Tuesday, December 17, 2013

Pembobotan Soal

Apa kesan Anda ketika bobot soal tertera pada naskah soal yang sedang Anda hadapi?

Pembobotan termasuk salah satu unsur dalam pembuatan soal. Teknis pembuatan soal yang baik akan membawa akibat yang baik pula terhadap hasil pengujiannya. Bobot soal sebaiknya disertakan pada setiap butir soal dalam naskah soal, agar peserta yang diuji dapat mempertimbangkan: soal mana yang sebaiknya dijawab lebih dulu, ketersediaan waktu yang diperlukan untuk menjawabnya, dan hasil yang diperolehnya atas jawaban yang benar.

Bagaimanakah membuat naskah soal dengan menyertakan pembobotan pada tiap butir soal secara otomatis dalam dokumen $\LaTeX$?

Untuk keperluan ini $\LaTeX$ telah menyediakan klas dokumen khusus, yaitu exam. Selain tentang teknis pembobotan, dalam contoh berikut ini Anda dapat pula mempelajari tentang beberapa teknis penulisan butir soal.





Dokumen di atas ditulis dengan struktur sebagai berikut.




Demikian semoga bermanfaat! 
Adjie Gumarang Pujakelana 2013

-->

Sunday, December 15, 2013

Minipage: Menyandingkan Dua Kolom

Minipage adalah suatu environment yang menyediakan sebentuk "kotak" untuk suatu paragraf yang merupakan suatu halaman seutuhnya dalam bentuk mini. Minipage dapat berisi catatan kaki tersendiri, paragraf, array, tabel, gambar, dan environment lainnya. Meskipun demikian, minipage tidak dapat memuat perintah floats atau marginpar.
Sintaksnya adalah sebagai berikut:

\begin{minipage}[<pos>][<height>][<inner-pos>]{<width>}
{<text>
\end{minipage} 

dimana
  • <pos> mengatur posisi vertikal dalam "kotak" terhadap dasar teks (ukuran yang dapat dipilih adalah c, t, atau b).
  • <height> menentukan ketinggian "kotak".
  • <inner-pos> menentukan posisi <text> dalam "kotak".
  • <width> menentukan lebar "kotak".
Empat parameter khusus ukuran panjang, yaitu \width, \height, \depth, dan \totalheight (= \height + \depth) menentukan ukuran alami dari <text>.

Nah, di antara fungsi minipage yang kerap kali saya gunakan adalah ketika diperlukan menggandengkan bagian dari tulisan, karena menimbang bentuknya yang memang lebih baik demikian atau demi mengirit halaman (kertas).



Beginilah minimal working example (MWE) yang dibuat untuk bentuk tersebut:




Demikian semoga bermanfaat! 
Adjie Gumarang Pujakelana 2013

-->

Friday, December 13, 2013

Membuat Jadwal KBM

Membuat jadwal kegiatan belajar mengajar (KBM) termasuk kegiatan yang pasti dilakukan terutama oleh staf kurikulum di sekolah. Tentu saja hal ini relatif tak bermasalah secara teknis bila dikerjakan dengan menggunakan program aplikasi Microsoft Excel atau dengan menggunakan program khusus semacam aSc TimeTables.
Lalu, bagaimana jika kita ingin membuatnya dengan $\LaTeX$?

Berikut ini salah satu bentuk jadwal yang dapat dibuat, sebagai contoh.
Environment lainnya, seperti paket-paket yang diperlukan, pewarnaan, pengaturan teks, dll, dapat Anda atur sesuai dengan selera.




Pengkodean untuk dokumen di atas adalah sebagai berikut.

\documentclass[a4paper,10pt,landscape]{scrartcl}
\title{Jadwal KBM}
\usepackage[left=0.7in, right=0.7in, top=0.7in, bottom=0.7in]{geometry}
\usepackage{lscape}
\usepackage{multirow}
\usepackage{tabu}
\renewcommand*\familydefault{\sfdefault}

\begin{document}
\begin{center}
JADWAL KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR\\
SMK NEGERI 2 SUMBAWA BESAR\\
TAHUN PELAJARAN 2013/2014 SEMESTER GENAP\\

