Showing posts with label drop cap. Show all posts
Showing posts with label drop cap. Show all posts

Friday, July 3, 2020

Membuat Drop Cap dengan Paket Lettrine

Drop cap dapat mempercantik tampilan paragraf Anda. Di dalam TeX Live, drop cap dibentuk dengan menggunakan berkas dalam bentuk font dimension (*.fd). Ada berbagai jenis font dimension yang tersedia di dalam TeX Live yang dapat Anda pilih. Drop cap semakin cantik berkat dukungan dari paket lettrine

Bagaimana membentuknya?

Pertama, pada mukadimah, cantumkan tiga baris perintah pendukungnya sebagai berikut.
\usepackage{lettrine}
\input <nama dimensi jenis huruf>
\newcommand*\initfamily{\usefont{U}{<nama dimensi jenis huruf>}{xl}{n}}
Kedua, dalam penggunaannya, (Anda dapat memberikan pewarnaan oleh paket xcolor, misalnya) Anda berikan perintah
\lettrine[lines=<banyak baris>,...]{\initfamily\color{<warna>}<satu huruf>}
{\color{BlueViolet}<huruf lainnya>} <teks dalam paragraf>
Opsi-opsi lainnya dalam perintah \lettrine dapat Anda pelajari di dalam dokumentasi paket lettrine. Untuk melihat hasilnya, perhatikan contoh dokumen berikut ini.


Untuk melihat huruf-huruf cantik dari beberapa font dimension, berikut ini penampakkan dari GoudyIn.fd, ArtNouv.fd, Elzevier.fd, Nouveaud.fd, Acorn.fd, Zallman.fd, MorrisIn.fd, dan Typocaps.fd.


Bila Anda bekerja dengan pengkompilasi XeLaTeX, tentu pilihan jenis hurufnya lebih banyak lagi. Tetapi ada cara yang khas untuk Anda dalam membuat dop cap. Paket fontspec dan penetapan jenis huruf utama (Anda tentukan sendiri) tetap menjadi syarat wajib.
\usepackage{fontspec}
\setmainfont[Ligatures={TeX}]{...}
Kemudian Anda tetapkan jenis huruf yang akan digunakan untuk drop cap, misalnya,
\newfontface{\amy}{amydor.ttf}
Jangan lupa untuk mencantumkan pendukungnya.
\usepackage{lettrine}
\renewcommand{\LettrineFontHook}{\color{Emerald}\amy}
Dalam penggunaannya, sama seperti di atas tetapi mungkin Anda perlu menetapkan ukuran huruf tertentu agar harmonis dengan teks di kanannya. Misalnya,
\lettrine[lines=4,...]{\fontsize{50}{50}\selectfont D}{rop cap} dapat mempercantik tampilan paragraf Anda. 
Ini sekadar contoh teks.
Berikut ini contoh dokumen oleh XeLaTeX yang memuat drop cap


Demikian semoga bermanfaat.
Bila Anda berminat untuk mempelajari $\LaTeX$ secara khusyuk, silakan bergabung ke Indonesia Digital Teacher atau hubungi @Kalakay via Telegram.

$\square$ Adjie Gumarang Pujakelana 2020

Thursday, September 19, 2013

Mengetik Dokumen $\LaTeX$: Drop Cap

Seringkali untuk publikasi model newsletter, koran, poster atau dokumen yang memiliki format agat tidak formal, dibutuhkan model paragraf yang pada diawali dengan huruf yang lebih besar. Untuk membuat itu tidaklah sulit. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan paket picinpar, dengan environment \window.

Contoh di bawah ini menjelaskan cara tersebut dengan mudah. Silakan tulis:
\documentclass{article}
\usepackage{picinpar}
\title{\bf Drop Cap}
\author{Adjie Gumarang Pujakelana}
\date{19 September 2013}
\begin{document}
\maketitle
\begin{window}[0,l,{\Huge\bf D},{}]
\noindent
engan \LaTeX\ dapat dibuat paragraf dengan huruf awal yang besar seperti ini.
Workstation awalnya merupakan komputer yang cukup mahal.  Sering digunakan
pada penggunaan serius, misalnya pada aplikasi geofisika, CAD, dan sebagainya. 
Sejalan dengan perkembangan zaman, sekarang kemampuan PC dengan
sistem operasi Linux telah memberikan kesempatan pemanfaatan ala
Workstation bagi Universitas yang tak memiliki dana yang melimpah
ruah. Memang sepintas lalu \LaTeX\ seperti kuno, tetapi di
balik kesederhanaannya tersimpan teknik pengolahan teks yang
canggih.  Kalau word processor itu dapat diumpamakan sebagai mesin tik, maka
\LaTeX\ itu mirip mesin tipe setting, buku aturan, orang yang menset, jadi
merupakan untaian perangkat bantu.
\end{window}
\end{document}

Environment \window menggunakan opsi sebagai berikut :
\begin{window}[nz,posisi,teks,keterangan]
Karena huruf yang berukuran besar tersebut ingin dipepetkan ke kiri, maka dipilih posisi=l. Sedangkan untuk paragraf harus dipilih tanpa indent, dengan perintah \noindent. Sedangkan font yang diperbesar ditulis dengan perintah \Huge. Tentunya ini dapat divariasikan lagi, misalnya dengan menggunakan font yang lebih besar. Agar penjelasannya mudah maka digunakan cara seperti di atas dulu. Hasil dari dokumen ini dapat dilihat pada gambar berikut ini.
Demikian semoga bermanfaat. 

Adjie Gumarang Pujakelana 2013

-->
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...