usepackage{fbb}

\makeatletter
\newif\ifGin@pdfcrop
\Gin@pdfcroptrue
\define@key{Gin}{crop}[true]{%
  \csname Gin@pdfcrop#1\endcsname
}
\epstopdfDeclareGraphicsRule{.eps}{pdf}{.pdf}{%
  epstopdf --outfile=%
  \ifGin@pdfcrop
    tmp-image.pdf #1 &&
    pdfcrop tmp-image.pdf \OutputFile
  \else
    \OutputFile\space#1%
  \fi
}
\makeatother

\begin{document}

\section*{Menyertakan \emph{file} PDF hasil \emph{crop}} 
\includegraphics[crop,width=\textwidth]{bohr.pdf}

\end{document}




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...