{\bfseries TEKNIK KENDARAAN RINGAN}
\end{center}
\resizebox{\linewidth}{!}{%
\centering
\renewcommand*{\arraystretch}{1.5}
\begin{tabular}{|c|c|c|>{\centering\arraybackslash}p{2cm}|c|>{\centering\arraybackslash}p{2cm}|c|>{\centering\arraybackslash}p{2cm}|c|>{\centering\arraybackslash}p{2cm}|c|>{\centering\arraybackslash}p{2cm}|c|>{\centering\arraybackslash}p{2cm}|c|>{\centering\arraybackslash}p{2cm}|c|}
    \hline
\multirow{3}{*}{\rotatebox{90}{HARI}}& \multirow{3}{*}{\rotatebox{90}{JAM Ke-}}&\multirow{3}{*}{WAKTU}&\multicolumn{4}{c|}{KELAS X}&\multicolumn{6}{c|}{Kelas XI}&\multicolumn{4}{c|}{KELAS XII}\\\cline{4-17}
&&&\multicolumn{2}{c|}{X TKR.1}&\multicolumn{2}{c|}{X TKR.2}&\multicolumn{2}{c|}{XI TKR.1}&\multicolumn{2}{c|}{XI TKR.2}&\multicolumn{2}{c|}{XI TKR.3}&\multicolumn{2}{c|}{XII TKR.1}&\multicolumn{2}{c|}{XII TKR.2}\\\cline{4-17}
&&&MG&R&MG&R&MG&R&MG&R&MG&R&MG&R&MG&R\\\hline
\multirow{9}{*}{\rotatebox{90}{SENIN}}&1&7\textsuperscript{15}--8\textsuperscript{00}&\multicolumn{14}{c|}{UPACARA}\\\cline{2-17}
&2&8\textsuperscript{00}--8\textsuperscript{45}&020 DKK 02 37/79&B.TKR&020 DKK 04    78&B.TKR&G19&T2&I38&T3&I39&T4&H26&T1&K48&TKR1\\\cline{2-17}
&3&8\textsuperscript{45}--9\textsuperscript{30}&020 DKK 02 37/79&B.TKR&020 DKK 04    78&B.TKR&G19&T2&I38&T3&I39&T4&H26&T1&K48&TKR1\\\cline{2-17}
&4&9\textsuperscript{30}--10\textsuperscript{15}&020 DKK 02 37/79&B.TKR&020 DKK 04    78&B.TKR&G19&T2&I38&T3&I39&T4&H26&T1&K48&TKR1\\\cline{2-17}
&&10\textsuperscript{15}--10\textsuperscript{35}&\multicolumn{14}{c|}{ISTIRAHAT}\\\cline{2-17}
&5&10\textsuperscript{35}--11\textsuperscript{20}&H29&T2&J46&T3&020 KK 04     00/79&B.TKR&020 KK 18    00/37&B.TKR&020 KK 16     76&B.TKR&L41&T1&M52&TKR1\\\cline{2-17}
&6&11\textsuperscript{20}--12\textsuperscript{05}&H29&T2&J46&T3&020 KK 04     00/79&B.TKR&020 KK 18    00/37&B.TKR&020 KK 16     76&B.TKR&L41&T1&020 KK 09   75/37&B.TKR\\\cline{2-17}
&7&12\textsuperscript{05}--12\textsuperscript{50}&A4&T2&A3&T3&M52&TKR1&G19&T4&020 KK 16     76&B.TKR&J45&T1&020 KK 09   75/37&B.TKR\\\cline{2-17}
&8&12\textsuperscript{50}--13\textsuperscript{35}&A4&T2&A3&T3&M52&TKR1&G19&T4&020 KK 16     76&B.TKR&J45&T1&020 KK 09   75/37&B.TKR\\\hline
\end{tabular}
}

\bigskip
\begin{tabular}{ll}
\bfseries Keterangan & \\
MG & kode mata pelajaran dan kode guru\\
R & kode ruang kelas
\end{tabular}

\end{document}


Demikian semoga bermanfaat! 
Adjie Gumarang Pujakelana 2013

-->

Tuesday, December 10, 2013

Referensi-Silang (Cross-Referencing)

Ketika tulisan telah dibuat cukup banyak, terkadang kita menghadapi sesuatu hal yang mengacu pada bagian yang telah tertulis sebelumnya. dalam hal inilah kita perlu membuat pengkodean untuk referensi-silang.

Referensi-silang adalah tautan yang menghubungkan suatu informasi (hal) dalam dokumen terhadap informasi terkait pada bagian yang lain, biasanya dalam dokumen yang sama. 
Perintah baku yang digunakan adalah \label dan \ref.

Dalam tulisan ini ditunjukkan contoh referensi-silang yang mengacu kepada bagian (section) dan kepada subbagian (subsection). Dengan pengkodean lainnya dapat pula dibuat referensi-silang terhadap bab (chapter) atau gambar (figure).



Minimal Working Example (MWE):


Hasilnya:


-->

Membuat Daftar Urut (List)

Dalam suatu tulisan sering kali kita harus membuat daftar urut. Paket enumitem akan kita gunakan untuk keperluan itu. 
Lalu, bagaimana membuat pengurutan sesuai dengan yang kita inginkan? 
Berikut ini contoh-contoh bentuk daftar urut yang biasa dibuat.

\documentclass{scrartcl}
\title{Pengurutan}
\usepackage[inline,shortlabels]{enumitem}
\begin{document}

\begin{enumerate}[1.]
  \item urutan pertama
  \item urutan kedua
  \item urutan ketiga
\end{enumerate}

--------------------------------------------------------------------

\begin{enumerate}[a.]
  \item urutan pertama
  \item urutan kedua
  \item urutan ketiga
\end{enumerate}

--------------------------------------------------------------------

\begin{enumerate}[A.]
  \item urutan pertama
  \item urutan kedua
  \item urutan ketiga
\end{enumerate}

--------------------------------------------------------------------

\begin{enumerate}[(i)]
  \item urutan pertama
  \item urutan kedua
  \item urutan ketiga
\end{enumerate}

--------------------------------------------------------------------

\begin{enumerate*}[(i)]
  \item urutan pertama
  \item urutan kedua
  \item urutan kedua
\end{enumerate*}

--------------------------------------------------------------------

\begin{itemize}[]
  \item urutan pertama
  \item urutan kedua
  \item urutan ketiga
\end{itemize}

--------------------------------------------------------------------
\end{document}


Hasilnya dapat Anda lihat berikut ini.



Secara bawaan (default) $\LaTeX$ menyertakan bullet terhadap perintah itemize (perhatikan contoh pada bentuk terakhir). Jika kita ingin mengubahnya dengan bentuk lain, kita dapat menyertakan paket-paket dingbats yang diperlukan kemudian isilah tanda "kurung siku" tersebut dengan "kode lambang dingbats".

Contoh:
\begin{itemize}[\ding{46}]
  \item urutan pertama
  \item urutan kedua
  \item urutan ketiga
\end{itemize}

menghasilkan:







Demikian semoga bermanfaat!
Adjie Gumarang Pujakelana 2013

-->

Monday, December 9, 2013

Melingkari Pilihan Jawaban

Untuk suatu keperluan, 
mungkin kita ingin menandai 
pilihan jawaban yang benar 
dari suatu soal pilihan berganda, 
seperti contoh berikut ini.



Bagaimana membuatnya dalam dokumen $\LaTeX$?
Berikut ini salah satu pilihan kode yang dapat Anda buat.

\documentclass{article}
\title{Melingkari Jawaban}
\usepackage{tikz}
\usepackage{enumitem} 

\newcommand\kunci{%

  \tikz[overlay]\fill[fill=green!50!black, opacity=.2] (-2.5ex,.7ex) circle (2ex);%
}

\begin{document}

\renewcommand{\labelenumi}{\Alph{enumi}.}
\begin{enumerate}
  \item Pilihan A
  \item Pilihan B
  \item\kunci Pilihan C
  \item Pilihan D
  \item Pilihan E
\end{enumerate}

\end{document}

Tentu saja klas dokumen dan pewarnaan pada bulatan tersebut dapat disesuaikan dengan keperluan Anda.

Demikian semoga bermanfaat!
Adjie Gumarang Pujakelana 2013


-->

Sunday, November 3, 2013

Membuat Kop (Letterhead)

Banyak versi dalam membuat kop suatu dokumen, baik itu surat kedinasan, naskah soal, dll, salah satunya menghasilkan bentuk seperti tampak pada gambar di atas.
Bagaimanakah cara membuat kop semacam itu dengan menggunakan $\small\LaTeX$?
Berikut ini  minimal working examples (MWE) yang dapat dibuat untuk kop tersebut.

\documentclass{scrartcl}
\title{Kop Sekolah}
\usepackage{graphicx}
\usepackage{array}

\begin{document}
{
  \centering
  \renewcommand{\arraystretch}{2}
  \begin{tabular}{  |>{\centering\arraybackslash}m{2cm}|%
                    >{\centering\arraybackslash}m{10cm}|%
                    >{\centering\arraybackslash}m{2cm}|%
  }
    \hline
    \vspace{0.25cm} \includegraphics[height=1.65cm,width=0.13\textwidth]{twh}
    & Departemen Pendidikan Nasional
      \linebreak Kabupaten Sumbawa
      \linebreak {\large \bfseries SMK Negeri 2 Sumbawa Besar}
      \linebreak Jalan Lingkar Selatan KM 4 Sumbawa Besar
    & \vspace{0.25cm}
    \includegraphics[height=1.65cm,width=0.13\textwidth]{smk}\\
    \hline
  \end{tabular}
}
\end{document}

Adapun pengaturan environment, pemilihan klas dokumen, pewarnaan, dll dapat diatur sesuai dengan selera. 

Demikian semoga bermanfaat!

Adjie Gumarang Pujakelana 2013

-->
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...